<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-2232605768437934303</id><updated>2012-01-05T16:25:30.153-08:00</updated><category term='DAUN DEWA MENYEMBUHKANKUTIL'/><category term='KESEHATAN SEKSUAL'/><category term='PUISI SUFI'/><category term='TEMULAWAK'/><category term='RESEP HABBAT`S'/><category term='OBAT KENCING MANIS'/><category term='OBAT SAKIT GINJAL'/><category term='JALAN SEHAT DAN KAYA'/><category term='ARTIKEL KISTA'/><category term='PENYAKIT ASMA'/><category term='LABORATORIUM KLINIK'/><category term='ARTIKEL JANTUNG'/><category term='HADITS HABBATUSSAUDA'/><category term='ARTIKEL DARAH TINGGI'/><category term='INDIKASI AWAL KANKER DAN TUMOR'/><category term='DAFTAR PRODUK OBAT NO:1'/><category term='MADU HABBATUSSAUDA MURNI ASLI MESIR NO:1 / BLACK SEED HONEY'/><category term='HEPATITIS C'/><category term='UMBI DEWA OBAT STROKE'/><category term='PENYAKIT EPILEPSI'/><category term='OBAT PARU-PARU'/><category term='ARTIKEL ASMA'/><category term='PENYAKIT GINJAL'/><category term='DAN MADU'/><category term='SEX'/><category term='TEMULAWAK SELEBRITIS'/><category term='OBAT KANKER'/><category term='KHASIAT PRIMA SAUDA PLUS'/><category term='APA ITU TEMU LAWAK'/><category term='INGIN PUNYA ANAK'/><category term='ARTIKEL HATI'/><category term='ARTIKEL ALERGI'/><category term='OBAT AMANDEL'/><category term='KHASIAT NIGELLA PLUS'/><category term='PENYAKIT BATU EMPEDU'/><category term='PENYAKIT AUTISME'/><category term='GINJAL'/><category term='Daun Dewa Perlancar Sirkulasi Tubuh'/><category term='MANFAAT HABBATUSSAUDA'/><category term='BATU GINJAL'/><category term='PENYAKIT HATI'/><category term='TEMULAWAK DAN PENYAKIT HATI'/><category term='TOP NEWS'/><category term='HABBATUSSAUDA SEBAGAI OBAT KUAT'/><category term='حبة البركة'/><category term='PENYAKIT KISTA'/><category term='DAFTAR PRODUK HABBATUSSAUDA'/><category term='OBAT GANGGUAN SEKSUAL'/><category term='TINJAUAN PUSTAKA Temulawak (Curcuma xanthorriza Roxb.)'/><category term='NAMA-NAMA HABBATUSSAUDA'/><category term='OBAT HAMIL'/><category term='OBAT MANDUL'/><category term='MANFAAT DAUN DEWA'/><category term='SAKIT PINGGANG BAWAH'/><category term='OBAT ASTHMA'/><category term='ARTIKEL LIVER'/><category term='PENYAKIT AMANDEL'/><category term='PENYAKIT BATU GINJAL'/><category term='KEAJAIBAN HABBATUSSAUDAMKEAJAIBAN JINTAN HITAM'/><category term='MANFAAT SAMBILOTO'/><category term='PENELITIAN DAN STUDI FARMASI MODERN HABBATUSSAUDA'/><category term='DIABETES MELITUS'/><category term='SAMBILOTO DAN AIDS'/><category term='KESAKSIAN HABBATUSSAUDA'/><category term='OBAT LIVER'/><category term='PENYAKIT KANKER PAYUDARA'/><category term='ARTIKEL HULBAH'/><category term='Menghilangkan Batu Empedu Secara'/><category term='ARTIKEL ASAM URAT'/><category term='PELUANG BISNIS PRIMA SAUDA PLUS'/><category term='OBAT PENYAKIT KANKER PAYUDARA'/><category term='DAPAT KARUNIA ANAK'/><category term='KESEMPATAN BARU BAGI PENDERITA GAGAL GINJAL'/><category term='PENYAKIT ALERGI'/><category term='OBAT POLIP'/><category term='DALIL HABBATUSSAUDA'/><category term='OBAT STROKE'/><category term='OBAT AUTISME'/><category term='OBAT KISTA'/><category term='TOKO OBAT HERBAL'/><category term='KHASIAT TEMULAWAK'/><category term='SIMPOSIUM TEMULAWAK'/><category term='SEMUA TENTANGHEPATITIS C'/><category term='ARTIKEL HEPATITIS'/><category term='REFERENSI TEMULAWAK'/><category term='OBAT MENJAGA DAN MENINGKATKAN FREKUENSI SEKSUAL'/><category term='TUMOR GINJAL'/><category term='PINGIN PUNYA ANAK'/><category term='PENYEBAB KANKER RAHIM'/><category term='SKRIPSI FAKULTAS KEDOKTERAN-KESEHATAN'/><category term='OBAT BATU GINJAL'/><category term='ANALISIS KIMIA KANDUNGAN HABBATUSSAUDA'/><category term='SAKIT GINJAL'/><category term='Akibatkan Kanker dan Tumor Ginjal'/><category term='OBAT KANKER PAYUDARA'/><category term='OBAT HEPATITIS'/><category term='ARTIKEL HABBATUSSAUDA'/><category term='OBAT REMATIK'/><category term='NIGELLA PLUS'/><category term='All About Hepatitis C'/><category term='Apakah Anda Seorang yang Sensual?'/><category term='PENYAKIT KOLESTEROL'/><category term='OBAT INSOMNIA'/><category term='HUJJAH HABBATUSSAUDA'/><category term='Temu Lawak (Curcuma xanthorriza)'/><category term='ARTIKEL KANKER'/><category term='KHASIAT SAMBILOTO'/><category term='PENYAKIT LIVER'/><category term='PRIA IDAMAN'/><category term='Khasiat Tanaman Sambiloto Untuk TBC'/><category term='APA ITU HULBAH'/><category term='PENYAKIT ANEMIA'/><category term='ARTIKEL SEKS'/><category term='HADITS HULBAH'/><category term='Di Wajahmu Kulihat Garam'/><category term='PENYAKIT KENCING MANIS'/><category term='ARTIKEL EPILEPSI'/><category term='PENYAKIT MAAG'/><category term='THARIQAH HABBATUSSAUDA'/><category term='OBAT DIABETES MELITUS'/><category term='PROSES KERUSAKAN HATI'/><category term='FAKTA HABBATUSSAUDA'/><category term='OBAT DARAH TINGGI'/><category term='PENYAKIT STROKE'/><category term='Waspadai Penyakit Ginjal'/><category term='WHAT IS BLACK SEED?'/><category term='OBAT HERBAL'/><category term='ARTIKEL KOLESTEROL'/><category term='MANFAAT TEMULAWAK'/><category term='OBAT TBC'/><category term='OBAT ALERGI'/><category term='PELUANG BISNIS'/><category term='PENYAKIT INSOMNIA'/><category term='BAHAYA PENYAKIT GINJAL'/><category term='MAHKOTA DEWA'/><category term='SAMBILOTO'/><category term='Sambiloto Si Pahit Berkhasiat Selangit'/><category term='Umbi Penyembuh Lever'/><category term='PENYAKIT KENKER'/><category term='BAHASA SEKS TUBUH'/><category term='ARTIKEL STROKE'/><category term='ARTIKEL MANDUL'/><category term='ARTIKEL MIGRAIN'/><category term='ARTIKEL PARU-PARU'/><category term='HABBATUSSAUDA SEBAGAI STAMINA PRIA DEWASA'/><category term='BUKU HABBATUSSAUDA'/><category term='HARGA GROSIR DAN ECERAN PRODUK HABBATUSSAUDA'/><category term='PENYAKIT PARU-PARU'/><category term='PENELITIAN TEMULAWAK'/><category term='OBAT ANEMIA'/><category term='PENYAKIT JANTUNG'/><category term='HADITS TENTANGHABBATUSSAUDA'/><category term='MANFAAT HULBAH'/><category term='OBAT JANTUNG'/><category term='JALAN HABBATUSSAUDA'/><category term='HULBAH'/><category term='OBAT MIGRAIN'/><category term='OBAT MAAG'/><category term='RAMUAN PASUTRI'/><category term='APA ITU HABBATUSSAUDA'/><category term='PENYAKIT REMATIK'/><category term='KANKER HATI'/><category term='APA ITU NIGELLA SATIVA'/><category term='SEJARAH HABBATUSSAUDA'/><category term='TIPS SEKS'/><category term='MENCEGAH GAGAL GINJAL'/><category term='HABBATUL BARAKAH'/><category term='ARTIKEL REMATIK'/><category term='OBAT GIGI'/><category term='SKRIPSI TEMULAWAK'/><category term='TENTANG HABBATUSSAUDA'/><category term='DAUN DEWA'/><category term='HADITS HABBATUSSAUDA DALAM PRIMA SAUDA PLUS'/><category term='ARTIKEL BATU GINJAL'/><category term='ARTIKEL KENCING MANIS'/><category term='RESEP HABBATUSSAUDA'/><category term='PENYAKIT ASAM URAT'/><category term='APA ITU JINTAN HITAM'/><category term='OBAT KOLESTEROL'/><category term='PENYAKIT TBC'/><category term='KESEHATAN IBU DAN ANAK'/><category term='ARTIKEL AUTISME'/><category term='MENCEGAH SAKIT GINJAL'/><category term='CARI PENERBIT'/><category term='TIPS KESEHATAN'/><category term='KANKER GINJAL'/><category term='Sakit Pinggang Apakah Pertanda Batu Ginjal ?'/><category term='JAMU SAMBILOTO'/><category term='manfaat umbi daun dewa'/><category term='ENERGI HABBATUSSAUDA'/><category term='OBAT EPILEPSI'/><category term='PENYAKIT MANDUL'/><category term='ARTIKEL AMANDEL'/><category term='KANKER RAHIM'/><category term='TEMULAWAK DAN FLU BURUNG'/><category term='CANTIK DENGAN PRIMA SAUDA PLUS'/><category term='SAMBILOTO DAN TEMULAWAK OBAT HEPATITIS B'/><category term='ARTIKEL ANEMIA'/><category term='OBAT KUAT'/><category term='HABBATUSSAUDA'/><category term='SPESIFIKASI PRODUK'/><category term='PENYAKIT HEPATITIS'/><category term='SEMUA TENTANG HULBAH'/><category term='OBAT HATI'/><category term='OBAT GINJAL'/><category term='HABBAT`S X PLUS'/><category term='PENYAKIT MIGRAIN'/><category term='BUAH DAN SAYUR BIKINKAYA DAN SEHAT'/><category term='ARTIKEL KESEHATAN'/><category term='OBAT ASAM URAT'/><category term='PENELITIAN TEMU LAWAK'/><category term='ARTIKEL KANKER PAYUDARA'/><category term='PENYAKIT DARAH TINGGI'/><title type='text'>BUKIT PARA WALI</title><subtitle type='html'>| &lt;a href="http://binmuhsinpenerbit.blogspot.com/"&gt;PENERBIT&lt;/a&gt; |

| &lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com/"&gt;TOKO BUKU&lt;/a&gt; |
| &lt;a href="http://jintenhitam.blogspot.com/"&gt;HABBATUSSAUDA&lt;/a&gt; |
| &lt;a href="http://binmuhsin.blogspot.com/"&gt;INVESTASI&lt;/a&gt; |

| &lt;a href="http://hubungikamisilaturrahmi.blogspot.com/"&gt;HUBUNGI KAMI&lt;/a&gt; |

| &lt;a href="http://binfadhil.blogspot.com/"&gt;WAKAF AL-QUR`N&lt;/a&gt; |</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://bukitparawali.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2232605768437934303/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bukitparawali.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2232605768437934303/posts/default?start-index=101&amp;max-results=100'/><author><name>Bin Muhsin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11319846172949930922</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_F-lx-dZEu98/SCQKU6dHK5I/AAAAAAAAAek/_z01UhVNbAY/S220/Foto(202).jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>261</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2232605768437934303.post-4882743071721749663</id><published>2008-12-05T14:24:00.000-08:00</published><updated>2012-01-05T16:15:26.141-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='HULBAH'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='DAN MADU'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='HADITS TENTANGHABBATUSSAUDA'/><title type='text'>HADITS TENTANGHABBATUSSAUDA, HULBAH, DAN MADU</title><content type='html'>&lt;div id="item_body" class="bodytext" author="apotikislam" author_possessive="apotikislam's"&gt;&lt;p&gt;(1) Habbatussauda obat segala macam penyakit kecuali kematian ( HR. Bukhari - Muslim). &lt;/p&gt;&lt;p&gt;(2) Dari Abu Qasim bin Abdurrahman, bersabda RASULALLAH SAW : "Berobatlah dengan Hulba". Para Tabib mengatakan: "Seandainya kaumkumengetahui apa yang terkandung dalam Hulbah niscaya mereka akan membelinya dengan harga emas seberat timbangannya".&lt;/p&gt;&lt;p&gt;(3) &lt;span class="caption"&gt;Madu obat yg menyembuhkan bagi manusia (Qs: An-Nahl:69)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span class="caption"&gt;(4) &lt;/span&gt;&lt;span dir="ltr"&gt;&lt;span style="color: rgb(64, 176, 80);"&gt;  Hadis riwayat  &lt;sindex stype="صحابي" svalue="Abu Said Al-Khudri ra"&gt;  &lt;a name="Abu Said Al-Khudri ra5258" id="صحابي"&gt;  Abu Said Al-Khudri ra.,   &lt;/a&gt; &lt;/sindex&gt; ia berkata: &lt;br /&gt;&lt;span class="matn" links="1794 1790 184"&gt; Ada seorang lelaki datang kepada Nabi saw. lalu berkata: Saudaraku merasa mual-mual perutnya. Rasulullah saw. bersabda: Minumkanlah madu! Setelah orang itu memberi minum madu kepada saudaranya, dia datang lagi kepada Nabi saw. dan melapor: Aku telah meminumkannya madu tetapi dia malah bertambah mulas. Kejadian itu berulang sampai tiga kali. Pada kali yang keempat Rasulullah saw. tetap bersabda: Minumkanlah madu! Orang itupun masih saja melapor: Aku benar-benar telah meminumkannya madu tetapi dia malah bertambah mulas, maka Rasulullah saw. bersabda: Maha benar Allah (dalam firman-Nya, surat An-Nahl ayat 69) dan ada yang tidak beres dengan perut saudaramu itu. Akhirnya Rasulullah saw. sendiri yang meminumkannya madu dan saudara orang itupun sembuh &lt;/span&gt;  &lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;a href="http://hadith.al-islam.com/Display/Hierarchy.asp?Src=1&amp;amp;AlmiaNum=4106"&gt;Nomor hadis dalam kitab Sahih Muslim [Bahasa Arab saja]: 4107&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;a href="http://hadith.al-islam.com/Display/Hierarchy.asp?Src=1&amp;amp;AlmiaNum=4106"&gt;(5) &lt;span dir="ltr"&gt;&lt;span style="color: rgb(64, 176, 80);"&gt;  Hadis riwayat  &lt;sindex stype="صحابي" svalue="Abu Hurairah ra"&gt;  &lt;/sindex&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;a name="Abu Hurairah ra1599" id="صحابي"&gt;  Abu Hurairah ra.:   &lt;/a&gt; &lt;br /&gt;&lt;span class="matn" links="1786"&gt; Rasulullah saw. bersabda:  Sesungguhnya pada jintan hitam itu terdapat obat untuk segala macam penyakit kecuali kematian   &lt;/span&gt;  &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;a href="http://hadith.al-islam.com/Display/Hierarchy.asp?Src=1&amp;amp;AlmiaNum=4103"&gt;Nomor hadis dalam kitab Sahih Muslim [Bahasa Arab saja]: 4104&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;!-- multiply:no_crosspost --&gt;&lt;p class="multiply:no_crosspost"&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2232605768437934303-4882743071721749663?l=bukitparawali.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bukitparawali.blogspot.com/feeds/4882743071721749663/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2232605768437934303&amp;postID=4882743071721749663' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2232605768437934303/posts/default/4882743071721749663'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2232605768437934303/posts/default/4882743071721749663'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bukitparawali.blogspot.com/2008/12/hadits-tentanghabbatussauda-hulbah-dan.html' title='HADITS TENTANGHABBATUSSAUDA, HULBAH, DAN MADU'/><author><name>Bin Muhsin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11319846172949930922</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_F-lx-dZEu98/SCQKU6dHK5I/AAAAAAAAAek/_z01UhVNbAY/S220/Foto(202).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2232605768437934303.post-7029872046967985381</id><published>2008-12-04T17:59:00.000-08:00</published><updated>2008-12-12T21:09:08.624-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Di Wajahmu Kulihat Garam'/><title type='text'>Di Wajahmu Kulihat Garam</title><content type='html'>PRIMA SAUDA PLUS HERBAL ISLAMI UNTUK KECANTIKAN ANDA.&lt;br /&gt;PRIMA SAUDA PLUS RACIKAN RAHASIA DAN TEPAT HABBATUSSAUDA + TEMULAWAK + SAMBILOTO + UMBI DAUN DEWA INSYA ALLAH SEGALA MACAM PENYAKIT BISA DIOBATI. AMIN. &lt;br /&gt;HABBATUSSAUDA OBAT SEGALA MACAM PENYAKIT KECUALI KEMATIAN (HR. BUKHARI - MUSLIM) MADU OBAT YANG MENYEMBUHKAN BAGI MANUSIA (QS: AN-NAHL: 69)&lt;br /&gt;KONSULTASI DAN PEMESANAN HUB BIN MUHSIN DI HP: 085227044550 / 021-91913103 email / YM: binmuhsin_group@yahoo.co.id&lt;br /&gt;===&lt;br /&gt;sumber: kompas.com&lt;br /&gt;===&lt;br /&gt;Bila kita perhatikan wajah seseorang, satu hal yang bisa kita lakukan adalah menebak emosi seseorang. Ternyata, pada wajah seseorang bisa kita ketahui kenyataan yang lebih dari sekedar emosi. Menurut seorang perintis homeopati W.H Schuessler, yang juga seorang ahli biokimia dari Jerman, wajah Anda dapat menjadi petunjuk status kesehatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini bisa terjadi karena, menurut Schuessler, wajah kita sangat mudah untuk bisa dijadikan patokan apakah tubuh kita mengalami kekurangan atau kelebihan “sel-sel garam”, komponen mineral dalam sel manusia yang menurut Schuessler dan banyak ahli lain merupakan mineral penting bagi kesehatan kita secara keseluruhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara banyak penelitian dan jurnal mengenai sel-sel garam masih dibuat di Eropa, David Chard, ahli gizi dan homeopat dari Universitas Utah, Amerika Serikat sudah mengenalkannya pada masyarakat lewat bukunya yang berjudul Facial diagnosis of Cell Salt Deficiences: A User’s Guide (Holme press, 2005).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Chard, sel-sel garam kadang-kadang disebut juga garam jaringan, adalah mineral yang memang dibutuhkan setiap sel pada tubuh kita. Schuessler mengidentifikasi ada 12 jenis sel garam, termasuk beberapa varietas kalsium, sodium, dan potassium, plus besi, magnesium dan oksida silica. Semua jenis garam ini harus memiliki jumlah yang memadai, tidak kurang dan tidak lebih, agar badan kita tetap sehat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila kekurangan salah satu mineral ini, bisa terbaca di wajah kita. Misalnya, bibir pecah dan warna gigi yang agak bening mengindikasikan kekurangan kalsium florida. Selain mengindikasikan kurang tidur, warna biru di sekitar mata juga mengindikasikan kekurangan sel-sel garam besi fosfat dan masih ada lagi indikasi lainnya. Makanya, Anda tidak bisa menipu karena diwajahmu kulihat garam tubuhmu.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2232605768437934303-7029872046967985381?l=bukitparawali.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bukitparawali.blogspot.com/feeds/7029872046967985381/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2232605768437934303&amp;postID=7029872046967985381' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2232605768437934303/posts/default/7029872046967985381'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2232605768437934303/posts/default/7029872046967985381'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bukitparawali.blogspot.com/2008/12/di-wajahmu-kulihat-garam.html' title='Di Wajahmu Kulihat Garam'/><author><name>Bin Muhsin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11319846172949930922</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_F-lx-dZEu98/SCQKU6dHK5I/AAAAAAAAAek/_z01UhVNbAY/S220/Foto(202).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2232605768437934303.post-9181594500524562260</id><published>2008-12-03T17:46:00.000-08:00</published><updated>2008-12-12T21:09:08.640-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Apakah Anda Seorang yang Sensual?'/><title type='text'>Apakah Anda Seorang yang Sensual?</title><content type='html'>TINGKATKAN SENSUALITAS DAN KECANTIKAN ANDA DENGAN MENGKONSUMSI SECARA RUTIN JAMU PRIMA SAUDA PLUS. &lt;br /&gt;PRIMA SAUDA PLUS RACIKAN RAHASIA DAN TEPAT HABBATUSSAUDA + TEMULAWAK + SAMBILOTO + UMBI DAUN DEWA INSYA ALLAH SEGALA MACAM PENYAKIT BISA DIOBATI. AMIN. &lt;br /&gt;HABBATUSSAUDA OBAT SEGALA MACAM PENYAKIT KECUALI KEMATIAN (HR. BUKHARI - MUSLIM) MADU OBAT YANG MENYEMBUHKAN BAGI MANUSIA (QS: AN-NAHL: 69)&lt;br /&gt;KONSULTASI DAN PEMESANAN HUB BIN MUHSIN DI HP: 085227044550 / 021-91913103 email / YM: binmuhsin_group@yahoo.co.id&lt;br /&gt;===&lt;br /&gt;BANYAK orang membatasi diri pada definisi sempit sensualitas yang sama saja dengan seks, sehingga hanya menyangkut urusan teknik dan hubungan genital saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal, menurut Anne Hooper, terapis seksual dan perkawinan dari United Kingdom Council for Psychotherapists dan penulis buku Guide to Good Sex, “Seorang kekasih yang baik adalah orang yang menyukai kelima sensasi (indra) seperti pengecapan, penciuman, penglihatan, sentuhan, dan suara.”   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dikatakan, sensualitas seseorang ditentukan oleh seberapa baik dia bisa menerima diri sendiri, bukan ditentukan pakaian atau bentuk tubuh. Pusatnya ada di pikiran. Menurutnya, seksi adalah apa yang kita rasakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di bawah ini Anne Hooper memberikan kuis yang dapat menguji seberapa jauh sensualitas Anda. Pesannya, dengan menjawab pertanyaan kuis ini semoga dapat membangkitkan sensasi seksualitas Anda lebih luas lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Pasangan Anda sudah siap melakukan hubungan seks. Yang Anda lakukan:&lt;br /&gt;a.    Menyiapkan dengan segera di sekitar tempat tidur, lilin atau parfum yang merangsang dan menggairahkan.&lt;br /&gt;b.    Menyingkirkan benda-benda yang terbuat dari bulu-bulu di lantai.&lt;br /&gt;c.    Membaca dengan suara keras cerita-cerita erotis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Ketika sedang tidur dengan pasangan, Anda:&lt;br /&gt;a.    Saling merapat atau berdekatan sepanjang malam.&lt;br /&gt;b.    Berbaring sambil berpegangan tangan.&lt;br /&gt;c.    Sulit untuk merasa rileks, walaupun pasangan sedang tidur di sebelah Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Di atas tempat tidur Anda selalu ada…&lt;br /&gt;a.    Benda-benda halus yang terbuat dari sutra atau bahan lain dan bantal-bantal yang besar.&lt;br /&gt;b.    Benda-benda yang terbuat dari katun.&lt;br /&gt;c.    Buku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Pasangan Anda terlihat kalut dan stres. Yang Anda lakukan:&lt;br /&gt;a.    Memijat tubuhnya dengan lotion agar nyaman.&lt;br /&gt;b.    Menyarankannya untuk berjalan-jalan di luar supaya tenang.&lt;br /&gt;c.    Bertanya apa yang ia hadapi seharian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Pasangan sedang mengelus bagian tubuh Anda. Yang Anda rasakan:&lt;br /&gt;a.    Ada getaran elektris yang membuat Anda mabuk kepayang sampai lutut.&lt;br /&gt;b.    Ada sesuatu yang bergerak-gerak di tubuh Anda.&lt;br /&gt;c.    Sentuhan persahabatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Pasangan Anda dikenal sebagai pria yang gagah dan tampan atau wanita yang cantik dan seksi. Saat di depan umum yang Anda lakukan:     &lt;br /&gt;a.    Menghindari untuk selalu saling bersentuhan.&lt;br /&gt;b.    Diam-diam tak pernah melepaskan dirinya dari pandangan Anda.&lt;br /&gt;c.    Menyentuhnya sambil terus berbicara kepada teman Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Ketika sedang berciuman, apakah pasangan Anda:&lt;br /&gt;a.    Mengirimkan tanda-tanda yang membuat Anda bergairah.&lt;br /&gt;b.    Merasakan ada sesuatu seperti jeli di mulut Anda.&lt;br /&gt;c.    Merasakannya sebagai bagian dari pengalaman Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Ketika sedang melakukan hubungan seks, apakah Anda selalu meneruskannya dengan ciuman? Jika ya, Anda:&lt;br /&gt;a.    Berpikir hubungan tersebut akan selalu semakin dekat saja.&lt;br /&gt;b.    Kadang-kadang merasa ini waktunya yang tepat.&lt;br /&gt;c.    Tidak, saya tidak menciuminya terus. Apabila saat ia melakukannya saya memandangnya sebagai tindakan pengalihan perhatian saja sebelum saya mengalami orgasme.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Ketika saatnya Anda dan pasangan Anda berlibur, Anda memilih:&lt;br /&gt;a.    Seminggu di Pantai Karibia dan bermalam di resor yang mewah.&lt;br /&gt;b.    Melakukan spa dengan pijat dan perawatan tubuh.&lt;br /&gt;c.    Melakukan aktivitas yang energik seperti berenang atau menunggang kuda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. Anda harus bangun pagi dan melakukan kegiatan rumah tangga. Yang Anda lakukan:&lt;br /&gt;a.    Menyelimuti dan membiarkan pasangan Anda tetap tidur di ranjang.&lt;br /&gt;b.    Mengusap tubuh pasangan Anda dan membangunkannya untuk melakukan hubungan seks.&lt;br /&gt;c.    Berjanji pada diri sendiri untuk melakukan tidur siang sebagai pengganti bangun terlalu pagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;** Jika jawaban terbanyak “a”:&lt;br /&gt;Selamat! Anda memang seorang yang sensual. Ini menandakan Anda begitu responsif terhadap hal-hal yang dapat membangkitkan reaksi seksual, selalu bergairah dan pandai memengaruhi pasangan Anda untuk melakukan hubungan seksual. Secara fisik ini sangat normal, dan Anda sudah menyadari bagian dari diri Anda yang membuat pasangan bergairah. Namun, hati-hati, tidak semua orang menyukainya jika berlebihan. Apalagi bila Anda dan pasangan menunjukkannya di depan umum. Wah, selain pasangan mungkin kurang menyukai, Anda juga menghadapi risiko ditangkap bila UU Anti-Pornografi dan Pornoaksi sudah diberlakukan.   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;** Jika jawaban terbanyak “b”:&lt;br /&gt;Anda juga tergolong sensual. Meski begitu, Anda beranggapan hubungan seksual yang hangat harus diekspresikan di tempat yang sangat pribadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;** Jika jawaban terbanyak “c”:&lt;br /&gt;Memang benar Anda sangat menikmati sensasi dalam berhubungan seks, tetapi Anda hanya seolah-olah menikmatinya. Sensualitas memang bukan segalanya menurut Anda, sehingga perhatian Anda agak sulit teralihkan untuk hal-hal seperti itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika jawaban terbanyak “c” bisa jadi pasangan Anda bukan seorang yang sensual juga. Apabila hal ini yang terjadi, Anda dan pasangan harus mencoba banyak hal seperti pijat, sentuhan di bagian tubuh tertentu, dan lain-lain yang dapat membangkitkan gairah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika Anda sudah mencoba, kepuasannya akan sama baiknya seperti Anda melakukan kegiatan lain. Namun, jika pasangan Anda seorang yang sensual, Anda harus yakin menikmatinya karena pasangan berhak mendapatkan yang terbaik dari Anda.  Yakinlah, sensualitas yang sesungguhnya itu seperti Anda menikmati makan dan minum. @(est)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2232605768437934303-9181594500524562260?l=bukitparawali.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bukitparawali.blogspot.com/feeds/9181594500524562260/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2232605768437934303&amp;postID=9181594500524562260' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2232605768437934303/posts/default/9181594500524562260'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2232605768437934303/posts/default/9181594500524562260'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bukitparawali.blogspot.com/2008/12/apakah-anda-seorang-yang-sensual.html' title='Apakah Anda Seorang yang Sensual?'/><author><name>Bin Muhsin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11319846172949930922</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_F-lx-dZEu98/SCQKU6dHK5I/AAAAAAAAAek/_z01UhVNbAY/S220/Foto(202).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2232605768437934303.post-2158264237716665908</id><published>2008-11-29T03:07:00.000-08:00</published><updated>2008-12-12T21:09:08.653-08:00</updated><title type='text'>SITUS PENGOBATAN ISLAM </title><content type='html'>&lt;!-- start OGGIX.com link manager --&gt;&lt;br&gt;&lt;script type="text/javascript" src="http://oggix.com/link/show/?oggixid=44984"&gt;&lt;br&gt;&lt;/script&gt;&lt;br&gt;&lt;!-- end OGGIX.com link manager --&gt;  &lt;!-- multiply:no_crosspost --&gt;&lt;p class='multiply:no_crosspost'&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2232605768437934303-2158264237716665908?l=bukitparawali.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bukitparawali.blogspot.com/feeds/2158264237716665908/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2232605768437934303&amp;postID=2158264237716665908' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2232605768437934303/posts/default/2158264237716665908'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2232605768437934303/posts/default/2158264237716665908'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bukitparawali.blogspot.com/2008/11/situs-pengobatan-islam.html' title='SITUS PENGOBATAN ISLAM '/><author><name>Bin Muhsin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11319846172949930922</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_F-lx-dZEu98/SCQKU6dHK5I/AAAAAAAAAek/_z01UhVNbAY/S220/Foto(202).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2232605768437934303.post-7419957406094925918</id><published>2008-11-26T18:28:00.000-08:00</published><updated>2008-12-12T21:09:08.670-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PENYEBAB KANKER RAHIM'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KANKER RAHIM'/><title type='text'>Human Papilloma Virus, Penyebab Kanker Leher Rahim</title><content type='html'>&lt;a href="http://primasaudaplus.blogspot.com"&gt;INSYA ALLAH DENGAN HABBATUSSAUDA PRIMA SAUDA PLUS KANKER RAHIM BICA DICEGAH DAN DIOBATI. AMIN&lt;br /&gt;PRIMA SAUDA PLUS RACIKAN RAHASIA DAN TEPAT HABBATUSSAUDA + TEMULAWAK + SAMBILOTO + UMBI DAUN DEWA INSYA ALLAH SEGALA MACAM PENYAKIT BISA DIOBATI. AMIN. &lt;br /&gt;HABBATUSSAUDA OBAT SEGALA MACAM PENYAKIT KECUALI KEMATIAN (HR. BUKHARI - MUSLIM) MADU OBAT YANG MENYEMBUHKAN BAGI MANUSIA (QS: AN-NAHL: 69)&lt;br /&gt;KONSULTASI DAN PEMESANAN HUB BIN MUHSIN DI HP: 085227044550 / 021-91913103 email / YM: binmuhsin_group@yahoo.co.id&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://rumahkanker.com/content/view/45/62/"&gt;===&lt;br /&gt;sumber:&lt;br /&gt;rumahkankr.com&lt;br /&gt;===&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Kanker leher rahim merupakan jenis kanker yang paling banyak pengidapnya di Indonesia. Bahkan, Indonesia merupakan negara kedua di dunia –setelah Cina– yang memiliki pengidap kanker leher rahim terbanyak. Padahal kanker yang sering disebut kanker mulut rahim ini termasuk kanker yang mudah dideteksi secara dini dan bisa dicegah/diobati sebelum berkembang lebih lanjut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hampir semua (99%) kanker leher rahim disebabkan oleh infeksi human papilloma virus (HPV). Infeksi human papilloma virus adalah sesuatu yang sangat mudah terjadi. Diperkirakan tiga per empat dari jumlah orang yang pernah melakukan hubungan seks, laki-laki maupun perempuan, mengalaminya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak beda dengan flu, kebanyakan infeksi HPV dapat sembuh sendiri, sehingga penderita tidak pernah menyadarinya. Hanya sebagian kecil infeksi HPV yang menjadi infeksi menahun, kemudian berkembang menjadi kanker.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hmm... sepertinya menarik juga kalau kita kenalan dengan si human papilloma virus ini Smile&lt;br /&gt;Kutil&lt;br /&gt;Anda pernah melihat kutil kan? Bintil-bintil di kulit yang bentuknya menggelembung seperti bunga kol? Itu salah satu “jejak” serangan human papilloma virus (papilloma = bintil/kutil). Virus human papilloma jenisnya lebih dari 100 macam, yang masing-masing diberi nomor untuk membedakan jenis satu dengan jenis lainnya. 60 jenis di antaranya menyebabkan kutil-kutil kulit yang tidak berbahaya. Sisanya merupakan HPV tipe mukosal, yaitu hanya menyerang selaput-selaput lendir seperti yang terdapat pada mulut, kerongkongan, ujung penis, vagina, leher rahim, dan dubur. Tipe mukosal disebut juga HPV genital, karena yang paling sering diserang adalah area kelamin. Ada yang menimbulkan kutil di vagina atau penis, yang lazim disebut dengan penyakit “jengger ayam”, yaitu HPV tipe 6 dan 11, tetapi ini tidak akan menjadi kanker.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang dapat menyebabkan kanker adalah HPV genital tipe 16, 18, 31, 35, 39, 45, 51, 52, dan 58. Lebih dari 70% kanker leher rahim disebabkan oleh HPV tipe 16 dan 18. Selain menyebabkan kanker leher rahim, HPV juga dapat menyebabkan kanker anus, vagina, vulva, penis, bahkan kanker kerongkongan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Virus ini menular terutama melalui hubungan seks, termasuk anal sex, oral sex, dan hand sex. Sebagian besar di antaranya terinfeksi pada umur 15-30 tahun, yakni dalam kurun waktu empat tahun setelah melakukan hubungan seks yang pertama. Orang yang terinfeksi HPV genital biasanya tidak tahu dia terinfeksi, karena infeksi ini tidak menimbulkan gejala sama sekali (kecuali yang menimbulkan “jengger ayam”), dan sistem kekebalan tubuh segera menyerang supaya virus ini mati atau lemah –sehingga tidak aktif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;lesi pra kanker&lt;br /&gt;Lesi pra kanker leher rahim&lt;br /&gt;Sampai sekarang infeksi human papilloma virus belum dapat diobati, tetapi sistem pertahanan tubuh yang baik dapat menyembuhkan 90% di antaranya dalam waktu 2 tahun.  Sisanya tetap aktif, atau ada tetapi tidak aktif. Virus yang tidak aktif ini masih dapat menular ke orang lain, sewaktu-waktu aktif lagi (kalau daya tahan tubuh menurun), atau mengubah sel leher rahim menjadi sel pra kanker, yang bertahun-tahun kemudian dapat menjadi kanker.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Vaksinasi&lt;br /&gt;Cara terbaik untuk mencegah infeksi human papilloma virus (juga untuk mencegah serangan segala macam virus lainnya) adalah dengan menjaga kondisi tubuh agar tetap sehat dan bugar dengan pola hidup seimbang: cegah stres, hindari polusi, konsumsi makanan bergizi dan seimbang, cukup olahraga, cukup istirahat. Klasik ya? Tapi memang itulah yang terbaik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Infeksi HPV juga dapat dicegah dengan vaksinasi, dan akibat yang ditimbulkannya (kutil, lesi pra kanker, maupun kanker stadium dini) dapat mudah dideteksi dan diobati. Vaksin yang tiga kali disuntikkan di lengan ini mampu melindungi kita dari empat tipe HPV penyebab kanker dan “jengger ayam”, yaitu tipe 6, 11, 16, dan 18, selama empat tahun. Sebaiknya vaksinasi diberikan kepada para gadis yang belum pernah melakukan aktivitas seksual. Orang yang sudah pernah melakukan aktivitas seksual kemungkinan besar sudah pernah terinfeksi HPV. Jika yang menginfeksinya bukan virus tipe 6, 11, 16, dan 18, maka vaksinasi ini masih ada gunanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun sudah menjalani vaksinasi, wanita yang sudah melakukan aktivitas seksual seyogyanya melakukan pemeriksaan pap smear berkala secara rutin. Pemeriksaan ini mudah, murah, dan efektif untuk mendeteksi adanya sel abnormal akibat HPV, misalnya lesi pra kanker maupun kanker stadium dini. Kanker leher rahim yang ditemukan pada stadium dini lebih mudah disembuhkan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2232605768437934303-7419957406094925918?l=bukitparawali.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bukitparawali.blogspot.com/feeds/7419957406094925918/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2232605768437934303&amp;postID=7419957406094925918' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2232605768437934303/posts/default/7419957406094925918'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2232605768437934303/posts/default/7419957406094925918'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bukitparawali.blogspot.com/2008/11/human-papilloma-virus-penyebab-kanker.html' title='Human Papilloma Virus, Penyebab Kanker Leher Rahim'/><author><name>Bin Muhsin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11319846172949930922</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_F-lx-dZEu98/SCQKU6dHK5I/AAAAAAAAAek/_z01UhVNbAY/S220/Foto(202).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2232605768437934303.post-569833916786189930</id><published>2008-11-16T17:25:00.000-08:00</published><updated>2008-12-12T21:09:08.691-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KANKER GINJAL'/><title type='text'>KANKER GINJAL</title><content type='html'>&lt;a href="http://primasaudaplus.blogspot.com"&gt;INSYA ALLAH DENGAN PRIMA SAUDA PLUS KANKER GINJAL BISA DICEGAH DAN DIOBATI. AMIN.&lt;br /&gt;PRIMA SAUDA PLUS RACIKAN RAHASIA DAN TEPAT HABBATUSSAUDA + TEMULAWAK + SAMBILOTO + UMBI DAUN DEWA INSYA ALLAH SEGALA MACAM PENYAKIT BISA DIOBATI. AMIN.&lt;br /&gt;HABBATUSSAUDA OBAT SEGALA MACAM PENYAKIT KECUALI KEMATIAN (HR. BUKHARI - MUSLIM) MADU OBAT YANG MENYEMBUHKAN BAGI MANUSIA (QS: AN-NAHL: 69)&lt;br /&gt;KONSULTASI DAN PEMESANAN HUB BIN MUHSIN DI HP: 085227044550 / 021-91913103 email / YM: binmuhsin_group@yahoo.co.id&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;===&lt;br /&gt;===&lt;br /&gt;&lt;p class="style76" align="center"&gt;KANKER GINJAL&lt;/p&gt;               &lt;ul&gt;&lt;li&gt;                   &lt;div class="style21" align="justify"&gt;&lt;strong class="style21" align="justify"&gt;Seperti  Organ tubuh lainnya,&lt;/strong&gt; &lt;strong&gt;Ginjal kadang bisa mengalami kanker. Sebagian besar tumor ginjal yang solid ( padat ) adalah kanker, sedangkan kista (rongga berisi cairan ) biasanya jinak.&lt;/strong&gt; &lt;/div&gt;                 &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;               &lt;p class="style73" align="justify"&gt;PENYEBAB KANKER GINJAL&lt;/p&gt;               &lt;div class="style21" align="justify"&gt;&lt;strong&gt;Dalam keadaan normal, sel-sel di dalam saluran kemih tumbuh dan membelah secara wajar. Tetapi kadang sel-sel mulai membelah di luar kendali dan menghasilkan sel-sel baru, meskipun tubuh tidak memerlukannya. Hal ini akan menyebabkan terbentuknya suatu massa yang terdiri jaringan yang berlebihan yang di kenal sebagai Tumor. Tidak semua tumor merupakan kanker (keganasan), Tumor yang ganas disebut Maligna. Sel-sel dari tumor ini menyusup dan merusak jaringan di sekitarnya.&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;               &lt;p class="style21" align="justify"&gt;&lt;strong&gt;Sel-sel ini juga keluar dari tumor ini menyusup dan merusak jaringan di sekitarnya. Sel-sel ini juga keluar dari tumor asalnya dan memasuki aliran darah atau sistim getah bening dan akan membawa kebagian tubuh yang lainnya ( proses ini di kenal sebagai metastase tumor)&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;                  &lt;strong&gt;Penyebab menggananya sel-sel ginjal tidak di ketahui, Tetapi penelitian telah menemukan faktor-faktor tertentu yang tampaknya meningkatkan resiko terjadinya KANKER GINJAL. Resiko terjadinya karsinoma sel ginjal meningkat sejalan dengan bertambahnya usia. Kanker ini paling sering terjadi pada usia 50-70 tahun. Pria memiliki resiko 2 kali lebih besar di bandingkan wanita.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;                  &lt;strong&gt;Faktor  resiko lainnya adalah:&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;               &lt;div align="justify"&gt;                 &lt;ul&gt;&lt;li class="style21"&gt;&lt;strong&gt;Merokok,  Kegemukan, Tekanan darah yang tinggi.&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="style21"&gt;&lt;strong&gt;Dialisa (  penderita gagal ginjal kronis yang menjalani dialisa /cuci darah menahun  memiliki resiko tinggi )&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;               &lt;/div&gt;               &lt;p class="style21" align="justify"&gt;&lt;span class="style33"&gt;GEJALA-GEJALA YANG DI TEMUKAN PADA PASIEN KANKER GINJAL&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;                  &lt;strong&gt;Pada stadium  dini, kanker ginjal jarang menimbulkan gejala.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;                  &lt;strong&gt;Pada stadium lanjut, gejala yang paling banyak di temukan adalah adanya darah di dalam saluran kemih. Ini dapat di ketahui dari air kemih yang tampak kemerahan atau di ketahui melalui analisa air kemih.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;                  &lt;strong&gt;Gejala  lainnya yang mungkin terjadi:&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;               &lt;div align="justify"&gt;                 &lt;ul&gt;&lt;li class="style21"&gt;&lt;strong&gt;Nyeri pada  sisi ginjal yang terkena.&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="style21"&gt;&lt;strong&gt;Penurunan berat badan.&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="style21"&gt;&lt;strong&gt;Kelelahan.&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="style21"&gt;&lt;strong&gt;Demam yang  hilang-timbul.&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;               &lt;/div&gt;               &lt;p class="style21" align="justify"&gt;&lt;span class="style33"&gt;DIAGNOSA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;                  &lt;strong&gt;Pada  pemeriksaan fisik,kadang bisa diraba/di rasakan benjolan di perut.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;                  &lt;strong&gt;Jika di curigai kanker ginjal, maka di lakukan beberapa  pemeriksaan berikut :&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;               &lt;div align="justify"&gt;                 &lt;ul&gt;&lt;li class="style21"&gt;&lt;strong&gt;Urografi intravena&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="style21"&gt;&lt;strong&gt;USG &lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="style21"&gt;&lt;strong&gt;CT scan&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="style21"&gt;&lt;strong&gt;MRI bisa memberikan  keterangan tambahan mengenai tumor dan arter renalis.&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;               &lt;/div&gt;               &lt;p class="style73" align="justify"&gt;&lt;strong&gt;PENGOBATAN&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;               &lt;div align="justify"&gt;                 &lt;ul&gt;&lt;li class="style21"&gt;&lt;strong&gt;Saat ini  pengobatan standar untuk kanker yang masih terbatas di ginjal adalah &lt;span class="style33"&gt;&lt;em&gt;pembedahan untuk  mengangkat seluruh ginjal&lt;/em&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;               &lt;/div&gt;               &lt;p class="style21" align="justify"&gt;&lt;strong&gt;Pada nefrektomi radikal, dilakukan pengangkatan ginjal dan kelenjar adrenal diatasnya, jaringan di sekitar ginjal serta beberapa kelenjer getah bening.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;                  &lt;strong&gt;Pada nefrektomi simplek, dilakukan pengangkatan ginjal  saja.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;                  &lt;strong&gt;Terapi penyinaran biasanya di gunakan untuk mengurangi nyeri pada kanker yang telah menyebar ke tulang, Efek samping dari terapi penyinaran adalah kulit di tempat penyinaran menjadi merah,&lt;/strong&gt; &lt;strong&gt;atau gatal,&lt;/strong&gt; &lt;strong&gt;mual dan muntah.&lt;br /&gt;                  &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;                  &lt;span class="style33"&gt;PROGNOSIS&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;               &lt;div align="justify"&gt;                 &lt;ul&gt;&lt;li class="style21"&gt;&lt;strong&gt;Jika kanker belum menyebar, maka pengangkatan ginjal yang terkena dan pengangkatan kelenjar getah bening akan memberikan peluang untuk sembuh.&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;               &lt;/div&gt;               &lt;p class="style21" align="justify"&gt;&lt;strong&gt; Jika tumor sudah menyusup ke dalam vena renalis dan bahkan telah sampai di vena kava, tetapi belum menyebar ke sisi tubuh yang jauh, maka pembedahan masih bisa memberikan harapan kesembuhan. Tetapi kanker ginjal cenderung menyebar dengan cepat, terutama ke paru-paru.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;                  &lt;strong&gt;Jika kanker telah menyebar ke tempat yang jauh, maka prognosisnya jelek karena tidak dapat di obati dengan penyinaran, kemoterapi maupun hormon.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;                  &lt;span class="style75"&gt;Informasi yang tersedia di ginjalchina.com,dikumpulkan dari berbagai sumber dan tidak di maksudkan sebagai pengganti nasihat, saran dan konsultasi maupun kunjungan kepada dokter anda,Bila anda memiliki masalah kesehatan dengan ginjal,hubungi dokter anda&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2232605768437934303-569833916786189930?l=bukitparawali.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bukitparawali.blogspot.com/feeds/569833916786189930/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2232605768437934303&amp;postID=569833916786189930' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2232605768437934303/posts/default/569833916786189930'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2232605768437934303/posts/default/569833916786189930'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bukitparawali.blogspot.com/2008/11/kanker-ginjal.html' title='KANKER GINJAL'/><author><name>Bin Muhsin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11319846172949930922</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_F-lx-dZEu98/SCQKU6dHK5I/AAAAAAAAAek/_z01UhVNbAY/S220/Foto(202).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2232605768437934303.post-1994363691603475433</id><published>2008-11-16T17:18:00.000-08:00</published><updated>2008-12-12T21:09:08.711-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='INDIKASI AWAL KANKER DAN TUMOR'/><title type='text'>INDIKASI AWAL KANKER DAN TUMOR</title><content type='html'>PRIMA SAUDA PLUS RACIKAN RAHASIA DAN TEPAT HABBATUSSAUDA + TEMULAWAK + SAMBILOTO + UMBI DAUN DEWA INSYA ALLAH SEGALA MACAM PENYAKIT BISA DIOBATI. AMIN.&lt;br /&gt;HABBATUSSAUDA OBAT SEGALA MACAM PENYAKIT KECUALI KEMATIAN (HR. BUKHARI - MUSLIM) MADU OBAT YANG MENYEMBUHKAN BAGI MANUSIA (QS: AN-NAHL: 69)&lt;br /&gt;KONSULTASI DAN PEMESANAN HUB BIN MUHSIN DI HP: 085227044550 / 021-91913103 email / YM: binmuhsin_group@yahoo.co.id&lt;br /&gt;===&lt;br /&gt;sumber:&lt;br /&gt;http://www.kapanlagi.com/clubbing/showthread.php?t=19164&lt;br /&gt;===&lt;br /&gt;        Semoga bermanfaat Rekans dan para sahabat,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Indikasi awal kanker &amp;amp; tumor biasanya diawali dengan penuhnya kantung&lt;br /&gt;empedu dengan batu. Semua orang cenderung empedunya berisi batu, tetapi&lt;br /&gt;pada kondisi tertentu akan jadi penyakit, Artikel paling bawah ini telah memberi&lt;br /&gt;saya jalan keluar, dimana 4 dokter memastikan saya harus dioperasi. Karena&lt;br /&gt;beberapa minggu lalu, saya terkena hepatitis A dan hasil USG ternyata empedu&lt;br /&gt;saya penuh dengan batu. Penuhnya Empedu dengan batu tdk akan kita ketahui&lt;br /&gt;dlm keadaan normal,saya baru tahu setelah dokter melakukan USG Hati dan&lt;br /&gt;empedu. Menurut Dokter : Operasi kantung empedu dgn mengangkat kantung&lt;br /&gt;empedu dengan operasi besar ataupun laparaskopi. Biaya yang akan kita&lt;br /&gt;keluarkan u/ operasi tsbt berkisar antara 40-60 juta. (Untuk operasi saja)&lt;br /&gt;Silahkan baca original artikel paling bawah dari Dr Lai Chiu-Nan, bagaimana&lt;br /&gt;mengeluarkan batu empedu tanpa operasi dan biaya sangat murah dan tidak&lt;br /&gt;merusak tubuh kita. Subhanallah saya telah mengikuti saran beliau dan&lt;br /&gt;alhamdulillah batu empedu ku keluar semua tanpa operasi.(Ini bukan detoxinasi,&lt;br /&gt;tapi seperti pembersihan perut). Hasil USG saya empedu telah penuh dengan&lt;br /&gt;batu, setelah melakukan treatment ini saya meminta USG kembali sebagai&lt;br /&gt;bukti. Ternyata benar...kantung empedu saya kosong...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Entah bagaimana saya menyampaikan ucapan terimakasih ke Dr Lai Chiu-Nan,&lt;br /&gt;tapi saya cuma ingin me sharing pengalaman sesuai niat Dr Lai Chiu-Nan&lt;br /&gt;membagi pengalam kepada saudara2 kita dengan gratis. Saran : Bagi yang&lt;br /&gt;sehat...cobalah, karena saat kita sakit akut ataupun kronis...gak enak rasanya.&lt;br /&gt;Ini adalah salah satu cara menghindari kanker dan tumor Fungsi hati dan&lt;br /&gt;empedu : Menetralisir racun di tubuh, Empedu menetralisir lemak yang kita asup&lt;br /&gt;ke dlam tubuh. Keduanya saling berkaitan... kalau kedua2nya bersih...berarti&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kita telah menyehatkan tubuh kita agar normal fungsi keduanya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2232605768437934303-1994363691603475433?l=bukitparawali.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://apotikhabbatussauda.wordpress.com' title='INDIKASI AWAL KANKER DAN TUMOR'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bukitparawali.blogspot.com/feeds/1994363691603475433/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2232605768437934303&amp;postID=1994363691603475433' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2232605768437934303/posts/default/1994363691603475433'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2232605768437934303/posts/default/1994363691603475433'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bukitparawali.blogspot.com/2008/11/indikasi-awal-kanker-dan-tumor.html' title='INDIKASI AWAL KANKER DAN TUMOR'/><author><name>Bin Muhsin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11319846172949930922</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_F-lx-dZEu98/SCQKU6dHK5I/AAAAAAAAAek/_z01UhVNbAY/S220/Foto(202).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2232605768437934303.post-5091202832448088236</id><published>2008-11-16T17:10:00.000-08:00</published><updated>2008-12-12T21:09:08.727-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PENYAKIT BATU EMPEDU'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Menghilangkan Batu Empedu Secara'/><title type='text'>Menghilangkan Batu Empedu Secara</title><content type='html'>PRIMA SAUDA PLUS RACIKAN RAHASIA DAN TEPAT HABBATUSSAUDA + TEMULAWAK + SAMBILOTO + UMBI DAUN DEWA INSYA ALLAH SEGALA MACAM PENYAKIT BISA DIOBATI. AMIN.&lt;br /&gt;&lt;a href="http://primasaudaplus.blogspot.com"&gt;INSYA ALLAH DENGAN PRIMA SAUD PLUS BATU EMPEDU BISA DICEGAH DAN DIHILANGKAN SECARA ALAMI. AMIN.&lt;br /&gt;HABBATUSSAUDA OBAT SEGALA MACAM PENYAKIT KECUALI KEMATIAN (HR. BUKHARI - MUSLIM) MADU OBAT YANG MENYEMBUHKAN BAGI MANUSIA (QS: AN-NAHL: 69)&lt;br /&gt;KONSULTASI DAN PEMESANAN HUB BIN MUHSIN DI HP: 085227044550 / 021-91913103 email / YM: binmuhsin_group@yahoo.co.id&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;===&lt;br /&gt;===&lt;br /&gt;&lt;a href="http://binmuhsinhabbatussauda.wordpress.com"&gt;         Menghilangkan Batu Empedu Secara&lt;br /&gt;Alamiah Oleh Dr Lai Chiu-Nan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini telah berhasil bagi banyak orang. Apabila kejadian anda demikian juga,&lt;br /&gt;ayolah beritahu pada orang lain. Dr. Chiu-Nan sendiri tak memungut biaya untuk&lt;br /&gt;informasinya ini, karena itu sebaiknya kita buat ini gratis juga. Ganjarannya&lt;br /&gt;adalah bila ada orang yang karena informasi yang anda berikan menjadi sehat.&lt;br /&gt;Batu empedu tak banyak dirisaukan orang, tapi sebenarnya semua perlu tahu&lt;br /&gt;karena kita hampir pasti mengindapnya. Apalagi karena batu empedu bisa&lt;br /&gt;berakhir dengan penyakit kanker. "Kanker sendiri tidak pernah muncul sebagai&lt;br /&gt;penyakit pertama" kata Dr.Chiu-Nan. "Umumnya ada penyakit lain yang&lt;br /&gt;mendahuluinya. Dalam penelitian di Tiongkok saya menemukan bacaan bahwa&lt;br /&gt;orang-orang yang terkena kanker biasanya ada banyak batu dalam tubuhnya.&lt;br /&gt;Dalam kantung empedu hampir semua dari kita mengandung batu empedu.&lt;br /&gt;Perbedaannya hanya dalam ukuran dan jumlah saja.. Gejala adanya batu&lt;br /&gt;empedu biasanya adalah perasaan penuh di perut ('nek, busung) sehabis&lt;br /&gt;makan. Rasanya kurang tuntas mencernakan makanan. Dalam kondisi parah&lt;br /&gt;ada tambahan rasa nyeri pada ginjal." Bila anda menduga ada batu pada&lt;br /&gt;empedu anda, cobalah cara yang dianjurkan oleh Dr. Chiu Nan untuk&lt;br /&gt;menghilangkannya secara alamiah.Pengobatan ini juga dapat dipakai bila ada&lt;br /&gt;keluhan gangguan hati,karena hati dan kandung empedu saling berkaitan. Tatacara&lt;br /&gt;pengobatannya adalah sebagai berikut :&lt;br /&gt;1. Selama lima hari berturut-turut minumlah empat (4) gelas sari buah apel&lt;br /&gt;segar setiap hari, atau makanlah empat atau lima buah apel segar, tergantung&lt;br /&gt;selera anda. Apel berkhasiat melembutkan batu empedu. Selama masa ini anda&lt;br /&gt;boleh makan seperti biasa.&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;2. &lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;Pada hari ke-enam jangan makan malam. Jam 6 petang, telanlah satu&lt;br /&gt;sendok teh "Epsom salt" (magnesium sulfat, garam Inggris??) dengan segelas&lt;br /&gt;air hangat.Jam 8 malam lakukan hal yang sama. Magnesium sulfat berkhasiat&lt;br /&gt;membuka pembuluh-pembuluh kandung empedu. Jam 10 malam campurkan&lt;br /&gt;setengah cangkir minyak zaitun (atau minyak wijen) dengan setengah cangkir&lt;br /&gt;sari jeruk segar. Aduklah secukupnya sebelum diminum. Minyaknya melumasi&lt;br /&gt;batu2 untuk melancarkan keluarnya batu empedu.&lt;br /&gt;Keesokan hari Anda akan menemukan batu-batu berwarna kehijauan dalam&lt;br /&gt;limbah air besar anda. "Batu-batu ini biasanya mengambang," menurut Dr. Chiu-&lt;br /&gt;Nan. "Cobalah hitung jumlahnya. Ada yang jumlahnya 40, 50 sampai 100 batu.&lt;br /&gt;Banyak sekali. Tanpa gejala apapun Anda mungkin memiliki ratusan batu yang&lt;br /&gt;berhasil dikeluarkan melalui metoda ini, walaupun mungkin tidak semuanya&lt;br /&gt;keluar. Baik sekali apabila kita sekali-kali membersihkan kandung empedu kita.&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.Jenis Apel sebenarnya sama, cuma saya seneng yang manis... Kemaren aku&lt;br /&gt;makan Apel RRC yang sering diskon kalau di supermarket harga diskon per 100&lt;br /&gt;gram 800-1000 (biasaya 1600)&lt;br /&gt;2.Minum/makan apel selama 1 hari 4 (rata2) lima juga boleh.&lt;br /&gt;3.Sebelumnya aku minum Jus asli apel. Cuma butuh waktu untuk mebuatnya.&lt;br /&gt;Akhirnya selama 5 hari aku makan apel seger dari kulkas, kulitnya aku&lt;br /&gt;buang.Keran apel sekarang banyak yang dikasih lapisan lilin dan terkontaminasi&lt;br /&gt;sama pestisida...jadi aku buang kulitya,Lalu aku potong kecil..dan dimasukkan&lt;br /&gt;ke kulkas...jadi saat kita mau makan, apelnya masih seger dan dingin.&lt;br /&gt;4. Garam Inggris beli di apotik harga Rp 2500 (Tempat obat) Minyak Zaitun&lt;br /&gt;kalau kita ke Supermarket namanya Olive Oil, harga 25-30 ribu satu botol. Di&lt;br /&gt;Apotik juga ada, aku beli di sana karena dekat rumah.Guna Jeruk agar kita tidah&lt;br /&gt;muntah saat minum Minyak Zaitun, Jadi aduk yang rata...karena sebelumnya&lt;br /&gt;adukanku tidak rata...sehingga eneg,..lalu aduk lagi biar tercampur dengan&lt;br /&gt;rata..karena minyak dan jeruk tidak bersatu atau Berat Jenisnya beda..&lt;br /&gt;Pokoknya Subhanallah... 3 Dokter suruh aku Operasi... dengan traetment ini&lt;br /&gt;keluar batunya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2232605768437934303-5091202832448088236?l=bukitparawali.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bukitparawali.blogspot.com/feeds/5091202832448088236/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2232605768437934303&amp;postID=5091202832448088236' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2232605768437934303/posts/default/5091202832448088236'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2232605768437934303/posts/default/5091202832448088236'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bukitparawali.blogspot.com/2008/11/menghilangkan-batu-empedu-secara.html' title='Menghilangkan Batu Empedu Secara'/><author><name>Bin Muhsin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11319846172949930922</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_F-lx-dZEu98/SCQKU6dHK5I/AAAAAAAAAek/_z01UhVNbAY/S220/Foto(202).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2232605768437934303.post-6859565538021093722</id><published>2008-11-16T16:58:00.000-08:00</published><updated>2008-12-12T21:09:08.747-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KANKER GINJAL'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='TUMOR GINJAL'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Akibatkan Kanker dan Tumor Ginjal'/><title type='text'>Akibatkan Kanker dan Tumor Ginjal</title><content type='html'>&lt;a href="http://primasaudaplus.blogspot.com"&gt;INSYA ALLAH DENGAN PRIMA SAUDA PLUS KANKER DAN TUMOR GINJAL BISA DICEGAHDAN DIOBATI. AMIN.&lt;br /&gt;PRIMA SAUDA PLUS RACIKAN RAHASIA DAN TEPAT HABBATUSSAUDA + TEMULAWAK + SAMBILOTO + UMBI DAUN DEWA INSYA ALLAH SEGALA MACAM PENYAKIT BISA DIOBATI. AMIN.&lt;br /&gt;HABBATUSSAUDA OBAT SEGALA MACAM PENYAKIT KECUALI KEMATIAN (HR. BUKHARI - MUSLIM) MADU OBAT YANG MENYEMBUHKAN BAGI MANUSIA (QS: AN-NAHL: 69)&lt;br /&gt;KONSULTASI DAN PEMESANAN HUB BIN MUHSIN DI HP: 085227044550 / 021-91913103 email / YM: binmuhsin_group@yahoo.co.id&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;===&lt;br /&gt;===&lt;br /&gt;&lt;a href="http://apotikhabbatussauda.wordpress.com"&gt;&lt;span style="font-family:verdana,arial,helvetica;font-size:85%;"&gt; &lt;b&gt;Akibatkan Kanker dan Tumor Ginjal&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt; &lt;span style="font-family:verdana,arial,helvetica;font-size:85%;"&gt; &lt;a href="http://apotikhabbatussauda.wordpress.com"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Gizi.net - &lt;/span&gt;&lt;/b&gt; Pernyataan Sampurno itu menanggapi hasil penelitian yang menyebut zat pewarna dalam kerupuk, jeli, dan minuman ringan tidak bermerek dapat mengakibatkan gangguan fungsi hati, kanker, dan tumor ginjal.&lt;br /&gt;Kepala Badan POM mengatakan hal itu ketika dihubungi SH, Jumat (20/8), di Jakarta. Sampurno mengambil contoh, Pemda Sumatera Selatan telah melakukan pelarangan penggunaan bahan kimia lewat per-aturan daerah. ”Saya berharap pemerintah daerah lainnya segera melakukan hal yang sama untuk melindungi konsumen di daerahnya masing-masing,” tandasnya.&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia melanjutkan hasil dari temuan-temuan tersebut sudah disampaikan pada Bupati dan Walikota terkait supaya dilakukan tindakan. Peran penting lainnya adalah kepala-kepala sekolah di setiap sekolah agar melakukan pembinaan pada pedagang di seputar sekolah. Usaha ini bukan untuk mematikan, tapi pembinaan secara sungguh-sungguh. ”Anak-anak mengonsumsi dalam tempo yang cukup panjang dari kelas 1 SD sampai tamat SMP (12 tahun), ini perlu menjadi perhatian bersama dan tidak mungkin menjadi tanggung jawab badan POM saja,” demikian Sampurno.&lt;br /&gt;Ia menegaskan bahwa pengaruh dari penggunaan bahan makanan tersebut dapat dirasakan oleh konsumen ketika menginjak masa usia produktif 30-40 tahunan. Mereka akan berhadapan dengan persoalan penyakit di lever dan ginjal sehingga akan berpengaruh pada produktivitas bangsa secara keseluruhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Pada mi basah, cendol, es mambo, bakso, kami temukan banyak menggunakan bahan-bahan pengawet bahkan mikroba patogen termasuk bakteri coli bahak salmonela (tipes) pada es mambo dalam plastik. Ini mencerminkan pengolahannya tidak memperhatikan kebersihan dan keselamatan anak sekolah sebagai konsumen,” katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasil Penelitian&lt;br /&gt;Penelitian yang dilakukan di kampus Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran, Jawa Timur, membuktikan zat pewarna yang terdapat pada krupuk, jeli, dan minuman ringan, khususnya makanan yang tak bermerek, dapat mengakibatkan gangguan fungsi hati atau kanker hati dan tumor pada ginjal. Hal itu terungkap dalam publikasi hasil penelitian tentang ”Identifikasi zat pewarna sintetik pada makanan dan minuman yang beredar di pasaran” di kampus Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran, Jawa Timur, Kamis.&lt;br /&gt;Penelitian yang dilakukan Jurusan Teknologi Pangan di Fakultas Teknologi Industri (FTI) UPN Veteran Jatim bekerjasama dengan Lembaga Perlindungan Konsumen Surabaya (LPKS) itu mengambil sampel berupa 11 jenis kerupuk, 24 jenis jeli, dan delapan jenis minuman ringan.&lt;br /&gt;”Kami tidak ingin membuat resah masyarakat dengan penelitian ini, namun kami ingin membagi ilmu untuk lebih memahami masalah pangan, baik bagi masyarakat konsumen maupun masyarakat produsen itu sendiri,” kata peneliti UPN Ir Sri Winarti MP.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Didampingi peneliti LPKS drh Djoko Legowo MKes, ia menjelaskan penelitian dilakukan dengan mengambil sampel krupuk dari pedagang di kota Sidoarjo, sampel jeli dari supermarket di Sidoarjo, dan sampel minuman ringan dari pedagang di kota dan pinggiran Kota Sidoarjo.&lt;br /&gt;”Kami sengaja banyak mengambil sampel pada penggunaan zat pewarna dalam makanan dan minuman tanpa merek, karena makanan ringan itu banyak diproduksi secara industri rumahan dan masyarakat konsumen justru banyak dari kalangan masyarakat kecil,” katanya.&lt;br /&gt;Menurut dia, zat pewarna merah dan kuning pada kerupuk terbukti mengandung zat tartazine dan rhodamin-B dalam dosis 5-9 mg/kg, sedangkan zat pewarna merah dan kuning pada jeli terbukti mengandung quinoline yellow, saffron, tartazine, carmine, erythrosine, dan ponceau 4R dalam dosis 8-13 mg/kg.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Untuk minuman ringan berkarbonasi, zat pewarna merah dan kuning yang ada terbukti mengandung amarnth, carmoisine, tartazine, dan tartazine-sunset yellow dalam dosis 4-12 mg/kg,” katanya. Ia mengatakan zat rhodamin-B menyebabkan gangguan fungsi hati atau kanker hati, zat tartazine menyebabkan tumor di ginjal dan adrenal, dan zat quinoline yellow menyebabkan anak menjadi hiperaktif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk zat carmine, katanya, menyebabkan anak menjadi hiperaktif dan menimbulkan reaksi alergik, erythrosine menyebabkan tumor thyroid, dan zat amaranth menyebabkan kanker dan keracunan yang mempercepat kematian. ”Dampak negatif itu sulit diketahui karena proses akumulasinya membutuhkan waktu yang lama, berulang-ulang, dan penggunaan secara berlebihan, karena itu meski dosis 4-13 mg/kg masih di bawah ambang batas tetap saja berbahaya jika bertahun-tahun menumpuk,” katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu, katanya, pihaknya menyarankan penggunaan zat pewarna alami seperti daun pandan untuk warna hijau, kunyit untuk warna kuning, ekstrak tomat untuk warna merah, dan sebagainya.&lt;br /&gt;”Dengan temuan itu, kami berharap masyarakat konsumen berhati-hati dan masyarakat produsen melakukan produk yang sesuai standar dan legal, sedangkan pemerintah diharapkan tidak hanya mengawasi standar saat mereka mengurus izin pertama kali, tapi di hari berikutnya melakukan penyimpangan,” katanya. (web)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber:&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.sinarharapan.co.id/berita/0408/20/sh04.html"&gt;http://www.sinarharapan.co.id/berita/0408/20/sh04.html&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2232605768437934303-6859565538021093722?l=bukitparawali.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bukitparawali.blogspot.com/feeds/6859565538021093722/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2232605768437934303&amp;postID=6859565538021093722' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2232605768437934303/posts/default/6859565538021093722'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2232605768437934303/posts/default/6859565538021093722'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bukitparawali.blogspot.com/2008/11/akibatkan-kanker-dan-tumor-ginjal.html' title='Akibatkan Kanker dan Tumor Ginjal'/><author><name>Bin Muhsin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11319846172949930922</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_F-lx-dZEu98/SCQKU6dHK5I/AAAAAAAAAek/_z01UhVNbAY/S220/Foto(202).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2232605768437934303.post-810786846075044845</id><published>2008-11-14T01:56:00.000-08:00</published><updated>2008-12-12T21:09:08.765-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Waspadai Penyakit Ginjal'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BAHAYA PENYAKIT GINJAL'/><title type='text'>Waspadai Penyakit Ginjal</title><content type='html'>DENGAN PRIMA SAUDA PLUS INSYA ALLAH SEGALA MACAM PNYAKIT GINJAL BISA DICEGAH DAN DIOBATI. AMIN. PRIMA SAUDA PLUS RACIKAN RAHASIA DAN TEPAT HABBATUSSAUDA + TEMULAWAK + SAMBILOTO + UMBI DAUN DEWA INSYA ALLAH SEGALA MACAM PENYAKIT BISA DIOBATI. AMIN. &lt;br /&gt;HABBATUSSAUDA OBAT SEGALA MACAM PENYAKIT KECUALI KEMATIAN (HR. BUKHARI - MUSLIM) MADU OBAT YANG MENYEMBUHKAN BAGI MANUSIA (QS: AN-NAHL: 69)&lt;br /&gt;KONSULTASI DAN PEMESANAN HUB BIN MUHSIN DI HP: 085227044550 / 021-91913103 email / YM: binmuhsin_group@yahoo.co.id&lt;br /&gt;===&lt;br /&gt;SUMBER:&lt;br /&gt;http://indonesian.cri.cn/1/2008/04/22/1@80625.htm&lt;br /&gt;===&lt;br /&gt;Dalam Ruangan Kesehatan edisi ini akan kami bicarakan penyakit ginjal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyakit ginjal merupakan sejenis penyakit yang tinggi kejangkitan dan kematiannya, berjangkitnya bersifat laten, gejalanya tidak begitu nyata, tidak sedikit orang tanpa disadari mengidap penyakit ginjal. Pakar menyatakan, penemuan dan pencegahan dini merupakan cara yang paling efektif mengontrol penyakit ginjal kronis. Situasi pengontrolan penyakit ginjal di Tiongkok kini sangat serius, masyarakat yang luas diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit ginjal. Berikut uraiannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ginjal merupakan organ penting tubuh manusia, tidak hanya berfungsi membuang dan menetralisir toksin melalui proses detoks, juga mengatur tekanan darah dan keseimbangan dalam tubuh, mempunyai peran penting bagi fungsi aliran darah dan tulang. Pejabat Kementerian Kesehatan Tiongkok, Li Xun menjelaskan, dewasa ini, dilihat dari lingkup sedunia, tingkat kejangkitan penyakit ginjal kronis berkecenderungan naik. Dikatakannya, seiring dengan membaiknya kehidupan materiil dan kondisi pekerjaan, pola kehidupan masyarakat mengalami sejumlah perubahan yang tidak rasional, termasuk konsumsi berlebihan sejumlah nutrisi, beban pikiran selalu tegang dalam jangka panjang, kurang tidur, merokok, minum arak terlalu banyak hingga mabuk serta naiknya tingkat kejangkitan penyakit metabolisme seperti penyakit kencing manis dan tekanan darah tinggi, serta penggunaan sembarangan obat-obatan, semuanya itu dapat mengakibatkan munculnya penyakit ginjal kronis. Li Xun mengatakan, " Umum semakin merasakan seriusnya bahaya penyakit ginjal kronis serta berbagai macam tantangan yang didatangkannya. Penyakit ginjal merupakan salah satu penyakit penting yang mengancam kesehatan manusia menyusul penyakit pembuluh darah jantung dan otak, kanker dan kencing manis, dan telah menjadi masalah kesehatan umum global."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keadaan itu juga tidak optimis di Tiongkok. Berdasarkan survei badan terkait Tiongkok, tingkat pengidapan penyakit ginjal kronis di kelompok usia 40 tahun ke atas mencapai 18.7 persen. Profesor Zhang Youkang dari Asosiasi Kedokteran Tiongkok mengatakan, " Situasi penyakit ginjal di Tiongkok sangat serius. Menurut prakiraan, jumlah penderita penyakit ginjal kronis merupakan 10 persen total populasi Tiongkok, sedangkan tingkat pengetahuan umum terhadap penyakit ginjal kronis hanya merupakan sepersepuluh."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Profesor Zheng Falei dari RS Union Medical Peking berpendapat, pengetahuan rakyat biasa Tiongkok terhadap penyakit ginjal kronis sangat terbatas, bahkan tingkat pengetahuan itu juga sangat rendah di kalangan tenaga medis di basis. Banyak penderita baru pergi ke dokter setelah penyakit ginjalnya memberat dan kesehatannya telah terusak sama sekali, maka, penemuan dan pencegahan dini merupakan cara yang paling efektif untuk mengobati penyakit ginjal kronis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Profesor Zheng Falei menyatakan, berjangkitnya penyakit ginjal kronis walaupun bersikap laten, gejalanya tidak nyata, tapi kalau dapat memperhatikannya, juga dapat menemukan sejumlah 'isyarat bahaya' yang dikeluarkan penyakit tersebut. Dikatakannya, " Sebagian gejala dini penyakit ginjal kronis mungkin tidak begitu nyata, tapi seiring dengan memberatnya penyakit tersebut, banyak atau sedikit dapat muncul sejumlah gejala, misalnya badan lemas, tenaga jasmani kurang baik, napsu makan berkurang, kurang tidur serta gejala busung, ini merupakan manifestasi gejala dini."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Profesor Zheng menyatakan, adalah sangat sulit untuk memastikan seseorang kejangkitan penyakit ginjal dengan mengandalkan gejala tersebut. Umumnya orang setelah berusia 40 tahun juga perlu setiap tahun mengadakan pemeriksaan analisa air kemih rutin dan fungsi ginjal, kalau telah mengidap tekanan darah tinggi dan penyakit kencing manis, pemeriksaan tersebut harus diadakan dua kali atau lebih setiap tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Profesor Zheng mengajukan pula sejumlah masalah yang mudah diabaikan dalam kehidupan masyarakat sehari-hari, yaitu begitu sibuk pekerjaannya lalu kurang minum air, sedangkan buang air besar atau kecil juga sedapat mungkin ditahan-tahan. Lama kelamaan akan menjadikan kebiasaan menahan kencing. Pakar berpendapat kebiasaan kurang baik itu tidak menguntungkan bagi kesehatan badan dan organ ginjal. Dikatakannya, " Harus memelihara kelancaran proses pembuangan air kecil. Orang harus memelihara konsumsi air yang cukup dan volume kemih yang cukup. Bersamaan juga perlu tepat waktu membuang air kecil. Kalau volume pembuangan air kemih tidak cukup, ini menunjukkan gejala dehidrasi dalam tubuh, kepekatan sejumlah materiil dalam tubuh akan bertambah tinggi, kalau banyak minum air, dan membuang banyak air kencing, semuanya itu menguntungkan penurunan kepekatan sejumlah materi berbahaya dalam tubuh. Selain itu, pembuangan air kemih yang tidak lancar dapat mengakibatkan infeksi dan gangguan terhadap fungsi ginjal, gejala ini harus dihindarkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pakar menyatakan pula, banyak penyakit ginjal kronis telah ada metode pengobatan yang relatif efektif, walaupun sulit disembuhkan, tapi melalui pengobatan yang layak dan pengubahan kebiasaan kehidupan tertentu juga dapat memperlamban bahkan menghentikan perkembangan lebih lanjut gejala penyakit ginjal, memperlamban laju memburuknya fungsi ginjal penderita, menjamin mutu kehidupan penderita dan dapat menghemat sumber daya dan biaya pengobatan bagi keluarga dan masyarakat. Dikatakannya," Kalau dikatakan penyakit ginjal menakutkan dan pembunuh laten, ini disebabkan penyakit itu telah memasuki stadium akhir dan mungkin mendatangkan bahaya yang serius. Akan tetapi, dari stadium dini hingga stadium akhir merupakan proses yang lamban dan mungkin mendatangkan bahaya yang serius dan proses itu bersifat laten. Pada stadium dini, kalau dapat menemukan dini gejala, mengambil langkah yang kuat dan tepat waktu, dengan demikian pengontrolan terhadap penyakit juga memuaskan, para penderita dapat hidup dan bekerja sama seperti orang lain yang tidak menderita penyakit tersebut. Memelihara mutu kehidupan dan kemampuan kerja yang normal, semuanya dapat dijalankan, kuncinya pada pencegahan dan pengobatan dini."&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2232605768437934303-810786846075044845?l=bukitparawali.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bukitparawali.blogspot.com/feeds/810786846075044845/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2232605768437934303&amp;postID=810786846075044845' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2232605768437934303/posts/default/810786846075044845'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2232605768437934303/posts/default/810786846075044845'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bukitparawali.blogspot.com/2008/11/waspadai-penyakit-ginjal.html' title='Waspadai Penyakit Ginjal'/><author><name>Bin Muhsin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11319846172949930922</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_F-lx-dZEu98/SCQKU6dHK5I/AAAAAAAAAek/_z01UhVNbAY/S220/Foto(202).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2232605768437934303.post-3085811191194966983</id><published>2008-11-05T19:35:00.000-08:00</published><updated>2008-12-12T21:09:08.786-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BUAH DAN SAYUR BIKINKAYA DAN SEHAT'/><title type='text'>KHASIAT BUAH DAN SAYUR BERGIZI BAGI KESEHATAN DAN BIKIN KAYA</title><content type='html'>PRIMA SAUDA PLUS RACIKAN RAHASIA DAN TEPAT HABBATUSSAUDA + TEMULAWAK + SAMBILOTO + UMBI DAUN DEWA INSYA ALLAH SEGALA MACAM PENYAKIT BISA DIOBATI. AMIN. &lt;br /&gt;HABBATUSSAUDA OBAT SEGALA MACAM PENYAKIT KECUALI KEMATIAN (HR. BUKHARI - MUSLIM) MADU OBAT YANG MENYEMBUHKAN BAGI MANUSIA (QS: AN-NAHL: 69)&lt;br /&gt;KONSULTASI DAN PEMESANAN HUB BIN MUHSIN DI HP: 085227044550 / 021-91913103 email / YM: binmuhsin_group@yahoo.co.id&lt;br /&gt;===&lt;br /&gt;NO. NAMA BUAH HASIL OLAHAN&lt;br /&gt;1. ANGGUR Anggur merupakan buah yang biasanya digunakan untuk membuat jus anggur, jelly, minuman anggur, minyak biji anggur dan kismis, atau dimakan langsung. Anggur yang banyak diperdagangkan berbagai jenisnya antara lain; anggur yang berwarna hijau dan anggur yang berwarna unggu kemerah-merahan.&lt;br /&gt;2. APEL Apel merupakan buah yang biasanya digunakan untuk membuat jus apel, saus apel (apel yang dimasak sampai lembek) dan berbagai jenis makanan pesta. Makanan, Kebanyakan apel bagus dimakan mentah-mentah (tak dimasak. Terdapat banyak jenis apel,seperti:apel malang yang kulit luarnya hijau. Selain itu juga banyak apel- apel import dari luar Indonesia, seperti:newzaland,dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. ALPOKAT Alpokat merupakan buah bertipe buni, memiliki kulit lembut tak rata berwarna hijau tua hingga ungu kecoklatan, tergantung pada varietasnya. Daging buah alpukat berwarna hijau muda dekat kulit dan kuning muda dekat biji, dengan tekstur lembut.&lt;br /&gt;Dan biasanya digunakan untuk membuat jus alpokat dan campuran dalam minuman seperti Es campur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. BELIMBING&lt;br /&gt; Buah belimbing berwarna kuning kehijauan. Saat baru tumbuh, buahnya berwarna hijau. Buah ini renyah saat dimakan, rasanya manis dan sedikit asam. Buah ini mengandung banyak vitamin C.&lt;br /&gt;Salah satu jenis dari belimbing, yang disebut belimbing wuluh, sering digunakan untuk bumbu masakan, terutama untuk memberi rasa asam pada masakan. Kegunaan belimbing memiliki banyak sari (air), sehingga memungkinkan untuk dibuat wine buah. Di Myanmar, belimbing digunakan untuk membuat acar teh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. CEMPEDAK Cempedak adalah buah yang bentuk, rasa dan keharumannya seperti nangka, meski aromanya kerap kali menusuk kuat mirip buah durian. Biasanya buah ini dimakan dalam keadaan segar atau diolah terlebih dulu. Daging buah cempedak, terkadang beserta bijinya sekali, diberi tepung, gula atau garam dan digoreng, dijadikan camilan minum teh atau kopi. Bijinya dapat digoreng, direbus atau dibakar, sebelum dimakan dengan campuran sedikit garam. Buah mudanya, seperti nangka muda, dapat dijadikan sayur.&lt;br /&gt;6. CEREMAI Buah cerme sering dimakan segar dengan dicampur gula, garam atau dirujak. Cerme juga kerap dibuat manisan, direbus (disetup) atau dibuat minuman penyegar. Daun mudanya digunakan sebagai lalap.Rebusan akar cerme digunakan untuk meringankan asma dan mengobati penyakit kulit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. CERI Ceri, biasanya digunakan sebagai garnish atau pemanis dalam penghiasan kue tart, selain itu bunga ceri juga dijadikan hiasan. Buah ceri yang segar dapat juga dimakan langsung tanpa harus diolah terlebih dahulu. Buah ceri mengandung anthocyanin, yaitu pigmen warna merah yang baik untuk kesehata karena merupakan antioksidan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. DELIMA Delima adalah buah yang dapat dimakan langsung, dan kadang buah ini menjadi campuran dalam Es campur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. DUKU Duku memiliki tekstur kulit buah yang lebih tebal dan rasa sedikit asam, berbeda dengan langsat yang bertekstur kulit tipis dan manis rasanya. Buah ini dimakan langsung tanpa harus diolah.&lt;br /&gt;10. DURIAN Durian, bauh ini mengeluarkan bau yang kuat dan khas. Bagian buah yang dapat dimakan adalah salut biji yang berwarna kekuningan, yang melindungi bijinya. Banyak orang menganggap buah durian sebagai buah yang enak. Masyarakat sering menyebutnya "raja buah-buahan".  Durian dari Indonesia biasaanya berasal dari medan dan kalimantan. Sedangkan yang menjadi eksportir penting durian adalah Thailand, yang mampu mengembangkan kultivar dengan mutu tinggi. Hasil olahan durian yang terkenal yaitu tempoyak durian (dodol durian).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11. ENAU Pohon enau atau aren menghasilkan banyak hal, terutama sebagai penghasil gula. Dapat juga di fermentasi menjadi minuman beralkoholyang disebut tuak. Selain itu dengan cara membiarkan begitu saja selama beberapa hari nira dapat berfermentasi dapat menjadi cuka.Nira mentah (segar) bersifat pencahar (laksativa), sehingga kerap digunakan sebagai obat urus-urus. Nira segar juga baik sebagai bahan campuran (pengembang) dalam pembuatan roti. Selain itu  diperdagangkan di pasar sebagai buah atep (buah atap) atau kolang-kaling.Kolang-kaling disukai sebagai campuran es, manisan atau dimasak sebagai kolak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;12. GANDARIA Gandaria dimanfaatkan buah, daun, dan batangnya. Buah gandaria berwarna hijau saat masih muda, dan sering dikonsumsi sebagai rujak atau campuran sambal gandaria. Buah gandaria yang matang berwarna kuning, memiliki rasa kecut-manis dan dapat dimakan langsung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;13. JAMBU AIR Di daerah Kuningan, daun jambu dipakai untuk pembungkus tape ketan yang terkenal manis dan banyak berair.,Jambu air ini umumnya dimakan segar, atau dijadikan sebagai salah satu bahan rujak. Aneka jenis jambu ini juga dapat disetup atau dijadikan asinan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;14. JERUK MANIS Jeruk manis atau jeruk peras memiliki kulit berwarna hijau hingga jingga dan daging buahnya mengandung banyak air. Sari buah jeruk merupakan minuman hasil perasan jeruk yang popular, seperti: jus jeruk, sari buah jeruk. Selain itu jug adapt sebagai garnish dan campuran dalam berbagai aneka kue,cake,dll. Kulit jeruk dapat diolah dengan cara tertentu menjadi manisan atau selai (marmalade). Cairan buah jeruk banyak mengandung vitamin C. Dan masih banyak jenis jeruk yang dapt dimakan segar, atau dijadikan aneka bahan pangan lainnya, contoh: jeruk Sunkist, dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;15. JERUK NIPIS Jeruk nipis atau jeruk limau dimanfaatkan buahnya, yang biasanya bulat, berwarna hijau atau kuning, umumnya mengandung daging buah masam, agak serupa rasanya dengan lemon. Jeruk nipis dipakai perasannya untuk memasamkan makanan, seperti pada soto. Fungsinya sama dengan cuka. Sebagai bahan obat tradisional, jeruk nipis dipakai sebagai obat batuk, diberikan bersama dengan kapur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;16. KEDONGDONG Kedondong adalah buah yang dapat dimakan langsung dalam kondisi segar, atau sering pula diolah menjadi rujak, asinan, acar atau dijadikan selai. Buah ini memiliki biji tunggal yang berserabut. Daun dijadikan penyedap dalam pembuatan pepes ikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;17. KELAPA Kelapa adalah sebutan untuk buah pohon ini yang berkulit keras dan berdaging warna putih. Pohon kelapa biasanya tumbuh di pinggir pantai.&lt;br /&gt;Kelapa adalah pohon serba guna bagi masyarakat tropika. Hampir semua bagiannya dapat dimanfaatkan orang. Bagian dalam tempurung kelapa, memperlihatkan "daging" buah kelapa.&lt;br /&gt;Sedangkan daging buah muda berwarna putih dan lunak serta biasa disajikan sebagai es kelapa muda atau es degan. Cairan ini mengandung beraneka enzim dan memilki khasiat penetral racun dan efek penyegar/penenang. Beberapa kelapa bermutasi sehingga endapannya tidak melekat pada dinding batok melainkan tercampur dengan cairan endosperma. Mutasi ini disebut (kelapa) kopyor. Daging buah tua kelapa berwarna putih dan mengeras. Sarinya diperas dan cairannya dinamakan santan. Daging buah tua ini juga dapat diambil dan dikeringkan serta menjadi komoditi perdagangan bernilai, disebut kopra. Kopra adalah bahan baku pembuatan minyak kelapa dan turunannya. Cairan buah tua kelapa biasanya tidak menjadi bahan minuman penyegar dan merupakan limbah industri kopra. Namun demikian dapat dimanfaatkan lagi untuk dibuat menjadi bahan semacam jelly yang disebut nata de coco dan merupakan bahan campuran minuman penyegar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;18. LIMUN Lemon adalah sejenis jeruk. &lt;br /&gt;Lemon biasanya digunakan sebagai garnish  pada minuman, dapat juga sebagai bahan campuran aneka cake, pai, dll.&lt;br /&gt;19. LENGKENG Buah-buah ini terutama dimakan dalam keadaan segar. Buah lengkeng, terutama yang berdaging tebal dan besar, dikalengkan dalam sari buahnya di Thailand, Taiwan dan Tiongkok, baik ditambah gula maupun tidak. Lengkeng juga dikeringkan, untuk dijadikan bahan pembuat minuman penyegar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;20. MANGGA Mangga yang kita makan sehari-hari, seperti mangga golek, mangga manalagi, mangga harum manis, mangga indramayu,dll. Mangga terutama ditanam untuk buahnya. Buah yang matang umum dimakan dalam keadaan segar, campuran es, jus mangga. Buah yang muda kerapkali dirujak, setelah dikupas, dibelah-belah dan dilengkapi bumbu garam dengan cabai. Buah mangga juga diolah sebagai manisan, irisan buah kering, dikalengkan dan lain-lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;21. MANGGIS Manggis, berwarna merah keunguan ketika matang, meskipun ada pula varian yang kulitnya berwarna merah. Buah manggis biasanya dimakan langsung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;22. MARKISA Di Indonesia terdapat dua jenis markisa, yaitu markisa ungu dan markisa kuning. Sementara itu, ada pula varian markisa yang tumbuh di daerah Sumatera Barat yang disebut sebagai markisa manis. Markisa biasanya dijadikan sebagai sirup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;23. MELON Buahnya biasanya dimakan segar, campuran pada rujak,atau diiris-iris sebagai campuran es buah. Bagian yang dimakan adalah daging buah.Teksturnya lunak, berwarna putih sampai merah, tergantung kultivarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;24. NANAS Buah nanas biasanya dijadikan selai, campuran pada rujak, dan dapat dimakan sebagai buah segar. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;25. NANGKA Nangka terutama dipanen buahnya. Daging buah yang matang seringkali dimakan dalam keadaan segar, dicampur dalam es, dihaluskan menjadi minuman (jus), atau diolah menjadi aneka jenis makanan daerah: dodol nangka, kolak nangka, selai nangka, nangka-goreng-tepung, keripik nangka, dan lain-lain. Nangka juga digunakan sebagai pengharum es krim dan minumnan, dijadikan madu-nangka, konsentrat atau tepung. Buah nangka muda sangat digemari sebagai bahan sayuran. Di Sumatra, terutama di Minangkabau, dikenal masakan gulai nangka. Di Jawa Barat buah nangka muda antara lain dimasak sebagai salah satu bahan sayur asam. Di Jogyakarta nangka muda terutama dimasak sebagai gudeg. Sementara di seputaran Jakarta dan Jawa Barat, bongkol bunga jantan (disebut babal atau tongtolang) kerap dijadikan bahan rujak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;26. PEPAYA Daging buah masak dimakan segar atau sebagai campuran koktail buah. Pepaya dimanfaatkan pula daunnya sebagai sayuran dan pelunak daging. Daun pepaya muda dimakan sebagai lalap (setelah dilayukan dengan air panas) atau dijadikan pembungkus buntil. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;27. PIR Buah pir bisa dimakan segar, diproses sebagai buah dalam kaleng, sari buah dan kadang-kadang sebagai buah kering. Jus pir merupakan bahan dasar jelly atau selai walaupun sering dicampur dengan sari buah-buahan lain. Jus pir hasil fermentasi disebut perry.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;28. PISANG Buah ini tersusun dalam tandan dengan kelompok-kelompok tersusun menjari, yang disebut sisir. Hampir semua buah pisang memiliki kulit berwarna kuning ketika matang. Buah pisang sebagai bahan pangan merupakan sumber energi (karbohidrat) dan mineral, terutama kalium. Banyak aneka jenis panggan yang terbuat dari pisang,antara lain: Pisang bakar, khas dari Sumatera Barat, sale, kue, kripik,dll. Pisang meja dikonsumsi dalam bentuk segar setelah buah matang, seperti pisang ambon, susu, raja, seribu, dan sunripe. Pisang olahan dikonsumsi setelah digoreng, direbus, dibakar, atau dikolak, seperti pisang kepok, siam, kapas, tanduk, dan uli.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;29. RAMBUTAN Kata "rambutan" berasal dari bentuk buahnya yang mempunyai kulit menyerupai rambut. Biasanya rambutan dimakan langsung, tetapi kadang ada yang dibuat sebagai manisan kaleng.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;30. SALAK Buah salak selain dimakan segar, salak juga biasa dibuat manisan, asinan, dikalengkan, atau dikemas sebagai keripik salak. Salak yang muda digunakan untuk bahan rujak. Umbut salak pun dapat dimakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;31. SEMANGKA Semangka biasa dipanen buahnya untuk dimakan segar atau dibuat jus. Biji semangka yang dikeringkan dan disangrai juga dapat dimakan isinya (kotiledon) sebagai kuaci.Buah semangka memiliki kulit berwarna hijau atau hijau muda dengan larik-larik hijau tua, yang berair berwarna merah atau kuning.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;32. SIRSAK Daging buah sirsak berwarna putih dan memiliki biji berwarna hitam. Buah ini sering digunakan untuk bahan baku jus minuman serta es krim. Buah sirsak mengandung banyak karbohidrat, terutama fruktosa. Kandungan gizi lainnya adalah vitamin C, vitamin B1 dan vitamin B2 yang cukup banyak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;33. STOBERI Buah stroberi yang sudah masak&lt;br /&gt;Buah stroberi berwarna hijau keputihan ketika sedang berkembang, dan pada kebanyakan spesies berubah menjadi merah ketika masak. Buah ini dapat dimakan segar, dijadikan jus stroberi, selai, dll. Bahkan didaerah Bandung dan Jakarta terdapat restoran yang semua menunya meggunakan stroberi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;34. SUKUN Sukun adalah nama sejenis pohon dan buahnya sekali. Buah sukun tidak berbiji dan memiliki bagian yang empuk, yang mirip roti setelah dimasak atau digoreng. Sukun dapat dimasak utuh atau dipotong-potong terlebih dulu: direbus, digoreng, disangrai atau dibakar. Buah yang telah dimasak dapat diiris-iris dan dikeringkan di bawah matahari atau dalam tungku, sehingga awet dan dapat disimpan lama. Sukun dapat pula dijadikan keripik dengan cara diiris tipis dan digoreng.&lt;br /&gt;Timbul atau kulur (yang berbiji) lebih banyak dipetik tatkala muda, untuk dijadikan sayur lodeh, sayur asam atau ditumis dengan cabai. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;35. SAWO MANILA Sawo disukai terutama karena rasanya yang manis dan daging buahnya yang lembut.&lt;br /&gt;Kebanyakan buah sawo manila dimakan dalam keadaan segar. Akan tetapi sawo dapat pula diolah menjadi serbat (sherbet), dicampurkan ke dalam es krim, atau dijadikan selai. Sari buah sawo dapat dipekatkan menjadi sirup, atau difermentasi menjadi anggur atau cuka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Buah seringkali memiliki nilai ekonomi sebagai bahan pangan maupun bahan baku industri karena di dalamnya disimpan berbagai macam produk metabolisme tumbuhan, mulai dari karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral, alkaloid, hingga terpena dan terpenoid. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tulisan ini berdasarkan hasil survei di daerah Pasar Baru, Jakarta pusat.&lt;br /&gt;Baik dari pasar tradisional maupun supermarket daerah sekitar. Semoga tulisan ini dapat bermanfaat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2232605768437934303-3085811191194966983?l=bukitparawali.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bukitparawali.blogspot.com/feeds/3085811191194966983/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2232605768437934303&amp;postID=3085811191194966983' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2232605768437934303/posts/default/3085811191194966983'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2232605768437934303/posts/default/3085811191194966983'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bukitparawali.blogspot.com/2008/11/khasiat-buah-dan-sayur-bergizi-bagi.html' title='KHASIAT BUAH DAN SAYUR BERGIZI BAGI KESEHATAN DAN BIKIN KAYA'/><author><name>Bin Muhsin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11319846172949930922</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_F-lx-dZEu98/SCQKU6dHK5I/AAAAAAAAAek/_z01UhVNbAY/S220/Foto(202).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2232605768437934303.post-7410862634784352898</id><published>2008-11-01T04:00:00.000-07:00</published><updated>2008-12-12T21:09:08.826-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PENELITIAN TEMULAWAK'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='REFERENSI TEMULAWAK'/><title type='text'>DATA DAN FAKTA SERTA REFERENSI TEMULAWAK</title><content type='html'>PRIMA SAUDA PLUS RACIKAN RAHASIA DAN TEPAT HABBATUSSAUDA + TEMULAWAK + SAMBILOTO + UMBI DAUN DEWA INSYA ALLAH SEGALA MACAM PENYAKIT BISA DIOBATI. AMIN.&lt;br /&gt;HABBATUSSAUDA OBAT SEGALA MACAM PENYAKIT KECUALI KEMATIAN (HR. BUKHARI - MUSLIM) MADU OBAT YANG MENYEMBUHKAN BAGI MANUSIA (QS: AN-NAHL: 69)&lt;br /&gt;KONSULTASI DAN PEMESANAN HUB BIN MUHSIN DI HP: 085227044550 / 021-91913103 email / YM: binmuhsin_group@yahoo.co.id&lt;br /&gt;===&lt;br /&gt; &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 0cm; text-align: center; line-height: 200%;" align="center"&gt;&lt;b&gt;DAFTAR PUSTAKA&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 0cm; text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 17.85pt; text-align: justify; text-indent: -17.85pt; line-height: normal;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 17.85pt; text-align: justify; text-indent: -17.85pt; line-height: normal;"&gt;Agusta, &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Andria&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt;. 2000. &lt;i style=""&gt;Minyak Atsiri Tumbuhan Tropika &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/i&gt;. &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Bandung&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt; : ITB. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 17.85pt; text-align: justify; text-indent: -17.85pt; line-height: normal;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: normal;"&gt;Almatsier, Sunita. 2001. &lt;i style=""&gt;Prinsip Dasar Ilmu Gizi&lt;/i&gt;. &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Jakarta&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt; : PT. Gramedia Pustaka Utama.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 17.85pt; text-align: justify; text-indent: -17.85pt; line-height: normal;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 17.85pt; text-align: justify; text-indent: -17.85pt; line-height: normal;"&gt;Anggrawati, Ika. 2006. &lt;i&gt;Pengaruh Efek Diuretik Ekstrak Buah Ananas comocus&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style=""&gt;L.Merr&lt;i&gt; Terhadap Tikus Putih (Rattus norvegicus) Galur Spraguedawley Jantan&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;. &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Jakarta&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt; : UHAMKA.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: normal;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: normal;"&gt;Anggorodi, R. 1997. &lt;i style=""&gt;Ilmu Makanan Ternak Umum&lt;/i&gt;. &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Jakarta&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt; : PT. Gramedia.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: normal;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: normal;"&gt;Anonim, 2001&lt;i style=""&gt;. Daya Tahan Tubuh Anak Meningkat Dengan Adanya Nukleotida&lt;/i&gt;. Ayahbunda. Hal : 99.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: normal;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: normal;"&gt;Bagnara, J.T &amp;amp; Turner, C.D. 1980&lt;i style=""&gt;. Endokrinologi Umum&lt;/i&gt;. &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Surabaya&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt; : Airlangga &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;University Press.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: normal;"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: normal;"&gt;Dalimartha, Setiawan. 2004. &lt;i style=""&gt;36 Resep Tumbuhan Untuk Menurunkan Kolesterol&lt;/i&gt;. &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Jakarta&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt; : Penebar Swadaya.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: normal;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: normal;"&gt;Esterik, Penny Van. 1990. &lt;i style=""&gt;Dibalik Kontroversi ASI-Susu Formula&lt;/i&gt;. &lt;st1:city st="on"&gt;Jakarta&lt;/st1:City&gt; : Yayasan Obor &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt;.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: normal;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: normal;"&gt;Harborne, J.B. 1987. Metode &lt;i style=""&gt;Fitokimia Penuntun Cara Moderen Menganalisis Tumbuhan&lt;/i&gt;. &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Bandung&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt; : ITB.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: normal;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: normal;"&gt;Isdadiyano, Sri. 2000. &lt;i style=""&gt;Pengaruh Seduhan Rimpang Temulawak Terhadap Struktur Hepar, Kadar Kolesterol Total &amp;amp; Kolesterol HDL Serum Darah Putih Setelah Pemberian CIU&lt;/i&gt;. &lt;st1:place st="on"&gt;Yogyakarta&lt;/st1:place&gt; : UGM.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: normal;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: normal;"&gt;Kartasapoetra, 2006. &lt;i style=""&gt;Budidaya tanaman Berkhasiat Obat&lt;/i&gt;. &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Jakarta&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt; : Rineka Cipta.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: normal;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: normal;"&gt;Khomsan, Ali. 2003. &lt;i style=""&gt;Pangan Dan Gizi Untuk Kesehatan&lt;/i&gt;. &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Jakarta&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt; :&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;PT. Raja Gravi Persada, Suara Karya.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: normal;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: normal;"&gt;Kunia, Kabelan.(11 Juni 2007). &lt;i style=""&gt;Temulawak Dan pengobatannya&lt;/i&gt;. Diambil Pada Tanggal 18 Desember 2007, dari. Http : //www.google.com. 17.00 WIB.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: normal;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: normal;"&gt;Lubis, Salim &amp;amp; Abadi. 1990. &lt;i style=""&gt;Mengenal Apotik Hidup Obat Asli &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/i&gt;. Pekalongan : Bahagia.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: normal;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: normal;"&gt;Muchtadi, Deddy. 1994. &lt;i style=""&gt;Gizi Untuk Bayi, Air Susu Ibu, Susu Formula Dan Makanan Tambahan&lt;/i&gt;. &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Jakarta&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt; : Pustaka Sinar Harapan.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: normal;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: normal;"&gt;Muhlisah, Fauziah. 1999. &lt;i style=""&gt;Temu-Temuaan &amp;amp; Empon, Budidaya Dan Manfaatnya&lt;/i&gt;.Yogyakarta : Kanisius.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: normal;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: normal;"&gt;Mursito, Bambang. 2002. &lt;i style=""&gt;Budidaya Secara Organik Tanaman Obat Rimpang&lt;/i&gt;. &lt;st1:city st="on"&gt;Jakarta&lt;/st1:City&gt; : &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:placename st="on"&gt;Martha&lt;/st1:PlaceName&gt; &lt;st1:placename st="on"&gt;Tilaar&lt;/st1:PlaceName&gt;  &lt;st1:placename st="on"&gt;Innovation&lt;/st1:PlaceName&gt; &lt;st1:placetype st="on"&gt;Center&lt;/st1:PlaceType&gt;&lt;/st1:place&gt;.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: normal;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: normal;"&gt;Naiola, B.P. 1986. &lt;i style=""&gt;Tanaman Budidaya &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt; Nama Serta Manfaatnya&lt;/i&gt;. &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Jakarta&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt; : CV. Yasaguna.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: normal;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: normal;"&gt;Nurgana, Endi. 1985. &lt;i style=""&gt;Statistika Untuk Penelitian&lt;/i&gt;. &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Bandung&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt; : CV. Permadi.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: normal;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: normal;"&gt;Natawidjaya, P. Suparman. 1983. &lt;i style=""&gt;Mengenal Beberapa Binatang Di Alam Sekitarnya&lt;/i&gt;. &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Jakarta&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt; : Pustaka Dian.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: normal;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: normal;"&gt;Parakkasi, Aminudin. 1990. &lt;i style=""&gt;Ilmu Gizi dan Makanan Ternak Monogastrik&lt;/i&gt;. &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Bandung&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt; : Angkasa Bandung.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: normal;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: normal;"&gt;Purnomowati, 1997. &lt;i style=""&gt;Air Susu Ibu&lt;/i&gt;. Diambil Pada Tanggal 7 Juli 2008, dari Http : //www. Google. Com. 17 :00 WIB.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: normal;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: normal;"&gt;Pudjiadi, Solihin. 1990. &lt;i style=""&gt;Ilmu Gizi Klinis Pada Anak&lt;/i&gt;. &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Jakarta&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt; : Balai Penerbit FKUI.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: normal;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: normal;"&gt;Rahayu, lestari. 1998. &lt;i style=""&gt;Efek Antifertilitas Kalus Solanum Mammosum L. Pada Mencit&lt;/i&gt;. &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Surabaya&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt; : Universitas Airlangga.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: normal;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: normal;"&gt;Sajogyo &lt;i style=""&gt;et al&lt;/i&gt;. 1986. &lt;i style=""&gt;Menuju Gizi Baik Yang Merata di Pedesaan &amp;amp; di Kota&lt;/i&gt;. Yogyakarta : &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:placename st="on"&gt;Gadjah&lt;/st1:PlaceName&gt; &lt;st1:placename st="on"&gt;Mada&lt;/st1:PlaceName&gt;  &lt;st1:placetype st="on"&gt;University&lt;/st1:PlaceType&gt;&lt;/st1:place&gt; Press.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: normal;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: normal;"&gt;Sediaoetama, A.D. 1987. &lt;i style=""&gt;Ilmu Gizi Untuk Mahasiswa &amp;amp; Profesi&lt;/i&gt;. &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Jakarta&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt; : Dian Rakyat.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: normal;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: normal;"&gt;Sidik (11 Juni 2007). &lt;i style=""&gt;Manfaat Temulawak&lt;/i&gt;. Diambil Pada Tanggal 18 Desember 2007, dari Http : // www. Google. Com . 17 : 35 WIB.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: normal;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: normal;"&gt;Sinar Harapan (2007). &lt;i style=""&gt;Temulawak&lt;/i&gt;. Diambil Pada Tanggal 7 Juli 2008, dari Http : // www. Yahoo. &lt;st1:place st="on"&gt;Co.&lt;/st1:place&gt; id. 16 : 00 WIB.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: normal;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: normal;"&gt;Smith,John. B &amp;amp; Mangkoewidjojo, Soesanto. 1998. &lt;i style=""&gt;Pemeliharaan, Pembiakan, Penggunaan Hewan Percobaan Di Daerah Tropis&lt;/i&gt;. &lt;st1:city st="on"&gt;Jakarta&lt;/st1:City&gt; : Universitas &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt;.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: normal;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: normal;"&gt;Soedibyo, Mooryati. 1998. &lt;i style=""&gt;Alam Sumber Kesehatan Manfaat &amp;amp; Kegunaan&lt;/i&gt;. &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Jakarta&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt; : Balai Pustaka .&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: normal;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: normal;"&gt;Soeseno, Slamet. 1982. &lt;i style=""&gt;Sayur Mayur Untuk Karang Gizi&lt;/i&gt;. &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Jakarta&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt; : Penebar Swadaya.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: normal;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: normal;"&gt;Sosroamidjojo, S.M. &amp;amp; Soeradji. 1978. &lt;i style=""&gt;Peternakan Umum&lt;/i&gt;. &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Jakarta&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt; : CV. Yasaguna.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: normal;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: normal;"&gt;S’roni. 2002. &lt;i style=""&gt;Hasil Guna Fitofarmaka Ekstrak Katuk Dalam Meningkatkan Produksi Dan Kualitas ASI&lt;/i&gt;. &lt;st1:place st="on"&gt;Yogyakarta&lt;/st1:place&gt; : Pasca Sarjana Universitas Gajah Mada.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: normal;"&gt;Sugiharto. 2000. &lt;i style=""&gt;Efektifitas Infus Katuk, Rimpang Temulawak, Biji Jagung Terhadap Sekresi Air Susu &amp;amp; Aktivitas Alveoli Kelenjar Ambing Mencit (Mus musculus)&lt;/i&gt;. &lt;st1:place st="on"&gt;Yogyakarta&lt;/st1:place&gt; : UGM.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: normal;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: normal;"&gt;Tampubolon, O.T. 1980. &lt;i style=""&gt;Tumbuhan Obat&lt;/i&gt;. &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Bogor&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt; : Bhratara K.A.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: normal;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: normal;"&gt;Tjitrosoepomo, Gembong. 2005. &lt;i style=""&gt;Taksonomi Tumbuhan Obat-obatan&lt;/i&gt;. &lt;st1:place st="on"&gt;Yogyakarta&lt;/st1:place&gt; : Gadjah Mada university Press.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: normal;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: normal;"&gt;Toelihere, M.R. 2000. &lt;i style=""&gt;Fisiologi Reproduksi Pada Ternak&lt;/i&gt;. &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Bandung&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt; : Angkasa Bandung.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: normal;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: normal;"&gt;Urip, Santoso. 1987. &lt;i style=""&gt;Limbah Bahan Ransum Unggas Yang Rasional&lt;/i&gt;. &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Jakarta&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt; : Bratarakarya Aksara.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: normal;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: normal;"&gt;Winarni, wiwin. 2004. &lt;i style=""&gt;Pengaruh Pencekokan Jus Terung (Solanum melongena &lt;/i&gt;L&lt;i style=""&gt;.) Terhadap Siklus Estrus Mencit (Mus musculus) Galur Swis Webster&lt;/i&gt;. &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Jakarta&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt; : UHAMKA.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: normal;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: normal;"&gt;Winarno, F.G. 1987. &lt;i style=""&gt;Gizi &amp;amp; Makanan Bagi Bayi dan Anak Sapihan&lt;/i&gt;. &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Jakarta&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt; : Pustaka Sinar Harapan.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: normal;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;  &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK RIMPANG TEMULAWAK&lt;span style=""&gt;                              &lt;/span&gt;( &lt;i style=""&gt;Curcuma xanthorriza&lt;/i&gt; Roxb. ) TERHADAP SEKRESI AIR SUSU TIKUS PUTIH&lt;span style=""&gt;           &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;( &lt;i style=""&gt;Rattus norvegicus&lt;/i&gt; ) GALUR SPRAGUE DAWLEY&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 200%;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;SKRIPSI&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shapetype id="_x0000_t75" coordsize="21600,21600" spt="75" preferrelative="t" path="m@4@5l@4@11@9@11@9@5xe" filled="f" stroked="f"&gt;  &lt;v:stroke joinstyle="miter"&gt;  &lt;v:formulas&gt;   &lt;v:f eqn="if lineDrawn pixelLineWidth 0"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @0 1 0"&gt;   &lt;v:f eqn="sum 0 0 @1"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @2 1 2"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @3 21600 pixelWidth"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @3 21600 pixelHeight"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @0 0 1"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @6 1 2"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @7 21600 pixelWidth"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @8 21600 0"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @7 21600 pixelHeight"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @10 21600 0"&gt;  &lt;/v:formulas&gt;  &lt;v:path extrusionok="f" gradientshapeok="t" connecttype="rect"&gt;  &lt;o:lock ext="edit" aspectratio="t"&gt; &lt;/v:shapetype&gt;&lt;v:shape id="_x0000_i1025" type="#_x0000_t75" style="'width:184.5pt;"&gt;  &lt;v:imagedata src="file:///D:\DOCUME~1\EIGHTP~1\LOCALS~1\Temp\msohtml1\01\clip_image001.png" title="New Picture"&gt; &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;img src="file:///D:/DOCUME%7E1/EIGHTP%7E1/LOCALS%7E1/Temp/msohtml1/01/clip_image002.gif" shapes="_x0000_i1025" height="245" width="246" /&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;Oleh&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;Erna Desiyani&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;0401145012&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 200%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;JURUSAN PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;st1:street st="on"&gt;&lt;st1:address st="on"&gt;&lt;b style=""&gt;UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH   PROF. DR.&lt;/b&gt;&lt;/st1:address&gt;&lt;/st1:Street&gt;&lt;b style=""&gt; HAMKA&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;&lt;b style=""&gt;JAKARTA&lt;/b&gt;&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;2008&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK RIMPANG TEMULAWAK&lt;span style=""&gt;              &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;           &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;( &lt;i style=""&gt;Curcuma xanthorriza&lt;/i&gt; Roxb. ) TERHADAP SEKRESI AIR SUSU TIKUS PUTIH &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;( &lt;i style=""&gt;Rattus norvegicus&lt;/i&gt; ) GALUR SPRAGUE DAWLEY&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 200%;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;SKRIPSI&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;Disusun sebagai salah satu syarat&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;untuk memperoleh gelar sarjana pendidikan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;Oleh&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;Erna Desiyani&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=""&gt;                                                               &lt;/span&gt;0401145012&lt;span style=""&gt;          &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shape id="_x0000_i1026" type="#_x0000_t75" style="'width:186.75pt;height:180.75pt'"&gt;  &lt;v:imagedata src="file:///D:\DOCUME~1\EIGHTP~1\LOCALS~1\Temp\msohtml1\01\clip_image001.png" title="New Picture"&gt; &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;img src="file:///D:/DOCUME%7E1/EIGHTP%7E1/LOCALS%7E1/Temp/msohtml1/01/clip_image003.gif" shapes="_x0000_i1026" height="241" width="249" /&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;JURUSAN PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;st1:street st="on"&gt;&lt;st1:address st="on"&gt;&lt;b style=""&gt;UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH   PROF. DR.&lt;/b&gt;&lt;/st1:address&gt;&lt;/st1:Street&gt;&lt;b style=""&gt; HAMKA&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;&lt;b style=""&gt;JAKARTA&lt;/b&gt;&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 200%;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;2008&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 200%;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shape id="_x0000_i1027" type="#_x0000_t75" style="'width:439.5pt;height:742.5pt'"&gt;  &lt;v:imagedata src="file:///D:\DOCUME~1\EIGHTP~1\LOCALS~1\Temp\msohtml1\01\clip_image004.jpg" title="d 2"&gt; &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;img src="file:///D:/DOCUME%7E1/EIGHTP%7E1/LOCALS%7E1/Temp/msohtml1/01/clip_image005.jpg" shapes="_x0000_i1027" height="990" width="586" /&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 200%;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shape id="_x0000_i1028" type="#_x0000_t75" style="'width:439.5pt;height:777.75pt'"&gt;  &lt;v:imagedata src="file:///D:\DOCUME~1\EIGHTP~1\LOCALS~1\Temp\msohtml1\01\clip_image006.jpg" title="document"&gt; &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;img src="file:///D:/DOCUME%7E1/EIGHTP%7E1/LOCALS%7E1/Temp/msohtml1/01/clip_image007.jpg" shapes="_x0000_i1028" height="1037" width="586" /&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 200%;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;LEMBAR PERSEMBAHAN&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 200%;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 200%;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 200%;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 200%;"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;Skripsi ini aku persembahkan untuk&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 200%;"&gt;&lt;i style=""&gt;Orang tuaku yang selalu mendo’akan aku&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 200%;"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 200%;"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 200%;"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 200%;"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 200%;"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 200%;"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 200%;"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 200%;"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 200%;"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 200%;"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 200%;"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 200%;"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 200%;" align="center"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style=""&gt;                                                                    &lt;/span&gt;“ Semakin Bertambahnya Ilmuku,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right; line-height: 200%;" align="right"&gt;&lt;i style=""&gt;Semakin Terlihat betapa Bodohnya Aku “&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 200%;" align="center"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style=""&gt;                                                                    &lt;/span&gt;( Imam Ghozali )&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 200%;" align="center"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 200%;" align="center"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 200%;" align="center"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 200%;" align="center"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 200%;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;ABSTRAK&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 200%;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b style=""&gt;ERNA DESIYANI. Nim : 0401145012. Pengaruh Pemberian Ekstrak Rimpang Temulawak (&lt;i style=""&gt;Curcuma xanthorriza&lt;/i&gt; Roxb.) Terhadap Sekresi Air Susu Tikus Putih (&lt;i style=""&gt;Rattus norvegicus&lt;/i&gt;). Skripsi. Jakarta : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka, Jakarta 2008.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;Penelitian ini bertujuan untuk mengukur rata-rata kenaikan berat badan anak tikus putih (&lt;i style=""&gt;Rattus norvegicus&lt;/i&gt;) yang induknya diberi ekstrak rimpang temulawak (&lt;i style=""&gt;Curcuma xanthorriza&lt;/i&gt; Roxb.) berbagai konsentrasi. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;Penelitian ini dilakukan dari bulan Maret-Juni 2008 di Laboratorium Biologi Kampus A Limau, Fkip Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka (UHAMKA), &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Jakarta&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt; selatan. Tikus yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 24 ekor tikus putih betina (&lt;i style=""&gt;Rattus norvegicus&lt;/i&gt;) galur sprague dawley yang dibagi dalam 4 kelompok, masing-masing kelompok terdiri dari 6 ekor tikus yaitu kelompok kontrol, dan kelompok perlakuan dengan konsentrasi 20%, konsentrasi 40%, konsentrasi 60%.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;Temulawak dilarutkan dalam aquabidestilata dan diberi dengan cara oral dari hari ke- 3 sampai hari ke- 17. Pengamatan dilakukan dengan interval waktu 2 hari berturut-turut pada hari ke- 3, 5, 7, 9, 11, 13, 15 dan 17 dengan cara penimbangan berat badan anak tikus putih sesudah menyusu selama 2 jam.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;Hasil pengamatan menunjukkan bahwa semua kelompok perlakuan ekstrak rimpang temulawak (&lt;i style=""&gt;Curcuma xanthorriza&lt;/i&gt; Roxb.) dengan konsentrasi 20%, konsentrasi 40% dan konsentrasi 60% dapat meningkatkan berat badan anak tikus putih (&lt;i style=""&gt;Rattus norvegicus&lt;/i&gt;) yang lebih tinggi dibanding kontrol. Analisis statistik dengan uji anava yang dilanjutkan dengan uji BNT (beda nyata terkecil) pada α = 1% menunjukkan rata-rata berat badan anak tikus putih pada hari ke- 3, 9, 11, 13, dan 15 dari kelompok perlakuan berbeda sangat signifikan dengan kelompok kontrol.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian ekstrak rimpang temulawak (&lt;i style=""&gt;Curcuma xanthorriza&lt;/i&gt; Roxb.) dapat meningkatkan sekresi air susu, yang terindikasi dari peningkatan berat badan anak tikus putih (&lt;i style=""&gt;Rattus norvegicus&lt;/i&gt;).&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 200%;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;PRAKATA&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 200%;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;Puji syukur penulis panjatkan ke hadirat Allah SWT yang dengan nikmat-Nya semua kebaikan menjadi sempurna, dengan rahmat, taufik dan hidayah-Nya pula penulis dapat menyelesaikan skripsi dengan judul &lt;b style=""&gt;“ Pengaruh Pemberian Ekstrak Rimpang Temulawak (&lt;i style=""&gt;Curcuma xanthorriza&lt;/i&gt; Roxb.) Terhadap Sekresi Air Susu Tikus Putih (&lt;i style=""&gt;Rattus norvegicus&lt;/i&gt;) Galur Sprague Dawley “&lt;/b&gt;. Shalawat dan salam penulis haturkan kepada utusan yang termulia Rasulullah SAW yang telah memimpin ummatnya dengan penuh kesabaran dan kasih sayang kejalan keselamatan.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;Penyusunan skripsi ini merupakan salah satu syarat yang harus dipenui oleh setiap mahasiswa dalam mencapai gelar Sarjana Pendidikan pada Fakulatas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka. Skripsi ini masih jauh dari kesempurnaan disebabkan karena terbatasnya pengetahuan yang penulis miliki, oleh karena itu penulis mengharapkan kritik dan saran dari semua pihak yang sifatnya membangun. Walau demikian penulis berharap semoga skripsi ini dapat bermanfaat bagi para pembaca pada umumnya dan penulis pada khususnya.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;Dalam penyusunan skripsi ini penulis banyak mendapatkan bimbingan, bantuan dan dorongan dari berbagai pihak baik yang bersifat moril maupun materiil. Oleh karena itu penulis menyampaikan penghargaan dan terima kasih yang setulus hati kepada yang terhormat :&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18.7pt; text-align: justify; text-indent: -18.7pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;1.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Bapak Drs. Sukardi, M. Pd selaku Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka beserta staf yang telah membantu terselenggaranya penelitian.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18.7pt; text-align: justify; text-indent: -18.7pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;2.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Bapak Drs. Budhi Akbar, M. Si selaku Ketua Program Studi Pendidikan Biologi dan sebagai Pembimbing I yang telah memberikan kesempatan dalam menyelesaikan studi dan bersedia memberikan bimbingan kepada penulis.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18.7pt; text-align: justify; text-indent: -18.7pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;3.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Ibu Mayarni, M. Si sebagai Pembimbing II yang telah memberikan arahan dan bimbingan dalam pembuatan dan penyelesaian skripsi ini.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18.7pt; text-align: justify; text-indent: -18.7pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;4.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;st1:street st="on"&gt;&lt;st1:address st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Para&lt;/st1:place&gt; Dosen Universitas Muhammadiyah Prof. Dr.&lt;/st1:address&gt;&lt;/st1:Street&gt; Hamka, khususnya pada Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan yang telah banyak memberikan ilmu pengetahuan dan bimbingan sejak masuk pertama di perkuliahan hingga selesainya pendidikan Strata Satu (S1) Jurusan Pendidikan Matematika dan ilmu Pengetahuan Alam, Program Studi Pendidikan Biologi.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18.7pt; text-align: justify; text-indent: -18.7pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;5.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Bapak dan Ibu yang tak lepas untuk selalu mendo’akan dan telah banyak membimbing serta memberikan bantuan moril maupun materiil.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18.7pt; text-align: justify; text-indent: -18.7pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;6.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Adik-adikku Emma Riaurista, Yulis Setiawan, Ahmad Hambali yang telah memberikan semangat dalam pembuatan dan penyelesaian skripsi ini.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18.7pt; text-align: justify; text-indent: -18.7pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;7.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Keponakanku Areta Veodora Darlene yang selalu memberikan keceriaan dan saudara kembarku Erni Desiyana walaupun telah tiada.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18.7pt; text-align: justify; text-indent: -18.7pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;8.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Rekan-rekan mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka, yang telah banyak membantu memberikan saran-saran bagi kelancaran penulisan skripsi ini.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;Semoga amal kebaikan dari berbagai pihak tersebut mendapat pahala yang berlipat ganda dari Allah SWT dan semoga karya ilmiah ini bermanfaat bagi siapa saja yang membacanya, amin.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Jakarta&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt;, 28 Agustus 2008&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=""&gt;                                                                                                   &lt;/span&gt;Penulis&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 200%;" align="center"&gt;&lt;span style=""&gt;                                                       &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;                                              &lt;/span&gt;ERNA DESIYANI&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 200%;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;DAFTAR ISI&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 200%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right; line-height: 200%;" align="right"&gt;Halaman&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b style=""&gt;LEMBAR PENGESAHAN …………………………………………………..&lt;span style=""&gt;           &lt;/span&gt;i&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b style=""&gt;LEMBAR PERSETUJUAN …………………………………..……………...&lt;span style=""&gt;          &lt;/span&gt;ii&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;LEMBAR PERSEMBAHAN ………………………………………………...&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;iii&lt;span style=""&gt;          &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;ABSTRAK ………………………………………………………………....….&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;iv&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;PRAKATA …………………………………………………………………....&lt;span style=""&gt;        &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;v&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;DAFTAR ISI ………………………………………………………………….&lt;span style=""&gt;        &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;vii&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;DAFTAR TABEL …………………………………………………………….&lt;span style=""&gt;        &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;ix&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;DAFTAR GAMBAR …………………………………………………………&lt;span style=""&gt;        &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;x&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b style=""&gt;DAFTAR LAMPIRAN ……………………………………………………....&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;xi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b style=""&gt;BAB I&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;PENDAHULUAN …………………………………………..……...&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;1&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 73.4pt; text-indent: -26.65pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;A.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Latar Belakang Masalah ……………………...……..…………..&lt;span style=""&gt;          &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;1&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 56.1pt; text-indent: -9.35pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;B.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Identifikasi Masalah ………………………..………………...….&lt;span style=""&gt;         &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;5&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 56.1pt; text-indent: -9.35pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;C.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Pembatasan Masalah ……………………..…………………...…&lt;span style=""&gt;        &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;5&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 56.1pt; text-indent: -9.35pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;D.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Perumusan Masalah ………………………..…….…….….….....&lt;span style=""&gt;         &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;5&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 56.1pt; text-indent: -9.35pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;E.&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Tujuan Penelitian ……………………………..…………..….….&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;5&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 56.1pt; text-indent: -9.35pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;F.&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Manfaat Penelitian …………………………………..…………...&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;6&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: -9.35pt;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;BAB II&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;TINJAUAN PUSTAKA …………………………………..…….….&lt;span style=""&gt;        &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;7&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 65.45pt; text-indent: -18.7pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;A.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Konsep Teori ………………………………………………….…&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;7&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 39pt; text-indent: 26.45pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;1.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Temulawak (&lt;i style=""&gt;Curcuma xanthorriza&lt;/i&gt; Roxb.) …………….....…&lt;span style=""&gt;        &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;7&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 270pt; text-indent: -185.85pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;a.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Klasifikasi …………………………………………….…&lt;span style=""&gt;        &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;7&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 102.85pt; text-indent: -18.7pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;b.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Persebaran …………………………………………….…&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;7&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 102.85pt; text-indent: -18.7pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;c.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Morfologi ………………………………………….…….&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;9&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 162pt; text-indent: -59.15pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;1)&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Batang ……………………………………………….&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;9&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 162pt; text-indent: -59.15pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;2)&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Daun ………………………………………………...&lt;span style=""&gt;          &lt;/span&gt;10&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 162pt; text-indent: -59.15pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;3)&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Bunga ………………………………………………. &lt;span style=""&gt;         &lt;/span&gt;10&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 162pt; text-indent: -59.15pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;4)&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Buah dan Biji ………………………………………. &lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;11&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 162pt; text-indent: -59.15pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;5)&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Akar atau rimpang …………………………………. &lt;span style=""&gt;         &lt;/span&gt;11&lt;span style=""&gt;                         &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 102.85pt; text-indent: -18.7pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;d.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Sinonim, nama daerah dan nama asing …….……..…….&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;12&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 121.55pt; text-indent: -18.7pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;1.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Sinonim ……………….………..……………………&lt;span style=""&gt;        &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;12&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 102.85pt;"&gt;2.&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;Nama daerah ………………………………………...&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;13&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 102.85pt;"&gt;3.&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;Nama asing ………………………………………….&lt;span style=""&gt;        &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;13&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 270pt; text-indent: -185.85pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;e.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Jenis rimpang temulawak ……………………………….&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;13&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 162pt; text-indent: -59.15pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;1)&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Rimpang induk (empu) …………...…………………&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;13&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 162pt; text-indent: -59.15pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;2)&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Rimpang cabang …………………………………….&lt;span style=""&gt;         &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;14&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 109.4pt; text-indent: -25.25pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;f.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Kandungan kimia ……………………………………….&lt;span style=""&gt;          &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;14&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 109.4pt; text-indent: -25.25pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;g.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Manfaat temulawak ……………………………………..&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;16&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 65.45pt;"&gt;2.&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;Sekresi Air Susu …………………………………………….&lt;span style=""&gt;         &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;17&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 21pt;"&gt;&lt;span style=""&gt;               &lt;/span&gt;3.&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;Tikus Putih (&lt;i style=""&gt;Rattus norvegicus&lt;/i&gt;) …………………………….&lt;span style=""&gt;         &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;21&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 101.45pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;a.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Klasifikasi ……………………………………………….&lt;span style=""&gt;         &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;21&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 101.45pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;b.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Jenis ……………………………………………………..&lt;span style=""&gt;        &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;22&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 101.45pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;c.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Nama lain ………………………………………………..&lt;span style=""&gt;        &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;23&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 101.45pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;d.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Data biologis tikus ………………………………………&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;23&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 46.75pt;"&gt;B.&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;Kerangka Berfikir ……………………………………………….&lt;span style=""&gt;         &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;24&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 46.75pt;"&gt;C.&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;Hipotesis …………………………………………………...……&lt;span style=""&gt;        &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;25&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b style=""&gt;BAB III&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;METODOLOGI PENELITIAN ………………………………….&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;26&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 65.45pt; text-indent: -18.7pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;A.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Tujuan Operasional Penelitian ………………………………….&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;         &lt;/span&gt;26&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 65.45pt; text-indent: -18.7pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;B.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Tempat dan Waktu Penelitian …………………………………..&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;         &lt;/span&gt;26&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 65.45pt; text-indent: -18.7pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;C.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Metode dan Desain Penelitian ………………………………….&lt;span style=""&gt;           &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;26&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 65.45pt; text-indent: -18.7pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;D.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Variabel Penelitian ……………………………………………...&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;         &lt;/span&gt;27&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 65.45pt; text-indent: -18.7pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;E.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Hewan dan Bahan Uji …………………………………………..&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;         &lt;/span&gt;28&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 65.45pt; text-indent: -18.7pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;F.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Bahan dan Alat Penelitian ………………………………………&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;28&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 65.45pt; text-indent: -18.7pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;G.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Cara Kerja ……………………………………………………….&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;29&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 108pt; text-indent: -42.55pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;1.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Pembuatan ekstrak rimpang temulawak …………………….&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;29&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 108pt; text-indent: -42.55pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;2.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Pembuatan apusan vagina …………………………………...&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;30&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 108pt; text-indent: -42.55pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;3.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Persiapan hewan uji …………………………………………&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;31&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 108pt; text-indent: -42.55pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;4.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Pembuatan larutan uji ekstrak rimpang temulawak …………&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;32&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 108pt; text-indent: -42.55pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;5.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Pemberian Perlakuan ………………………………………..&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;32&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 46.75pt;"&gt;H.&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;Teknik Pengambilan Data ………………………………………&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;33&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 46.75pt;"&gt;I.&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;Teknik Analisis Data …………………………………………...&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;33&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b style=""&gt;BAB IV&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN ……………….…..&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;34&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 82.75pt; text-indent: -36pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;A.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Hasil Penelitian ………………………………………………….&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;34&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 82.75pt; text-indent: -36pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;B.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Pembahasan ………………………………………………….…..&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;36&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b style=""&gt;BAB V&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;KESIMPULAN DAN SARAN ……………………………………&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;39&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-indent: -25.25pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;A.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Kesimpulan ……………………………………………………..&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;39&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-indent: -25.25pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;B.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Saran …………………………………………………………….&lt;span style=""&gt;        &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;39&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b style=""&gt;DAFTAR PUSTAKA&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b style=""&gt;LAMPIRAN&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b style=""&gt;RIWAYAT HIDUP&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;DAFTAR TABEL&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;Halaman&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 56.1pt; text-indent: -56.1pt; line-height: 200%;"&gt;Tabel&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;1.&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;Rata-Rata Berat Badan Anak Tikus Putih Pada Berbagai Kelompok Perlakuan ………………………………………………………………………….&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;34&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 56.1pt; text-indent: -56.1pt; line-height: 200%;"&gt;Tabel&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;2.&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;Hasil Uji F Melalui Anava Rata-Rata Berat Badan Anak Tikus Putih&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Berbagai Kelompok Perlakuan Pada hari Ke- 3 …………………………………&lt;span style=""&gt;                                            &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;49&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 56.1pt; text-indent: -56.1pt; line-height: 200%;"&gt;Tabel&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;3.&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;Hasil Uji F Melalui Anava Rata-Rata Berat Badan Anak Tikus Putih Berbagai Kelompok Perlakuan Pada hari Ke- 9 …………………………………&lt;span style=""&gt;                                            &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;51&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 56.1pt; text-indent: -56.1pt; line-height: 200%;"&gt;Tabel&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;4.&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;Hasil Uji F Melalui Anava Rata-Rata Berat Badan Anak Tikus Putih Berbagai Kelompok Perlakuan Pada hari Ke- 11 ………………………………..&lt;span style=""&gt;                                            &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;53&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 56.1pt; text-indent: -56.1pt; line-height: 200%;"&gt;Tabel&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;5.&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;Hasil Uji F Melalui Anava Rata-Rata Berat Badan Anak Tikus Putih Berbagai Kelompok Perlakuan Pada hari Ke- 13 ………………………………..&lt;span style=""&gt;                                            &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;55&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 56.1pt; text-indent: -56.1pt; line-height: 200%;"&gt;Tabel&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;6.&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;Hasil Uji F Melalui Anava Rata-Rata Berat Badan Anak Tikus Putih Berbagai Kelompok Perlakuan Pada hari Ke- 15 ………………………………..&lt;span style=""&gt;                                            &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;57&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 56.1pt; text-indent: -56.1pt; line-height: 200%;"&gt;Tabel&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;7.&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;Hasil Uji BNT Rata-Rata Berat Badan Anak Tikus Putih Berbagai Kelompok Perlakuan ………………………………………………………………&lt;span style=""&gt;          &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;61&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 56.1pt; text-indent: -56.1pt; line-height: 200%;"&gt;Tabel&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;8.&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;Daftar t ………………………………………………………………...&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;86&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 56.1pt; text-indent: -56.1pt; line-height: 200%;"&gt;Tabel&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;9.&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;Daftar Chi Kwadrat ……………………………………………………&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;87&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 56.1pt; text-indent: -56.1pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 56.1pt; text-indent: -56.1pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 56.1pt; text-indent: -56.1pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 200%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 56.1pt; text-indent: -56.1pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 200%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;DAFTAR GAMBAR&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right; line-height: 200%;" align="right"&gt;Halaman&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 200%;"&gt;Gambar&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;1.&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;Tata Letak Bahan Percobaan ……………………………………&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;27 Gambar&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;2.&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;Diagram Data Rata-Rata Berat Badan Anak Tikus Putih Pada&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 65.45pt; line-height: 200%;"&gt;Barbagai Kelompok Perlakuan ………………………………….&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;35&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 200%;"&gt;Gambar&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;3.&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;Tikus Putih ( &lt;i style=""&gt;Rattus norvegicus&lt;/i&gt; ) Galur Sprague Dawley ………&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;88&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 200%;"&gt;Gambar&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;4.&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;Rimpang Temulawak ( &lt;i style=""&gt;Curcuma xanthorriza&lt;/i&gt; Roxb. ) ………….&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;88&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 200%;"&gt;Gambar&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;5.&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;Anak Tikus Putih ( &lt;i style=""&gt;Rattus norvegicus&lt;/i&gt; ) Galur Sprague Dawley&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 65.45pt; line-height: 200%;"&gt;Umur 3 Hari ……………………………………………………..&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;89&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 200%;"&gt;Gambar&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;6.&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;Anak Tikus Putih ( &lt;i style=""&gt;Rattus norvegicus&lt;/i&gt; ) Galur Sprague Dawley&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 65.45pt; line-height: 200%;"&gt;Umur 17 Hari Yang Induknya Diberi Ekstrak Rimpang Temulawak&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 65.45pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;( &lt;i style=""&gt;Curcuma xanthorriza&lt;/i&gt; Roxb. ) Dengan Konsentrasi 20% ……..&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;89&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 200%;"&gt;Gambar&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;7.&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;Anak Tikus Putih ( &lt;i style=""&gt;Rattus norvegicus&lt;/i&gt; ) Galur Sprague Dawley&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 65.45pt; line-height: 200%;"&gt;Umur 17 Hari Yang Induknya Diberi Ekstrak Rimpang Temulawak&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 65.45pt; line-height: 200%;"&gt;( &lt;i style=""&gt;Curcuma xanthorriza&lt;/i&gt; Roxb. ) Dengan Konsentrasi 20% ………&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;90&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 200%;"&gt;Gambar&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;8.&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;Anak Tikus Putih ( &lt;i style=""&gt;Rattus norvegicus&lt;/i&gt; ) Galur Sprague Dawley&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 65.45pt; line-height: 200%;"&gt;Umur 17 Hari Yang Induknya Diberi Ekstrak Rimpang Temulawak&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 65.45pt; line-height: 200%;"&gt;( &lt;i style=""&gt;Curcuma xanthorriza&lt;/i&gt; Roxb. ) Dengan Konsentrasi 20% ………&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;90&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 65.45pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 65.45pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 65.45pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 65.45pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 65.45pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 65.45pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 200%;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;DAFTAR LAMPIRAN&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 200%;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right; line-height: 200%;" align="right"&gt;Halaman&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 74.8pt; text-align: justify; text-indent: -74.8pt; line-height: 200%;"&gt;Lampiran&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;1.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Data Prakiraan Sekresi Air Susu Berdasarkan Peningkatan Berat &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 74.8pt; text-align: justify; text-indent: -74.8pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;Badan Anak Tikus Putih Pada Berbagai Kelompok Perlakuan &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 74.8pt; text-align: justify; text-indent: -74.8pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;(gram) …………………………………………………………..&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;43&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 74.8pt; text-align: justify; text-indent: -74.8pt; line-height: 200%;"&gt;Lampiran&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;2. &lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;Uji Homogenitas Data Rata-Rata Berat Badan Anak Tikus &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 74.8pt; text-align: justify; text-indent: -74.8pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;span style=""&gt;                         &lt;/span&gt;Putih Berbagai Kelompok Perlakuan Pada Hari Ke- 3, 5, 9, &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 74.8pt; text-align: justify; text-indent: -74.8pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;span style=""&gt;                         &lt;/span&gt;11, 13, 15 dan 17 ………………………………………………&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;44&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 74.8pt; text-align: justify; text-indent: -74.8pt; line-height: 200%;"&gt;Lampiran&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;3. &lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;Uji ANAVA Data Rata-Rata Berat Badan Anak&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Tikus Putih &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 74.8pt; text-align: justify; text-indent: -74.8pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;span style=""&gt;                     &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;Berbagai Kelompok Perlakuan Pada Hari Ke- 3,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;9, 11,&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 74.8pt; text-align: justify; text-indent: -74.8pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;13, dan 15………………………………………………………&lt;span style=""&gt;        &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;46&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 74.8pt; text-align: justify; text-indent: -74.8pt; line-height: 200%;"&gt;Lampiran&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;4.&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;Hasil Uji BNT (Beda Nyata Terkecil) Rata-Rata Berat Badan &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 74.8pt; text-align: justify; text-indent: -74.8pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;Anak tikus Putih Pada berbagai Kelompok Perlakuan Pada Hari &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 74.8pt; text-align: justify; text-indent: -74.8pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;Ke- 3, 9, 11, 13 dan 15 ………………………………………...&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;58&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 74.8pt; text-align: justify; text-indent: -74.8pt; line-height: 200%;"&gt;Lampiran&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;5.&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;Uji Uji Tes (t’) Rata-Rata Berat Badan Anak Tikus Putih &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 74.8pt; text-align: justify; text-indent: -74.8pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;Berbagai Kelompok Perlakuan Pada Hari Ke- 5, 7dan &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 74.8pt; text-align: justify; text-indent: -74.8pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;span style=""&gt;           &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;             &lt;/span&gt;17 ……………………………………………………………….&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;62&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 200%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 200%;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 65.45pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 65.45pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 65.45pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 65.45pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 65.45pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 200%;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;RIWAYAT PENULIS&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 200%;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18.7pt; text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18.7pt; text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;b style=""&gt;Erna Desiyani&lt;/b&gt;, Lahir di Bekasi, 26 Desember 1984 dari pasangan Sentot Setiyoso dan Giyatun. Menyelesaikan pendidikan di taman&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Kanak-kanak (TK SI MUNGIL) pada tahun 1991, lulus pendidikan tingkat&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;SD pada tahun 1997, lulus pendidikan tingkat SMP di SLTPN 1 Jonggol pada tahun 2000, dan lulus pendidikan tingkat SMU di SMAN 1 Jonggol pada tahun 2003. Pada tahun 2004 mengisi waktu dengan mengajar di taman kanak-kanak dan TPA. Lalu melanjutkan pendidikan kembali di Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka pada tahun 2004.&lt;b style=""&gt;&lt;span style=""&gt;                       &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=""&gt;                                    &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18.7pt; text-align: justify; text-indent: 28.05pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18.7pt; text-align: justify; text-indent: 28.05pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18.7pt; text-align: justify; text-indent: 28.05pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18.7pt; text-align: justify; text-indent: 28.05pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18.7pt; text-align: justify; text-indent: 28.05pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18.7pt; text-align: justify; text-indent: 28.05pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18.7pt; text-align: justify; text-indent: 28.05pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18.7pt; text-align: justify; text-indent: 28.05pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18.7pt; text-align: justify; text-indent: 28.05pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18.7pt; text-align: justify; text-indent: 28.05pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18.7pt; text-align: justify; text-indent: 28.05pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 200%;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 200%;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 200%;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2232605768437934303-7410862634784352898?l=bukitparawali.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bukitparawali.blogspot.com/feeds/7410862634784352898/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2232605768437934303&amp;postID=7410862634784352898' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2232605768437934303/posts/default/7410862634784352898'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2232605768437934303/posts/default/7410862634784352898'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bukitparawali.blogspot.com/2008/11/data-dan-fakta-serta-referensi.html' title='DATA DAN FAKTA SERTA REFERENSI TEMULAWAK'/><author><name>Bin Muhsin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11319846172949930922</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_F-lx-dZEu98/SCQKU6dHK5I/AAAAAAAAAek/_z01UhVNbAY/S220/Foto(202).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2232605768437934303.post-7932542571268058537</id><published>2008-11-01T03:58:00.000-07:00</published><updated>2008-12-12T21:09:08.864-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='MANFAAT TEMULAWAK'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PENELITIAN TEMULAWAK'/><title type='text'>MANFAAT TEMULAWAK BUAT KESEHATAN</title><content type='html'>PRIMA SAUDA PLUS RACIKAN RAHASIA DAN TEPAT HABBATUSSAUDA + TEMULAWAK + SAMBILOTO + UMBI DAUN DEWA INSYA ALLAH SEGALA MACAM PENYAKIT BISA DIOBATI. AMIN.&lt;br /&gt;HABBATUSSAUDA OBAT SEGALA MACAM PENYAKIT KECUALI KEMATIAN (HR. BUKHARI - MUSLIM) MADU OBAT YANG MENYEMBUHKAN BAGI MANUSIA (QS: AN-NAHL: 69)&lt;br /&gt;KONSULTASI DAN PEMESANAN HUB BIN MUHSIN DI HP: 085227044550 / 021-91913103 email / YM: binmuhsin_group@yahoo.co.id&lt;br /&gt;===&lt;br /&gt; &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 0cm; text-align: center; line-height: 200%;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;BAB IV&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 0cm; text-align: center; line-height: 200%;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 0cm; text-align: center; line-height: 200%;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 0cm; text-align: justify; text-indent: 0cm; line-height: 200%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=""&gt;A.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b style=""&gt;Hasil Penelitian&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;Berdasarkan hasil pengamatan mengenai pengaruh pemberian ekstrak rimpang temulawak (&lt;i style=""&gt;Curcuma xanthorriza&lt;/i&gt; Roxb.) terhadap sekresi air susu tikus putih (&lt;i style=""&gt;Rattus norvegicus&lt;/i&gt;) galur sprague dawley, diperoleh data prakiraan sekresi air susu berdasarkan peningkatan berat badan anak tikus putih pada berbagai kelompok perlakuan yang dirangkumkan dalam (lampiran 1).&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -0.15pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;Dari data tersebut, selanjutnya dilakukan penghitungan rata-rata berat badan anak tikus putih pada hari ke- 3, 5, 7, 9, 11, 13, 15 dan 17. Rata-rata berat badan keempat kelompok perlakuan selanjutnya dianalisis perbedaanya dengan uji anava satu faktor (lampiran 2) yang dilanjutkan dengan uji BNT (beda nyata terkecil)&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;(lampiran 3) . Hal tersebut dilakukan bagi data yang variansinya homogen. Bagi data yang variansinya tidak homogen, pengujian dilakukan dengan uji t’ satu-satu&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;(lampiran 4). Hasil dari pengujian tersebut tampak pada tabel 1 dan gambar 2.&lt;span style=""&gt;          &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: center; text-indent: -0.15pt; line-height: normal;" align="center"&gt;Tabel 1&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 72pt; text-align: center; text-indent: -54pt; line-height: normal;" align="center"&gt;Rata-Rata Berat Badan Anak Tikus Putih Pada Berbagai Kelompok Perlakuan &lt;/p&gt;  &lt;table class="MsoNormalTable" style="border: medium none ; width: 405pt; margin-left: 23.4pt; border-collapse: collapse;" border="1" cellpadding="0" cellspacing="0" width="540"&gt;  &lt;tbody&gt;&lt;tr style="page-break-inside: avoid; height: 14.1pt;"&gt;   &lt;td rowspan="2" style="border: 1pt solid windowtext; padding: 0cm 5.4pt; width: 74.85pt; height: 14.1pt;" valign="top" width="100"&gt;   &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 0cm; text-align: center; line-height: normal;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;Konsentrasi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td colspan="8" style="border-style: solid solid solid none; border-color: windowtext windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: 1pt 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 330.15pt; height: 14.1pt;" valign="top" width="440"&gt;   &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 0cm; text-align: center; line-height: normal;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;Hari Ke-&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="page-break-inside: avoid; height: 14.9pt;"&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 39.75pt; height: 14.9pt;" valign="top" width="53"&gt;   &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 0cm; text-align: center; line-height: normal;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;3&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 37.55pt; height: 14.9pt;" valign="top" width="50"&gt;   &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 0cm; text-align: center; line-height: normal;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;5&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 37.55pt; height: 14.9pt;" valign="top" width="50"&gt;   &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 0cm; text-align: center; line-height: normal;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;7&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 39.6pt; height: 14.9pt;" valign="top" width="53"&gt;   &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 0cm; text-align: center; line-height: normal;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;9&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 40.3pt; height: 14.9pt;" valign="top" width="54"&gt;   &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 0cm; text-align: center; line-height: normal;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;11&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 40.3pt; height: 14.9pt;" valign="top" width="54"&gt;   &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 0cm; text-align: center; line-height: normal;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;13&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 43.8pt; height: 14.9pt;" valign="top" width="58"&gt;   &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 0cm; text-align: center; line-height: normal;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;15&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 51.3pt; height: 14.9pt;" valign="top" width="68"&gt;   &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 0cm; text-align: center; line-height: normal;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;17&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 30.3pt;"&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0cm 5.4pt; width: 74.85pt; height: 30.3pt;" valign="top" width="100"&gt;   &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 0cm; text-align: center; line-height: normal;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;Kontrol&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 39.75pt; height: 30.3pt;" valign="top" width="53"&gt;   &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 0cm; text-align: center; line-height: normal;" align="center"&gt;3,95&lt;span style="font-family: &amp;quot;Book Antiqua&amp;quot;;"&gt;ª&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 37.55pt; height: 30.3pt;" valign="top" width="50"&gt;   &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 0cm; text-align: center; line-height: normal;" align="center"&gt;4,45&lt;span style="font-family: &amp;quot;Book Antiqua&amp;quot;;"&gt;ª&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 37.55pt; height: 30.3pt;" valign="top" width="50"&gt;   &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 0cm; text-align: center; line-height: normal;" align="center"&gt;4,67&lt;span style="font-family: &amp;quot;Book Antiqua&amp;quot;;"&gt;ª&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 39.6pt; height: 30.3pt;" valign="top" width="53"&gt;   &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 0cm; text-align: center; line-height: normal;" align="center"&gt;4,95&lt;span style="font-family: &amp;quot;Book Antiqua&amp;quot;;"&gt;ª&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 40.3pt; height: 30.3pt;" valign="top" width="54"&gt;   &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 0cm; text-align: center; line-height: normal;" align="center"&gt;5,28&lt;span style="font-family: &amp;quot;Book Antiqua&amp;quot;;"&gt;ª&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 40.3pt; height: 30.3pt;" valign="top" width="54"&gt;   &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 0cm; text-align: center; line-height: normal;" align="center"&gt;5,58&lt;span style="font-family: &amp;quot;Book Antiqua&amp;quot;;"&gt;ª&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 43.8pt; height: 30.3pt;" valign="top" width="58"&gt;   &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 0cm; text-align: center; line-height: normal;" align="center"&gt;5,92&lt;span style="font-family: &amp;quot;Book Antiqua&amp;quot;;"&gt;ª&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 51.3pt; height: 30.3pt;" valign="top" width="68"&gt;   &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 0cm; text-align: center; line-height: normal;" align="center"&gt;6,05&lt;span style="font-family: &amp;quot;Book Antiqua&amp;quot;;"&gt;ª&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 26.65pt;"&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0cm 5.4pt; width: 74.85pt; height: 26.65pt;" valign="top" width="100"&gt;   &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 0cm; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;20%&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 39.75pt; height: 26.65pt;" valign="top" width="53"&gt;   &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 0cm; text-align: center; line-height: normal;" align="center"&gt;3,68&lt;span style="font-family: &amp;quot;Book Antiqua&amp;quot;;"&gt;ª&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 37.55pt; height: 26.65pt;" valign="top" width="50"&gt;   &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 0cm; text-align: center; line-height: normal;" align="center"&gt;4,53&lt;span style="font-family: &amp;quot;Book Antiqua&amp;quot;;"&gt;ª&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 37.55pt; height: 26.65pt;" valign="top" width="50"&gt;   &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 0cm; text-align: center; line-height: normal;" align="center"&gt;6,27&lt;sup&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Book Antiqua&amp;quot;;"&gt;b&lt;/span&gt;&lt;/sup&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 39.6pt; height: 26.65pt;" valign="top" width="53"&gt;   &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 0cm; text-align: center; line-height: normal;" align="center"&gt;6,70&lt;sup&gt;b&lt;/sup&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 40.3pt; height: 26.65pt;" valign="top" width="54"&gt;   &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 0cm; text-align: center; line-height: normal;" align="center"&gt;7,02&lt;sup&gt;b&lt;/sup&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 40.3pt; height: 26.65pt;" valign="top" width="54"&gt;   &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 0cm; text-align: center; line-height: normal;" align="center"&gt;7,43&lt;sup&gt;b&lt;/sup&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 43.8pt; height: 26.65pt;" valign="top" width="58"&gt;   &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 0cm; text-align: center; line-height: normal;" align="center"&gt;8,47&lt;sup&gt;b&lt;/sup&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 51.3pt; height: 26.65pt;" valign="top" width="68"&gt;   &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 0cm; text-align: center; line-height: normal;" align="center"&gt;9,17&lt;sup&gt;b&lt;/sup&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 37.45pt;"&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0cm 5.4pt; width: 74.85pt; height: 37.45pt;" valign="top" width="100"&gt;   &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 0cm; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;40%&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 39.75pt; height: 37.45pt;" valign="top" width="53"&gt;   &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 0cm; text-align: center; line-height: normal;" align="center"&gt;5,45&lt;sup&gt;b&lt;/sup&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 37.55pt; height: 37.45pt;" valign="top" width="50"&gt;   &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 0cm; text-align: center; line-height: normal;" align="center"&gt;6,63&lt;sup&gt;b&lt;/sup&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 37.55pt; height: 37.45pt;" valign="top" width="50"&gt;   &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 0cm; text-align: center; line-height: normal;" align="center"&gt;8,53&lt;sup&gt;c&lt;/sup&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 39.6pt; height: 37.45pt;" valign="top" width="53"&gt;   &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 0cm; text-align: center; line-height: normal;" align="center"&gt;9,65&lt;sup&gt;c&lt;/sup&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 40.3pt; height: 37.45pt;" valign="top" width="54"&gt;   &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 0cm; text-align: center; line-height: normal;" align="center"&gt;10,87&lt;sup&gt;c&lt;/sup&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 40.3pt; height: 37.45pt;" valign="top" width="54"&gt;   &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 0cm; text-align: center; line-height: normal;" align="center"&gt;12,10&lt;sup&gt;c&lt;/sup&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 43.8pt; height: 37.45pt;" valign="top" width="58"&gt;   &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 0cm; text-align: center; line-height: normal;" align="center"&gt;13,13&lt;sup&gt;c&lt;/sup&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 51.3pt; height: 37.45pt;" valign="top" width="68"&gt;   &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 0cm; text-align: center; line-height: normal;" align="center"&gt;14,27&lt;sup&gt;c&lt;/sup&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 31.95pt;"&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0cm 5.4pt; width: 74.85pt; height: 31.95pt;" valign="top" width="100"&gt;   &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 0cm; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;60%&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 39.75pt; height: 31.95pt;" valign="top" width="53"&gt;   &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 0cm; text-align: center; line-height: normal;" align="center"&gt;5,50&lt;sup&gt;b&lt;/sup&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 37.55pt; height: 31.95pt;" valign="top" width="50"&gt;   &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 0cm; text-align: center; line-height: normal;" align="center"&gt;7,63&lt;sup&gt;c&lt;/sup&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 37.55pt; height: 31.95pt;" valign="top" width="50"&gt;   &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 0cm; text-align: center; line-height: normal;" align="center"&gt;9,83&lt;sup&gt;d&lt;/sup&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 39.6pt; height: 31.95pt;" valign="top" width="53"&gt;   &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 0cm; text-align: center; line-height: normal;" align="center"&gt;11,93&lt;sup&gt;d&lt;/sup&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 40.3pt; height: 31.95pt;" valign="top" width="54"&gt;   &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 0cm; text-align: center; line-height: normal;" align="center"&gt;14,08&lt;sup&gt;d&lt;/sup&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 40.3pt; height: 31.95pt;" valign="top" width="54"&gt;   &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 0cm; text-align: center; line-height: normal;" align="center"&gt;16,23&lt;sup&gt;d&lt;/sup&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 43.8pt; height: 31.95pt;" valign="top" width="58"&gt;   &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 0cm; text-align: center; line-height: normal;" align="center"&gt;17,37&lt;sup&gt;d&lt;/sup&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 51.3pt; height: 31.95pt;" valign="top" width="68"&gt;   &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 0cm; text-align: center; line-height: normal;" align="center"&gt;18,70&lt;sup&gt;d&lt;/sup&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 99pt; text-align: justify; text-indent: -81pt; line-height: normal;"&gt;Keterangan :&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Superskrip dengan huruf yang sama menunjukkan tidak ada perbedaan yang signifikan.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 99pt; text-align: justify; text-indent: -81pt; line-height: normal;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 99pt; text-align: justify; text-indent: -81pt; line-height: normal;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 99pt; text-align: justify; text-indent: -81pt; line-height: normal;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 99pt; text-align: justify; text-indent: -90pt; line-height: normal;"&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shapetype id="_x0000_t202" coordsize="21600,21600" spt="202" path="m,l,21600r21600,l21600,xe"&gt;  &lt;v:stroke joinstyle="miter"&gt;  &lt;v:path gradientshapeok="t" connecttype="rect"&gt; &lt;/v:shapetype&gt;&lt;v:shape id="_x0000_s1026" type="#_x0000_t202" style="'position:absolute;"&gt;  &lt;v:textbox style="'mso-next-textbox:#_x0000_s1026;mso-fit-shape-to-text:t'/"&gt; &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;span style="position: absolute; z-index: -1; left: 0px; margin-left: -1px; margin-top: 11px; width: 559px; height: 373px;"&gt;  &lt;table cellpadding="0" cellspacing="0"&gt;  &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;   &lt;td style="border: 0.75pt solid black; background: white none repeat scroll 0% 50%; vertical-align: top; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;" bgcolor="white" height="373" width="559"&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;!--[if !mso]--&gt;&lt;span style="position: absolute; left: 0pt; z-index: -1;"&gt;   &lt;table cellpadding="0" cellspacing="0" width="100%"&gt;    &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;     &lt;td&gt;&lt;!--[endif]--&gt;     &lt;div shape="_x0000_s1026" style="padding: 4.35pt 7.95pt;" class="shape"&gt;     &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shapetype id="_x0000_t75" coordsize="21600,21600" spt="75" preferrelative="t" path="m@4@5l@4@11@9@11@9@5xe" filled="f" stroked="f"&gt;      &lt;v:stroke joinstyle="miter"&gt;      &lt;v:formulas&gt;       &lt;v:f eqn="if lineDrawn pixelLineWidth 0"&gt;       &lt;v:f eqn="sum @0 1 0"&gt;       &lt;v:f eqn="sum 0 0 @1"&gt;       &lt;v:f eqn="prod @2 1 2"&gt;       &lt;v:f eqn="prod @3 21600 pixelWidth"&gt;       &lt;v:f eqn="prod @3 21600 pixelHeight"&gt;       &lt;v:f eqn="sum @0 0 1"&gt;       &lt;v:f eqn="prod @6 1 2"&gt;       &lt;v:f eqn="prod @7 21600 pixelWidth"&gt;       &lt;v:f eqn="sum @8 21600 0"&gt;       &lt;v:f eqn="prod @7 21600 pixelHeight"&gt;       &lt;v:f eqn="sum @10 21600 0"&gt;      &lt;/v:formulas&gt;      &lt;v:path extrusionok="f" gradientshapeok="t" connecttype="rect"&gt;      &lt;o:lock ext="edit" aspectratio="t"&gt;     &lt;/v:shapetype&gt;&lt;v:shape id="_x0000_i1025" type="#_x0000_t75" style="'width:399.75pt;" ole=""&gt;      &lt;v:imagedata src="file:///D:\DOCUME~1\EIGHTP~1\LOCALS~1\Temp\msohtml1\01\clip_image001.emz" title=""&gt;     &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;img src="file:///D:/DOCUME%7E1/EIGHTP%7E1/LOCALS%7E1/Temp/msohtml1/01/clip_image002.gif" shapes="_x0000_i1025" height="356" width="533" /&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;      &lt;o:oleobject type="Embed" progid="MSGraph.Chart.8" shapeid="_x0000_i1025" drawaspect="Content" objectid="_1287067493"&gt;       &lt;o:wordfieldcodes&gt;\s&lt;/o:WordFieldCodes&gt;      &lt;/o:OLEObject&gt;     &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;/p&gt;     &lt;/div&gt;     &lt;!--[if !mso]--&gt;&lt;/td&gt;    &lt;/tr&gt;   &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;   &lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;!--[if !mso &amp; !vml]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;  &lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 99pt; text-align: justify; text-indent: -90pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;( berat badan ) gram&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;span style=""&gt;        &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;span style=""&gt;                                              &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: center; line-height: 200%;" align="center"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: right; line-height: 200%;" align="right"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;span style=""&gt;                                                       &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: center; line-height: 200%;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 200%;"&gt;perlakuan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 81pt; text-align: center; text-indent: -63.15pt; line-height: normal;" align="center"&gt;Gambar 2&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 0cm; text-align: center; line-height: normal;" align="center"&gt;Diagram Data Rata-Rata Berat Badan Anak Tikus Putih Pada Berbagai Kelompok Perlakuan&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 81pt; text-align: center; text-indent: -72pt; line-height: normal;" align="center"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 81pt; text-align: center; text-indent: -72pt; line-height: normal;" align="center"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;Berdasarkan tabel 1 dan gambar 2, ternyata hasil pengamatan pada hari ke- 3, 5, 7, 9, 11, 13, 15 dan 17 menunjukkan semua perlakuan ekstrak rimpang temulawak (&lt;i style=""&gt;Curcuma xanthorriza&lt;/i&gt; Roxb.) dengan konsentrasi 20%, konsentrasi 40% dan konsentrasi 60% dapat meningkatkan berat badan anak tikus yang lebih tinggi dibanding kontrol. Hal ini terlihat sejak hari ke- 3 bahwa ekstrak rimpang temulawak sudah efektif dapat meningkatkan berat badan anak tikus putih, dengan kecenderungan semakin tinggi ekstrak rimpang temulawak yang diberikan semakin tinggi pula rata-rata berat badan anak tikus putih yang dihasilkan.&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;b style=""&gt;B.&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;Pembahasan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -0.15pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;Dari hasil penelitian seperti yang tercantum pada tabel 1, ternyata hasil pengamatan pada hari ke- 3 untuk perlakuan kontrol dan konsentrasi 20% ; konsentrasi 40% dan konsentrasi 60% menunjukkan bahwa rata-rata berat badan anak tikus putih pada berbagai kelompok perlakuan tidak ada perbedaan yang signifikan, Sedangkan pengamatan pada hari ke- 5 pada perlakuan kontrol dan konsentrasi 20% juga menunjukkan bahwa rata-rata berat badan anak tikus putih pada berbagai kelompok perlakuan tidak ada perbedaan yang signifikan. Namun pada hari ke&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;7, 9, 11, 13, 15, dan 17 menunjukkan bahwa rata-rata berat badan anak tikus putih pada berbagai kelompok perlakuan terdapat perbedaan yang sangat signifikan. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -0.15pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;Berdasarkan tabel 1 dan gambar 2, ternyata hasil pengamatan pada hari ke-3 sampai hari ke- 17 menunjukkan bahwa semua perlakuan ekstrak rimpang temulawak dengan konsentrasi 20%, konsentrasi 40% dan konsentrasi 60 % dapat meningkatkan berat badan anak tikus putih dibanding kontrol, hal ini terlihat sejak hari ke- 3 ekstrak rimpang temulawak sudah efektif dapat meningkatkan berat badan anak tikus putih dan rata-rata sekresi air susu tertinggi terjadi pada hari ke- 13, yang terindikasi dari selisih berat badan anak tikus putih pada selang waktu 2 hari. Hal ini sesuai dengan penelitian (Budisantoso &lt;i style=""&gt;et al&lt;/i&gt;, 1988 &amp;amp; Rugh,1968 dalam Sugiharto, 2000) yang menyebutkan bahwa air susu yang disekresikan tertinggi terjadi pada hari ke-13 setelah melahirkan dan masa laktasi mencapai puncaknya disekitar hari ke 14 sesudah melahirkan.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Pemberian ekstrak rimpang temulawak dapat meningkatkan sekresi air susu disebabkan oleh kandungan minyak atsiri 3-12% dan kandungan gizi (&lt;i style=""&gt;terutama protein, lemak, karbohidrat, vitamin dan curcuminoid&lt;/i&gt;) yang terdapat di dalam rimpang temulawak tersebut. Hal ini sesuai dengan pernyataan (Sidik, 2007) yang menyatakan bahwa rimpang temulawak (&lt;i style=""&gt;Curcuma xanthorriza&lt;/i&gt; Roxb.) dapat meningkatkan sekresi air susu karena kandungan minyak atsiri sebesar 3-12%. (Gopalan, 1958 di India ; Edozien, 1980 di Afrika ; Ebrahim, 1980 seperti yang dikutip oleh Tjahjadi, 1990 dalam Sugiharto, 2000) menyatakan bahwa ibu-ibu yang diberi makanan tambahan pada saat menyusui dapat meningkatkan sekresi air susunya, sebab zat makanan tersebut sebagian besar (60% - 90%) akan dikonversikan untuk mensintesis air susu di dalam sel alveoli serta kebutuhan lemak dan karbohidrat rata-rata meningkat antara 23 % - 26 % untuk menjaga kelangsungan sekresi air susu pada ibu-ibu yang sedang menyusui.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Sintesis dan sekresi air susu di dalam sel alveoli sangat tergantung pada ketersediaan substrat / prekusor yang ada di dalam plasma darah sebagai bahan bakunya dan efisiensi penyerapan prekusor tersebut oleh sel alveoli. Sel alveoli yang aktif sangat efisien untuk menyerap prekusor air susu dari pembuluh darah dan adanya zat gizi tambahan akan meningkatkan ketersediaan prekusor dalam plasma darah sehingga akhirnya terjadi peningkatan aktivitas sintesis dan sekresi air susu (Ebrahim, 1980 ; Rook &amp;amp; Thomas, 1983 dalam Sugiharto, 2000). &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Pemberian ekstrak rimpang temulawak pada konsentrasi 60% memberikan hasil bahwa sekresi air susu tikus putih lebih banyak dibandingkan pemberian ekstrak rimpang temulawak dengan konsentrasi 20% dan konsentrasi 40%, yang terindikasi dari rata-rata berat badan anak tikus putih, hal ini disebabkan oleh frekuensi menyusui anak tikus yang induknya diberi ekstrak rimpang temulawak lebih sering dari pada frekuensi menyusui anak tikus yang induknya hanya diberi aquabidestilata, sehingga kandungan minyak atsiri 3-12% dan zat gizi (&lt;i style=""&gt;protein, lemak, karbohidrat, vitamin, &amp;amp; curcuminoid&lt;/i&gt;) yang ada dalam rimpang temulawak lebih banyak terserap di usus halus. Dan Pada perlakuan kontrol sekresi air susu yang dihasilkan tidak terlalu tinggi, hal ini disebabkan karena tidak adanya kandungan minyak atsiri dan kandungan gizi di dalam aquabidestilata.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;  &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 0cm; text-align: center; line-height: 200%;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;BAB IV&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 0cm; text-align: center; line-height: 200%;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 0cm; text-align: center; line-height: 200%;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 0cm; text-align: justify; text-indent: 0cm; line-height: 200%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=""&gt;A.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b style=""&gt;Hasil Penelitian&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;Berdasarkan hasil pengamatan mengenai pengaruh pemberian ekstrak rimpang temulawak (&lt;i style=""&gt;Curcuma xanthorriza&lt;/i&gt; Roxb.) terhadap sekresi air susu tikus putih (&lt;i style=""&gt;Rattus norvegicus&lt;/i&gt;) galur sprague dawley, diperoleh data prakiraan sekresi air susu berdasarkan peningkatan berat badan anak tikus putih pada berbagai kelompok perlakuan yang dirangkumkan dalam (lampiran 1).&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -0.15pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;Dari data tersebut, selanjutnya dilakukan penghitungan rata-rata berat badan anak tikus putih pada hari ke- 3, 5, 7, 9, 11, 13, 15 dan 17. Rata-rata berat badan keempat kelompok perlakuan selanjutnya dianalisis perbedaanya dengan uji anava satu faktor (lampiran 2) yang dilanjutkan dengan uji BNT (beda nyata terkecil)&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;(lampiran 3) . Hal tersebut dilakukan bagi data yang variansinya homogen. Bagi data yang variansinya tidak homogen, pengujian dilakukan dengan uji t’ satu-satu&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;(lampiran 4). Hasil dari pengujian tersebut tampak pada tabel 1 dan gambar 2.&lt;span style=""&gt;          &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: center; text-indent: -0.15pt; line-height: normal;" align="center"&gt;Tabel 1&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 72pt; text-align: center; text-indent: -54pt; line-height: normal;" align="center"&gt;Rata-Rata Berat Badan Anak Tikus Putih Pada Berbagai Kelompok Perlakuan &lt;/p&gt;  &lt;table class="MsoNormalTable" style="border: medium none ; width: 405pt; margin-left: 23.4pt; border-collapse: collapse;" border="1" cellpadding="0" cellspacing="0" width="540"&gt;  &lt;tbody&gt;&lt;tr style="page-break-inside: avoid; height: 14.1pt;"&gt;   &lt;td rowspan="2" style="border: 1pt solid windowtext; padding: 0cm 5.4pt; width: 74.85pt; height: 14.1pt;" valign="top" width="100"&gt;   &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 0cm; text-align: center; line-height: normal;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;Konsentrasi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td colspan="8" style="border-style: solid solid solid none; border-color: windowtext windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: 1pt 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 330.15pt; height: 14.1pt;" valign="top" width="440"&gt;   &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 0cm; text-align: center; line-height: normal;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;Hari Ke-&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="page-break-inside: avoid; height: 14.9pt;"&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 39.75pt; height: 14.9pt;" valign="top" width="53"&gt;   &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 0cm; text-align: center; line-height: normal;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;3&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 37.55pt; height: 14.9pt;" valign="top" width="50"&gt;   &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 0cm; text-align: center; line-height: normal;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;5&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 37.55pt; height: 14.9pt;" valign="top" width="50"&gt;   &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 0cm; text-align: center; line-height: normal;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;7&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 39.6pt; height: 14.9pt;" valign="top" width="53"&gt;   &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 0cm; text-align: center; line-height: normal;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;9&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 40.3pt; height: 14.9pt;" valign="top" width="54"&gt;   &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 0cm; text-align: center; line-height: normal;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;11&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 40.3pt; height: 14.9pt;" valign="top" width="54"&gt;   &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 0cm; text-align: center; line-height: normal;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;13&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 43.8pt; height: 14.9pt;" valign="top" width="58"&gt;   &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 0cm; text-align: center; line-height: normal;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;15&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 51.3pt; height: 14.9pt;" valign="top" width="68"&gt;   &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 0cm; text-align: center; line-height: normal;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;17&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 30.3pt;"&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0cm 5.4pt; width: 74.85pt; height: 30.3pt;" valign="top" width="100"&gt;   &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 0cm; text-align: center; line-height: normal;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;Kontrol&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 39.75pt; height: 30.3pt;" valign="top" width="53"&gt;   &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 0cm; text-align: center; line-height: normal;" align="center"&gt;3,95&lt;span style="font-family: &amp;quot;Book Antiqua&amp;quot;;"&gt;ª&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 37.55pt; height: 30.3pt;" valign="top" width="50"&gt;   &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 0cm; text-align: center; line-height: normal;" align="center"&gt;4,45&lt;span style="font-family: &amp;quot;Book Antiqua&amp;quot;;"&gt;ª&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 37.55pt; height: 30.3pt;" valign="top" width="50"&gt;   &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 0cm; text-align: center; line-height: normal;" align="center"&gt;4,67&lt;span style="font-family: &amp;quot;Book Antiqua&amp;quot;;"&gt;ª&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 39.6pt; height: 30.3pt;" valign="top" width="53"&gt;   &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 0cm; text-align: center; line-height: normal;" align="center"&gt;4,95&lt;span style="font-family: &amp;quot;Book Antiqua&amp;quot;;"&gt;ª&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 40.3pt; height: 30.3pt;" valign="top" width="54"&gt;   &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 0cm; text-align: center; line-height: normal;" align="center"&gt;5,28&lt;span style="font-family: &amp;quot;Book Antiqua&amp;quot;;"&gt;ª&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 40.3pt; height: 30.3pt;" valign="top" width="54"&gt;   &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 0cm; text-align: center; line-height: normal;" align="center"&gt;5,58&lt;span style="font-family: &amp;quot;Book Antiqua&amp;quot;;"&gt;ª&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 43.8pt; height: 30.3pt;" valign="top" width="58"&gt;   &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 0cm; text-align: center; line-height: normal;" align="center"&gt;5,92&lt;span style="font-family: &amp;quot;Book Antiqua&amp;quot;;"&gt;ª&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 51.3pt; height: 30.3pt;" valign="top" width="68"&gt;   &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 0cm; text-align: center; line-height: normal;" align="center"&gt;6,05&lt;span style="font-family: &amp;quot;Book Antiqua&amp;quot;;"&gt;ª&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 26.65pt;"&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0cm 5.4pt; width: 74.85pt; height: 26.65pt;" valign="top" width="100"&gt;   &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 0cm; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;20%&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 39.75pt; height: 26.65pt;" valign="top" width="53"&gt;   &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 0cm; text-align: center; line-height: normal;" align="center"&gt;3,68&lt;span style="font-family: &amp;quot;Book Antiqua&amp;quot;;"&gt;ª&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 37.55pt; height: 26.65pt;" valign="top" width="50"&gt;   &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 0cm; text-align: center; line-height: normal;" align="center"&gt;4,53&lt;span style="font-family: &amp;quot;Book Antiqua&amp;quot;;"&gt;ª&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 37.55pt; height: 26.65pt;" valign="top" width="50"&gt;   &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 0cm; text-align: center; line-height: normal;" align="center"&gt;6,27&lt;sup&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Book Antiqua&amp;quot;;"&gt;b&lt;/span&gt;&lt;/sup&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 39.6pt; height: 26.65pt;" valign="top" width="53"&gt;   &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 0cm; text-align: center; line-height: normal;" align="center"&gt;6,70&lt;sup&gt;b&lt;/sup&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 40.3pt; height: 26.65pt;" valign="top" width="54"&gt;   &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 0cm; text-align: center; line-height: normal;" align="center"&gt;7,02&lt;sup&gt;b&lt;/sup&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 40.3pt; height: 26.65pt;" valign="top" width="54"&gt;   &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 0cm; text-align: center; line-height: normal;" align="center"&gt;7,43&lt;sup&gt;b&lt;/sup&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 43.8pt; height: 26.65pt;" valign="top" width="58"&gt;   &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 0cm; text-align: center; line-height: normal;" align="center"&gt;8,47&lt;sup&gt;b&lt;/sup&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 51.3pt; height: 26.65pt;" valign="top" width="68"&gt;   &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 0cm; text-align: center; line-height: normal;" align="center"&gt;9,17&lt;sup&gt;b&lt;/sup&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 37.45pt;"&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0cm 5.4pt; width: 74.85pt; height: 37.45pt;" valign="top" width="100"&gt;   &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 0cm; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;40%&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 39.75pt; height: 37.45pt;" valign="top" width="53"&gt;   &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 0cm; text-align: center; line-height: normal;" align="center"&gt;5,45&lt;sup&gt;b&lt;/sup&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 37.55pt; height: 37.45pt;" valign="top" width="50"&gt;   &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 0cm; text-align: center; line-height: normal;" align="center"&gt;6,63&lt;sup&gt;b&lt;/sup&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 37.55pt; height: 37.45pt;" valign="top" width="50"&gt;   &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 0cm; text-align: center; line-height: normal;" align="center"&gt;8,53&lt;sup&gt;c&lt;/sup&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 39.6pt; height: 37.45pt;" valign="top" width="53"&gt;   &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 0cm; text-align: center; line-height: normal;" align="center"&gt;9,65&lt;sup&gt;c&lt;/sup&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 40.3pt; height: 37.45pt;" valign="top" width="54"&gt;   &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 0cm; text-align: center; line-height: normal;" align="center"&gt;10,87&lt;sup&gt;c&lt;/sup&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 40.3pt; height: 37.45pt;" valign="top" width="54"&gt;   &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 0cm; text-align: center; line-height: normal;" align="center"&gt;12,10&lt;sup&gt;c&lt;/sup&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 43.8pt; height: 37.45pt;" valign="top" width="58"&gt;   &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 0cm; text-align: center; line-height: normal;" align="center"&gt;13,13&lt;sup&gt;c&lt;/sup&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 51.3pt; height: 37.45pt;" valign="top" width="68"&gt;   &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 0cm; text-align: center; line-height: normal;" align="center"&gt;14,27&lt;sup&gt;c&lt;/sup&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 31.95pt;"&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0cm 5.4pt; width: 74.85pt; height: 31.95pt;" valign="top" width="100"&gt;   &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 0cm; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;60%&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 39.75pt; height: 31.95pt;" valign="top" width="53"&gt;   &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 0cm; text-align: center; line-height: normal;" align="center"&gt;5,50&lt;sup&gt;b&lt;/sup&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 37.55pt; height: 31.95pt;" valign="top" width="50"&gt;   &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 0cm; text-align: center; line-height: normal;" align="center"&gt;7,63&lt;sup&gt;c&lt;/sup&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 37.55pt; height: 31.95pt;" valign="top" width="50"&gt;   &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 0cm; text-align: center; line-height: normal;" align="center"&gt;9,83&lt;sup&gt;d&lt;/sup&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 39.6pt; height: 31.95pt;" valign="top" width="53"&gt;   &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 0cm; text-align: center; line-height: normal;" align="center"&gt;11,93&lt;sup&gt;d&lt;/sup&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 40.3pt; height: 31.95pt;" valign="top" width="54"&gt;   &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 0cm; text-align: center; line-height: normal;" align="center"&gt;14,08&lt;sup&gt;d&lt;/sup&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 40.3pt; height: 31.95pt;" valign="top" width="54"&gt;   &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 0cm; text-align: center; line-height: normal;" align="center"&gt;16,23&lt;sup&gt;d&lt;/sup&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 43.8pt; height: 31.95pt;" valign="top" width="58"&gt;   &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 0cm; text-align: center; line-height: normal;" align="center"&gt;17,37&lt;sup&gt;d&lt;/sup&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 51.3pt; height: 31.95pt;" valign="top" width="68"&gt;   &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 0cm; text-align: center; line-height: normal;" align="center"&gt;18,70&lt;sup&gt;d&lt;/sup&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 99pt; text-align: justify; text-indent: -81pt; line-height: normal;"&gt;Keterangan :&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Superskrip dengan huruf yang sama menunjukkan tidak ada perbedaan yang signifikan.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 99pt; text-align: justify; text-indent: -81pt; line-height: normal;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 99pt; text-align: justify; text-indent: -81pt; line-height: normal;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 99pt; text-align: justify; text-indent: -81pt; line-height: normal;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 99pt; text-align: justify; text-indent: -90pt; line-height: normal;"&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shapetype id="_x0000_t202" coordsize="21600,21600" spt="202" path="m,l,21600r21600,l21600,xe"&gt;  &lt;v:stroke joinstyle="miter"&gt;  &lt;v:path gradientshapeok="t" connecttype="rect"&gt; &lt;/v:shapetype&gt;&lt;v:shape id="_x0000_s1026" type="#_x0000_t202" style="'position:absolute;"&gt;  &lt;v:textbox style="'mso-next-textbox:#_x0000_s1026;mso-fit-shape-to-text:t'/"&gt; &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;span style="position: absolute; z-index: -1; left: 0px; margin-left: -1px; margin-top: 11px; width: 559px; height: 373px;"&gt;  &lt;table cellpadding="0" cellspacing="0"&gt;  &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;   &lt;td style="border: 0.75pt solid black; background: white none repeat scroll 0% 50%; vertical-align: top; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;" bgcolor="white" height="373" width="559"&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;!--[if !mso]--&gt;&lt;span style="position: absolute; left: 0pt; z-index: -1;"&gt;   &lt;table cellpadding="0" cellspacing="0" width="100%"&gt;    &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;     &lt;td&gt;&lt;!--[endif]--&gt;     &lt;div shape="_x0000_s1026" style="padding: 4.35pt 7.95pt;" class="shape"&gt;     &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shapetype id="_x0000_t75" coordsize="21600,21600" spt="75" preferrelative="t" path="m@4@5l@4@11@9@11@9@5xe" filled="f" stroked="f"&gt;      &lt;v:stroke joinstyle="miter"&gt;      &lt;v:formulas&gt;       &lt;v:f eqn="if lineDrawn pixelLineWidth 0"&gt;       &lt;v:f eqn="sum @0 1 0"&gt;       &lt;v:f eqn="sum 0 0 @1"&gt;       &lt;v:f eqn="prod @2 1 2"&gt;       &lt;v:f eqn="prod @3 21600 pixelWidth"&gt;       &lt;v:f eqn="prod @3 21600 pixelHeight"&gt;       &lt;v:f eqn="sum @0 0 1"&gt;       &lt;v:f eqn="prod @6 1 2"&gt;       &lt;v:f eqn="prod @7 21600 pixelWidth"&gt;       &lt;v:f eqn="sum @8 21600 0"&gt;       &lt;v:f eqn="prod @7 21600 pixelHeight"&gt;       &lt;v:f eqn="sum @10 21600 0"&gt;      &lt;/v:formulas&gt;      &lt;v:path extrusionok="f" gradientshapeok="t" connecttype="rect"&gt;      &lt;o:lock ext="edit" aspectratio="t"&gt;     &lt;/v:shapetype&gt;&lt;v:shape id="_x0000_i1025" type="#_x0000_t75" style="'width:399.75pt;" ole=""&gt;      &lt;v:imagedata src="file:///D:\DOCUME~1\EIGHTP~1\LOCALS~1\Temp\msohtml1\01\clip_image001.emz" title=""&gt;     &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;img src="file:///D:/DOCUME%7E1/EIGHTP%7E1/LOCALS%7E1/Temp/msohtml1/01/clip_image002.gif" shapes="_x0000_i1025" height="356" width="533" /&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;      &lt;o:oleobject type="Embed" progid="MSGraph.Chart.8" shapeid="_x0000_i1025" drawaspect="Content" objectid="_1287067527"&gt;       &lt;o:wordfieldcodes&gt;\s&lt;/o:WordFieldCodes&gt;      &lt;/o:OLEObject&gt;     &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;/p&gt;     &lt;/div&gt;     &lt;!--[if !mso]--&gt;&lt;/td&gt;    &lt;/tr&gt;   &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;   &lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;!--[if !mso &amp; !vml]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;  &lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 99pt; text-align: justify; text-indent: -90pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;( berat badan ) gram&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;span style=""&gt;        &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;span style=""&gt;                                              &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: center; line-height: 200%;" align="center"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: right; line-height: 200%;" align="right"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;span style=""&gt;                                                       &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: center; line-height: 200%;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 200%;"&gt;perlakuan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 81pt; text-align: center; text-indent: -63.15pt; line-height: normal;" align="center"&gt;Gambar 2&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 0cm; text-align: center; line-height: normal;" align="center"&gt;Diagram Data Rata-Rata Berat Badan Anak Tikus Putih Pada Berbagai Kelompok Perlakuan&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 81pt; text-align: center; text-indent: -72pt; line-height: normal;" align="center"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 81pt; text-align: center; text-indent: -72pt; line-height: normal;" align="center"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;Berdasarkan tabel 1 dan gambar 2, ternyata hasil pengamatan pada hari ke- 3, 5, 7, 9, 11, 13, 15 dan 17 menunjukkan semua perlakuan ekstrak rimpang temulawak (&lt;i style=""&gt;Curcuma xanthorriza&lt;/i&gt; Roxb.) dengan konsentrasi 20%, konsentrasi 40% dan konsentrasi 60% dapat meningkatkan berat badan anak tikus yang lebih tinggi dibanding kontrol. Hal ini terlihat sejak hari ke- 3 bahwa ekstrak rimpang temulawak sudah efektif dapat meningkatkan berat badan anak tikus putih, dengan kecenderungan semakin tinggi ekstrak rimpang temulawak yang diberikan semakin tinggi pula rata-rata berat badan anak tikus putih yang dihasilkan.&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;b style=""&gt;B.&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;Pembahasan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -0.15pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;Dari hasil penelitian seperti yang tercantum pada tabel 1, ternyata hasil pengamatan pada hari ke- 3 untuk perlakuan kontrol dan konsentrasi 20% ; konsentrasi 40% dan konsentrasi 60% menunjukkan bahwa rata-rata berat badan anak tikus putih pada berbagai kelompok perlakuan tidak ada perbedaan yang signifikan, Sedangkan pengamatan pada hari ke- 5 pada perlakuan kontrol dan konsentrasi 20% juga menunjukkan bahwa rata-rata berat badan anak tikus putih pada berbagai kelompok perlakuan tidak ada perbedaan yang signifikan. Namun pada hari ke&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;7, 9, 11, 13, 15, dan 17 menunjukkan bahwa rata-rata berat badan anak tikus putih pada berbagai kelompok perlakuan terdapat perbedaan yang sangat signifikan. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -0.15pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;Berdasarkan tabel 1 dan gambar 2, ternyata hasil pengamatan pada hari ke-3 sampai hari ke- 17 menunjukkan bahwa semua perlakuan ekstrak rimpang temulawak dengan konsentrasi 20%, konsentrasi 40% dan konsentrasi 60 % dapat meningkatkan berat badan anak tikus putih dibanding kontrol, hal ini terlihat sejak hari ke- 3 ekstrak rimpang temulawak sudah efektif dapat meningkatkan berat badan anak tikus putih dan rata-rata sekresi air susu tertinggi terjadi pada hari ke- 13, yang terindikasi dari selisih berat badan anak tikus putih pada selang waktu 2 hari. Hal ini sesuai dengan penelitian (Budisantoso &lt;i style=""&gt;et al&lt;/i&gt;, 1988 &amp;amp; Rugh,1968 dalam Sugiharto, 2000) yang menyebutkan bahwa air susu yang disekresikan tertinggi terjadi pada hari ke-13 setelah melahirkan dan masa laktasi mencapai puncaknya disekitar hari ke 14 sesudah melahirkan.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Pemberian ekstrak rimpang temulawak dapat meningkatkan sekresi air susu disebabkan oleh kandungan minyak atsiri 3-12% dan kandungan gizi (&lt;i style=""&gt;terutama protein, lemak, karbohidrat, vitamin dan curcuminoid&lt;/i&gt;) yang terdapat di dalam rimpang temulawak tersebut. Hal ini sesuai dengan pernyataan (Sidik, 2007) yang menyatakan bahwa rimpang temulawak (&lt;i style=""&gt;Curcuma xanthorriza&lt;/i&gt; Roxb.) dapat meningkatkan sekresi air susu karena kandungan minyak atsiri sebesar 3-12%. (Gopalan, 1958 di India ; Edozien, 1980 di Afrika ; Ebrahim, 1980 seperti yang dikutip oleh Tjahjadi, 1990 dalam Sugiharto, 2000) menyatakan bahwa ibu-ibu yang diberi makanan tambahan pada saat menyusui dapat meningkatkan sekresi air susunya, sebab zat makanan tersebut sebagian besar (60% - 90%) akan dikonversikan untuk mensintesis air susu di dalam sel alveoli serta kebutuhan lemak dan karbohidrat rata-rata meningkat antara 23 % - 26 % untuk menjaga kelangsungan sekresi air susu pada ibu-ibu yang sedang menyusui.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Sintesis dan sekresi air susu di dalam sel alveoli sangat tergantung pada ketersediaan substrat / prekusor yang ada di dalam plasma darah sebagai bahan bakunya dan efisiensi penyerapan prekusor tersebut oleh sel alveoli. Sel alveoli yang aktif sangat efisien untuk menyerap prekusor air susu dari pembuluh darah dan adanya zat gizi tambahan akan meningkatkan ketersediaan prekusor dalam plasma darah sehingga akhirnya terjadi peningkatan aktivitas sintesis dan sekresi air susu (Ebrahim, 1980 ; Rook &amp;amp; Thomas, 1983 dalam Sugiharto, 2000). &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Pemberian ekstrak rimpang temulawak pada konsentrasi 60% memberikan hasil bahwa sekresi air susu tikus putih lebih banyak dibandingkan pemberian ekstrak rimpang temulawak dengan konsentrasi 20% dan konsentrasi 40%, yang terindikasi dari rata-rata berat badan anak tikus putih, hal ini disebabkan oleh frekuensi menyusui anak tikus yang induknya diberi ekstrak rimpang temulawak lebih sering dari pada frekuensi menyusui anak tikus yang induknya hanya diberi aquabidestilata, sehingga kandungan minyak atsiri 3-12% dan zat gizi (&lt;i style=""&gt;protein, lemak, karbohidrat, vitamin, &amp;amp; curcuminoid&lt;/i&gt;) yang ada dalam rimpang temulawak lebih banyak terserap di usus halus. Dan Pada perlakuan kontrol sekresi air susu yang dihasilkan tidak terlalu tinggi, hal ini disebabkan karena tidak adanya kandungan minyak atsiri dan kandungan gizi di dalam aquabidestilata.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2232605768437934303-7932542571268058537?l=bukitparawali.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bukitparawali.blogspot.com/feeds/7932542571268058537/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2232605768437934303&amp;postID=7932542571268058537' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2232605768437934303/posts/default/7932542571268058537'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2232605768437934303/posts/default/7932542571268058537'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bukitparawali.blogspot.com/2008/11/manfaat-temulawak-buat-kesehatan.html' title='MANFAAT TEMULAWAK BUAT KESEHATAN'/><author><name>Bin Muhsin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11319846172949930922</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_F-lx-dZEu98/SCQKU6dHK5I/AAAAAAAAAek/_z01UhVNbAY/S220/Foto(202).jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2232605768437934303.post-7986640254907713270</id><published>2008-11-01T03:57:00.000-07:00</published><updated>2008-12-12T21:09:08.902-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PENELITIAN TEMULAWAK'/><title type='text'>FAKTA TERBARU TEMULAWAK</title><content type='html'>PRIMA SAUDA PLUS RACIKAN RAHASIA DAN TEPAT HABBATUSSAUDA + TEMULAWAK + SAMBILOTO + UMBI DAUN DEWA INSYA ALLAH SEGALA MACAM PENYAKIT BISA DIOBATI. AMIN.&lt;br /&gt;HABBATUSSAUDA OBAT SEGALA MACAM PENYAKIT KECUALI KEMATIAN (HR. BUKHARI - MUSLIM) MADU OBAT YANG MENYEMBUHKAN BAGI MANUSIA (QS: AN-NAHL: 69)&lt;br /&gt;KONSULTASI DAN PEMESANAN HUB BIN MUHSIN DI HP: 085227044550 / 021-91913103 email / YM: binmuhsin_group@yahoo.co.id&lt;br /&gt;===&lt;br /&gt; &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="text-align: center; text-indent: -54pt; line-height: 200%;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;BAB III&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 0cm; text-align: center; line-height: 200%;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;METODOLOGI PENELITIAN&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="text-align: justify; text-indent: -54pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;span style=""&gt;                                                                                                            &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -36pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=""&gt;A.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b&gt;Tujuan Operasional Penelitian&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;Penelitian ini bertujuan untuk mengukur kenaikan berat badan dari anak tikus putih (&lt;i style=""&gt;Rattus norvegicus&lt;/i&gt;) yang induknya diberi ekstrak rimpang temulawak&lt;span style=""&gt;                 &lt;/span&gt;(&lt;i&gt;Curcuma xanthorriza&lt;/i&gt; Roxb.) berbagai konsentrasi.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -36pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=""&gt;B.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b style=""&gt;Tempat dan Waktu Penelitian&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Penelitian ini dilakukan di laboratorium UHAMKA&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Jakarta&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt;, yang berlokasi di kampus A, Jakarta Selatan. Penelitian ini mulai dilakukan dari bulan Maret - Juni 2008.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -36pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=""&gt;C.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b&gt;Metode dan Desain Penelitian&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimental. Berbagai konsentrasi ekstrak rimpang temulawak (&lt;i style=""&gt;Curcuma xanthorriza&lt;/i&gt; Roxb.) diujikan terhadap induk tikus putih (&lt;i style=""&gt;Rattus norvegicus&lt;/i&gt;). Induk tikus putih dilihat pengaruhnya dalam meningkatkan sekresi air susu. Indikator peningkatan sekresi air susu dilihat dari peningkatan berat badan anak tikus putih. Hal ini disebabkan karena adanya perlakuan yaitu pencekokan ekstrak rimpang temulawak (&lt;i style=""&gt;Curcuma xanthorriza&lt;/i&gt; Roxb.) terhadap sekresi air susu tikus putih (&lt;i style=""&gt;Rattus norvegicus&lt;/i&gt;).&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan acak lengkap (RAL) 4 x 6,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dimana 4 adalah banyaknya perlakuan dan 6 adalah ulangan. Penggunaan banyaknya ulangan didasarkan pada rumus freeder, yaitu&lt;span style=""&gt;             &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;(t-1) (n-1) &lt;span style="font-family: &amp;quot;Book Antiqua&amp;quot;;"&gt;≥&lt;/span&gt; 15 (Nurgana, 1985), dimana t adalah jumlah perlakuan dan n adalah ulangan sehingga digunakan 4 perlakuan 6 kali ulangan dengan konsentrasi ekstrak yang berbeda-beda, dan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dibagi menjadi 4 kelompok :&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;1.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Kelompok tikus yang tidak diberi perlakuan (kelompok kontrol).&lt;span style=""&gt;           &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;2.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Kelompok tikus yang diberi ekstrak rimpang temulawak dengan konsentrasi 20%.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;3.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Kelompok tikus yang diberi ekstrak rimpang temulawak dengan konsentrasi 40%.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;4.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Kelompok tikus yang diberi ekstrak rimpang temulawak dengan konsentrasi 60%.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 17.85pt; text-align: center; line-height: normal;" align="center"&gt;Gambar 1&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 17.85pt; text-align: center; line-height: normal;" align="center"&gt;Tata Letak Kelompok Perlakuan&lt;/p&gt;  &lt;table class="MsoNormalTable" style="border: medium none ; width: 396pt; margin-left: 23.4pt; border-collapse: collapse;" border="1" cellpadding="0" cellspacing="0" width="528"&gt;  &lt;tbody&gt;&lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="border: 1pt solid windowtext; padding: 0cm 5.4pt; width: 72pt;" valign="top" width="96"&gt;   &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 0cm; text-align: center; line-height: normal;" align="center"&gt;A 1&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: solid solid solid none; border-color: windowtext windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: 1pt 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 72pt;" valign="top" width="96"&gt;   &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 0cm; text-align: center; line-height: normal;" align="center"&gt;B 2&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: solid solid solid none; border-color: windowtext windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: 1pt 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 63pt;" valign="top" width="84"&gt;   &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 0cm; text-align: center; line-height: normal;" align="center"&gt;C 1&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: solid solid solid none; border-color: windowtext windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: 1pt 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 63pt;" valign="top" width="84"&gt;   &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 0cm; text-align: center; line-height: normal;" align="center"&gt;D 4&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: solid solid solid none; border-color: windowtext windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: 1pt 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 63pt;" valign="top" width="84"&gt;   &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 0cm; text-align: center; line-height: normal;" align="center"&gt;D 3&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: solid solid solid none; border-color: windowtext windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: 1pt 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 63pt;" valign="top" width="84"&gt;   &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 0cm; text-align: center; line-height: normal;" align="center"&gt;A 3&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0cm 5.4pt; width: 72pt;" valign="top" width="96"&gt;   &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 0cm; text-align: center; line-height: normal;" align="center"&gt;B 1&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 72pt;" valign="top" width="96"&gt;   &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 0cm; text-align: center; line-height: normal;" align="center"&gt;C 5&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 63pt;" valign="top" width="84"&gt;   &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 0cm; text-align: center; line-height: normal;" align="center"&gt;A 2&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 63pt;" valign="top" width="84"&gt;   &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 0cm; text-align: center; line-height: normal;" align="center"&gt;B 3&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 63pt;" valign="top" width="84"&gt;   &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 0cm; text-align: center; line-height: normal;" align="center"&gt;C 2&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 63pt;" valign="top" width="84"&gt;   &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 0cm; text-align: center; line-height: normal;" align="center"&gt;D 6&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0cm 5.4pt; width: 72pt;" valign="top" width="96"&gt;   &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 0cm; text-align: center; line-height: normal;" align="center"&gt;D 2&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 72pt;" valign="top" width="96"&gt;   &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 0cm; text-align: center; line-height: normal;" align="center"&gt;B 6&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 63pt;" valign="top" width="84"&gt;   &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 0cm; text-align: center; line-height: normal;" align="center"&gt;C 4&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 63pt;" valign="top" width="84"&gt;   &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 0cm; text-align: center; line-height: normal;" align="center"&gt;A 6&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 63pt;" valign="top" width="84"&gt;   &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 0cm; text-align: center; line-height: normal;" align="center"&gt;D 5&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 63pt;" valign="top" width="84"&gt;   &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 0cm; text-align: center; line-height: normal;" align="center"&gt;C 6&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 18.95pt;"&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0cm 5.4pt; width: 72pt; height: 18.95pt;" valign="top" width="96"&gt;   &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 0cm; text-align: center; line-height: normal;" align="center"&gt;A 5&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 72pt; height: 18.95pt;" valign="top" width="96"&gt;   &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 0cm; text-align: center; line-height: normal;" align="center"&gt;C 3&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 63pt; height: 18.95pt;" valign="top" width="84"&gt;   &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 0cm; text-align: center; line-height: normal;" align="center"&gt;B 5&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 63pt; height: 18.95pt;" valign="top" width="84"&gt;   &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 0cm; text-align: center; line-height: normal;" align="center"&gt;D 1&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 63pt; height: 18.95pt;" valign="top" width="84"&gt;   &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 0cm; text-align: center; line-height: normal;" align="center"&gt;A 4&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 63pt; height: 18.95pt;" valign="top" width="84"&gt;   &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 0cm; text-align: center; line-height: normal;" align="center"&gt;B 4&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; line-height: normal;"&gt;Keterangan :&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: normal;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;1.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Perlakuan A adalah kelompok tikus yang tidak diberi perlakuan (kelompok tikus yang dicekok dengan aquabidestilata).&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: normal;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;2.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Perlakuan B adalah kelompok tikus yang dicekok ekstrak rimpang temulawak dengan konsentrasi 20%.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: normal;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;3.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Perlakuan C adalah kelompok tikus yang dicekok ekstrak rimpang temulawak dengan konsentrasi 40%.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: normal;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;4.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Perlakuan D adalah kelompok tikus yang dicekok ekstrak rimpang temulawak dengan konsentrasi 60%.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="text-align: justify; line-height: normal;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="text-align: justify; line-height: normal;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; line-height: normal;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -36pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=""&gt;D.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b style=""&gt;Variabel Penelitian&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Variabel dalam penelitian ini terdiri dari variabel bebas dan variabel terikat. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah ekstrak rimpang temulawak (&lt;i style=""&gt;Curcuma xanthorriza&lt;/i&gt; Roxb.) dan variabel terikat dalam penelitian ini adalah sekresi air susu. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 0cm; text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -36pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=""&gt;E.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b style=""&gt;Hewan dan Bahan Uji&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Hewan yang digunakan dalam penelitian ini adalah tikus putih betina (&lt;i style=""&gt;Rattus norvegicus&lt;/i&gt;) galur sprague dawley yang berjumlah 24 ekor dengan umur 2 bulan dan berat badan antara 100-150 g, dalam keadaan sehat dan tidak bunting. Tikus putih betina diperoleh dari peternakan Institut Pertanian Bogor (IPB). Bahan uji yang digunakan dalam penelitian ini adalah ekstrak rimpang temulawak&lt;span style=""&gt;                         &lt;/span&gt;(&lt;i&gt;Curcuma xanthorriza&lt;/i&gt; Roxb.) yang sudah cukup tua dan diperoleh dari Pasar Mayestik, Jakarta Selatan.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;span style=""&gt;                                    &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -36pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=""&gt;F.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b&gt;Bahan dan Alat Penelitian &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;1.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=""&gt;Bahan&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 81pt; text-align: justify; text-indent: -45pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;a)&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Rimpang temulawak (&lt;i style=""&gt;Curcuma xanthorriza&lt;/i&gt; Roxb.)&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;Rimpang temulawak yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis rimpang induk yang sudah cukup tua dan sebagai bahan pelarut digunakan aquabidestilata. Rimpang temulawak diperoleh dari Pasar Mayestik, Jakarta Selatan.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 81pt; text-align: justify; text-indent: -45pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;b)&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Tikus putih betina &lt;i style=""&gt;(Rattus norvegicus&lt;/i&gt;)&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;Tikus putih betina yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 24 ekor dengan umur 2 bulan dan berat badan antara 100-150 g. Tikus putih betina diperoleh dari peternakan Institut Pertanian Bogor (IPB).&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 81pt; text-align: justify; text-indent: -45pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;c)&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Pakan dan minum tikus putih&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;Makanan tikus putih yaitu pelet ikan kerapu yang diperoleh dari Pasar Barito, Jakarta Selatan. Sedangkan minuman tikus putih yaitu air yang sudah diendapkan. Makanan dan minuman diberikan kepada tikus putih secara &lt;i style=""&gt;ad libitum&lt;/i&gt; (tanpa batas).&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 81pt; text-align: justify; text-indent: -45pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;d)&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Bahan kimia&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;Bahan kimia yang dipergunakan dalam penelitian ini diantaranya metylenblue, aquabidestilata, NaCL, dan alkohol 70%.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;2.&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;Alat&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;:&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;a)&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;Kandang dan kawat&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;Kandang berukuran 60 x 30 x 20 cm (Sugiharto, 2000) ditutup dengan kawat yang ukurannya lebih besar dari kandang.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;b)&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;Botol dan sumbat &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;Botol dan sumbat dibentuk menyerupai dot bayi.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;a)&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Juiser, timbangan elektrik, timbangan manual, gelas beker, mikroskop elektron,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;pipet, jarum gavage, lampu bunsen, pisau, gelas ukur, cawan petri, dan preparat.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -36pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=""&gt;G.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b&gt;Cara Kerja&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="text-align: justify; text-indent: -36pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;1.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Pembuatan ekstrak rimpang temulawak.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;Dalam pembuatan ekstrak rimpang temulawak lebih menguntungkan dalam bentuk ekstrak dibanding serbuk, karena jumlahnya lebih sedikit, lebih halus, dan tidak berbau (Soegihardjo, 1997).&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;Cara kerja pembuatan ekstrak rimpang temulawak adalah sebagai berikut :&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;a)&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Rimpang temulawak dikupas kulitnya lalu dipotong-potong. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;b)&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Mencuci bersih rimpang temulawak dan ditiriskan atau diangin-anginkan, agar terbebas dari air.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;c)&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Masukkan rimpang temulawak ke dalam juiser, selanjutnya dijus selama kurang lebih 10 menit.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;d)&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Menambahkan aquabidestilata sesuai konsentrasi ekstrak yang diperlukan.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;e)&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Mengocok ekstrak rimpang temulawak agar tercampur rata.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;2.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Pembuatan Apusan Vagina&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -36pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;span style=""&gt;                  &lt;/span&gt;Apusan vagina berfungsi sebagai alat untuk mendeteksi kehamilan pada tikus. Apusan vagina dibuat dengan menggunakan larutan NaCl 0,9 % : 0,9 g NaCl dilarutkan dengan air sampai volumenya 100 ml. Cara kerja apusan vagina adalah sebagai berikut :&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;a)&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Memberi tanda pada setiap kaca objek sesuai dengan identitas tikus yang akan diperiksa.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;b)&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Memegang ekor tikus dengan tangan kiri dan mengangkatnya sedikit agar terlihat lubang vaginanya.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;c)&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Mengambil sedikit larutan NaCl dengan pipet yang ujungnya telah ditumpulkan terlebih dahulu.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;d)&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Memasukkan larutan NaCl tersebut ke dalam vagina, kemudian langsung dihisap kembali dengan pipet yang sama.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;e)&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Meneteskan NaCl yang sudah dibilas ke dalam vagina tersebut ke permukaan kaca objek.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;f)&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;        &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Mengeringkan permukaan kaca objek tersebut di atas api lilin.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;g)&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Menyemprotkan alkohol 70% ke permukaan kaca objek dan mengeringkan kembali di atas api lilin.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;h)&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Memberikan cairan metylenblue ke permukaan kaca objek kemudian membilasnya dengan air.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;i)&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;        &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Memeriksa preparat di bawah mikroskop.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;j)&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;        &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Mencatat fase dari setiap preparat masing-masing tikus.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="text-align: justify; text-indent: -36pt; line-height: 200%;"&gt;3.&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;Persiapan Hewan Uji&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;Pemeliharaan hewan uji sebelum perlakuan :&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;a)&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Tikus diaklimatisasi selama 2 minggu.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;b)&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Meletakkan tikus di dalam kandang berbeda, sebelum tikus dikawinkan tikus putih betina harus pada masa proestrus, hal ini bisa diketahui melalui sel penyusun epitel dinding vagina melalui apusan vagina. Setelah diketahui tikus putih betina pada masa proestrus, maka pada sore hari tikus putih betina dan tikus putih jantan dikumpulkan untuk dikawinkan, dengan perbandingan 3 ekor tikus putih betina dan 1 ekor tikus putih jantan dalam satu kandang (Hafez, 1979 dalam Rahayu, 1988). Jika pada keesokan harinya setelah dites dengan apusan vagina terdapat sumbat vagina, maka itu dikatakan sebagai hari pertama kebuntingan. Kemudian tikus yang telah diketahui bunting, dipindahkan ke dalam kandang yang berbeda.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;c)&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Memberi tanda dengan pewarna kepada setiap tikus, seperti :&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;1.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Tikus I diberi tanda pada bagian kepala.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;2.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Tikus II diberi tanda pada bagian punggung.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;3.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Tikus III diberi tanda pada bagian kaki kanan depan.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;4.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Tikus IV diberi tanda pada bagian kaki kiri depan.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;5.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Tikus V diberi tanda pada bagian kaki kanan belakang.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;6.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Tikus VI diberi tanda pada bagian kaki kiri belakang.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;d)&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Memberi makan dan minum teratur setiap hari, membersihkan kandang dan mengganti sekam satu kali dalam seminggu atau sampai tercium bau amoniak.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;e)&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Tikus yang telah melahirkan dibagi dalam 4 kelompok, masing-masing kelompok terdiri atas 6 ekor.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 200%;"&gt;4.&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;Pembuatan larutan uji ekstrak rimpang temulawak&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;a)&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Konsentrasi 20%&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;20 ml ekstrak rimpang temulawak dilarutkan dengan aquabidestilata sampai volumenya 100 ml.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;b)&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Konsentrasi 40%&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;40 ml ekstrak rimpang temulawak dilarutkan dengan aquabidestilata sampai volumenya 100 ml.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;c)&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Konsentrasi 60%&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;40 ml ekstrak rimpang temulawak dilarutkan dengan aquabidestilata sampai volumenya 100 ml.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="text-align: justify; text-indent: -36pt; line-height: 200%;"&gt;5.&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;Pemberian perlakuan&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="text-align: justify; text-indent: -36pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Pemberian ekstrak rimpang temulawak pada hewan uji tikus putih betina :&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;a)&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Memberikan perlakuan dari hari ke- 3 sampai hari ke- 17 pada pukul&lt;span style=""&gt;                 &lt;/span&gt;(09.00-10.00 WIB), secara oral&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dengan cara pencekokan menggunakan jarum gavage.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;b)&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Memberikan eksrak rimpang temulawak dengan konsentrasi 20%, 40%, dan 60% pada setiap kelompok perlakuan.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;c)&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Perlakuan diawali pada hari ke-3 setelah tikus putih betina melahirkan dengan tujuan memberikan rangsangan awal pada induk tikus putih untuk mensintesis air susunya.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;d)&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Setelah induk tikus putih diberi perlakuan, kemudian anak tikus putih dibiarkan menyusu selama 2 jam.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;e)&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Menimbang anak tikus putih setelah menyusu selama 2 jam.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 45pt; text-align: justify; text-indent: -45pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;b&gt;H.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Teknik Pengambilan Data&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;Pengamatan sekresi air susu dimulai setelah induk tikus putih betina mendapat perlakuan setiap harinya. Pengamatan dilakukan dengan interval waktu 2 hari berturut-turut : pada hari ke- 3, 5, 7, 9, 11, 13, 15 dan 17, dengan cara penimbangan berat badan anak tikus putih sesudah menyusu selama 2 jam. Timbangan yang digunakan adalah timbangan elektrik. Setelah dilakukan penimbangan dari hari ke-3 sampai hari ke- 17, secara keseluruhan data yang didapat adalah berat badan anak tikus putih sesudah menyusu selama 2 jam&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;setiap hari.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 189pt; text-align: justify; text-indent: -189pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=""&gt;I.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b&gt;Teknik Analisis Data&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;Data yang diperoleh dalam penelitian ini dianalisis statistik parametrik dengan uji F melalui analisa varian (ANAVA) satu arah, kemudian dilanjutkan dengan uji BNT (beda nyata terkecil). Pengujian uji anava satu arah didasarkan pada terpenuhinya persyaratan homogenitas variansi (uji Barlett) (Nurgana, 1985).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2232605768437934303-7986640254907713270?l=bukitparawali.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bukitparawali.blogspot.com/feeds/7986640254907713270/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2232605768437934303&amp;postID=7986640254907713270' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2232605768437934303/posts/default/7986640254907713270'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2232605768437934303/posts/default/7986640254907713270'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bukitparawali.blogspot.com/2008/11/fakta-terbaru-temulawak.html' title='FAKTA TERBARU TEMULAWAK'/><author><name>Bin Muhsin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11319846172949930922</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_F-lx-dZEu98/SCQKU6dHK5I/AAAAAAAAAek/_z01UhVNbAY/S220/Foto(202).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2232605768437934303.post-4261136645953616848</id><published>2008-11-01T03:48:00.000-07:00</published><updated>2008-12-12T21:09:08.938-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='SKRIPSI TEMULAWAK'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PENELITIAN TEMU LAWAK'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='TINJAUAN PUSTAKA Temulawak (Curcuma xanthorriza Roxb.)'/><title type='text'>TINJAUAN PUSTAKA Temulawak (Curcuma xanthorriza Roxb.)</title><content type='html'>&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;PRIMA SAUDA PLUS RACIKAN RAHASIA DAN TEPAT HABBATUSSAUDA + TEMULAWAK + SAMBILOTO + UMBI DAUN DEWA INSYA ALLAH SEGALA MACAM PENYAKIT BISA DIOBATI. AMIN.&lt;br /&gt;HABBATUSSAUDA OBAT SEGALA MACAM PENYAKIT KECUALI KEMATIAN (HR. BUKHARI - MUSLIM) MADU OBAT YANG MENYEMBUHKAN BAGI MANUSIA (QS: AN-NAHL: 69)&lt;br /&gt;KONSULTASI DAN PEMESANAN HUB BIN MUHSIN DI HP: 085227044550 / 021-91913103 email / YM: binmuhsin_group@yahoo.co.id&lt;br /&gt;===&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 0cm; text-align: center; line-height: 200%;" align="center"&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;b style=""&gt;BAB II&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 0cm; text-align: center; line-height: 200%;" align="center"&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;b style=""&gt;TINJAUAN PUSTAKA&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 0cm; text-align: center; line-height: 200%;" align="center"&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 0cm; text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;b style=""&gt;A.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Konsep Teori&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 27pt; text-align: justify; text-indent: -9pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=""&gt;1.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Temulawak (&lt;i&gt;Curcuma xanthorriza&lt;/i&gt; Roxb.)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: -36pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=""&gt;a.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;Klasifikasi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -54pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=""&gt;                       &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=""&gt;Klasifikasi rimpang temulawak menurut (Backer, 1968 dalam Sugiharto, 2000).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;Kingdom&lt;span style=""&gt;                            &lt;/span&gt;:&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;Plantae&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;Divisi&lt;span style=""&gt;                                  &lt;/span&gt;:&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;Spermatophyta&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;Subdivisi&lt;span style=""&gt;                             &lt;/span&gt;:&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;Angiospermae&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;Kelas&lt;span style=""&gt;                                 &lt;/span&gt;:&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;Monocotyledoneae&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;Ordo&lt;span style=""&gt;                                  &lt;/span&gt;:&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;Zingiberales&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;Famili&lt;span style=""&gt;                                 &lt;/span&gt;:&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;Zingiberaceae&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;Genus&lt;span style=""&gt;                                 &lt;/span&gt;:&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;Curcuma&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;Spesies&lt;span style=""&gt;                               &lt;/span&gt;:&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;&lt;i&gt;Curcuma Xanthorriza&lt;/i&gt; Roxb.&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;b style=""&gt;b.&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;Persebaran&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;Kawasan Indo-Malaysia merupakan tempat dari mana temulawak&lt;span style=""&gt;                  &lt;/span&gt;(&lt;i style=""&gt;Curcuma&lt;span style=""&gt; xanthorriza&lt;/span&gt;&lt;/i&gt; Roxb.) menyebar ke seluruh dunia. Temulawak adalah tumbuhan asli &lt;st1:country-region st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:country-region&gt; sehingga mudah sekali tumbuh dan berkembang biak di negara kita, yang mana persebarannya hanya terbatas di Jawa, Maluku, dan &lt;st1:place st="on"&gt;Kalimantan&lt;/st1:place&gt;.&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;Saat ini tanaman temulawak selain di Asia Tenggara dapat ditemui pula di Cina, Indocina, &lt;st1:city st="on"&gt;Bardabos&lt;/st1:City&gt;, &lt;st1:country-region st="on"&gt;India&lt;/st1:country-region&gt;, &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Jepang&lt;/st1:City&gt;, &lt;st1:country-region st="on"&gt;Korea&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt;, Amerika Serikat dan beberapa negara Eropa (Sidik, 1985). &lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -54pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;span style=""&gt;                       &lt;/span&gt;Tanaman khas &lt;st1:country-region st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:country-region&gt; satu ini memiliki potensi yang luar biasa, karena termasuk salah satu jenis temu-temuan yang paling banyak digunakan orang sebagai tanaman obat-obatan, bahkan konon tanaman ini memiliki kegunaaan setara dengan ginseng &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;Korea&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt;. Tidak heran, banyak orang menganggap temulawak sebagai “ &lt;i style=""&gt;ginsengnya&lt;/i&gt; “ &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt; (Kunia, 2007).&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;Temulawak merupakan tanaman obat berupa tumbuhan rumpun atau terna tahunan (&lt;i style=""&gt;perennial&lt;/i&gt;). Tanaman ini mempunyai daya adaptasi yang cukup luas di daerah tropis dengan habitat yang ternaung seperti hutan / &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;padang&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt; rumput, dan semak belukar. Tempat tumbuhnya sangat mempengaruhi terhadap kualitas dari rimpang temulawak yang dihasilkan. Bila temulawak ditanam di dataran rendah maka patinya lebih tinggi dibanding di dataran rendah, sedangkan temulawak yang ditanam di daerah dataran tinggi minyak atsirinya lebih besar dibanding di dataran rendah (Tjitrosoepomo, 2005).&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;Daerah dengan ketinggian berkisar antara 0-1800 m diatas permukaan laut merupakan tempat yang tepat untuk membudidayakannya. Namun temulawak juga dapat tumbuh baik di dataran rendah hingga ketinggian 750 meter di atas permukaan laut. Sedangkan curah hujan daerah sebaiknya berkisar antara 1500-4000 mm per tahun dan suhu udara untuk budidaya tanaman berkisar antara 19-30 &lt;sup&gt;0&lt;/sup&gt;C (Muhlisah, 1999).&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;Temulawak dapat dipanen setelah berusia 8-12 bulan, yang daunnya telah menguning dan kelihatan hampir mati. Temulawak tidak terlalu rewel dengan kondisi lahan, lahan yang sudah sering dimanfaatkan sehingga kondisi unsur haranya sudah amat berkurang pun masih baik untuk ditanami temulawak. Temulawak juga mudah beradaptasi dengan daerah berpasir, tanah liat maupun tanah merah, yang penting lahan tidak terkena sinar matahari secara langsung, karena lahan di bawah pepohonan rindang akan membuat temu ini tumbuh dengan baik. Indikasi bahwa lahan terlalu panas terlihat pada daun yang menggulung bila terkena panas matahari dan mudah rusak ( Muhlisah, 1999 &amp;amp; Kartasapoetra, 2006)&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;Hampir disetiap daerah pedesaan terutama di dataran sedang maupun tinggi, dapat ditemukan tanaman temulawak. Temulawak telah dibudidayakan dan banyak ditanam di pekarangan atau tegalan sekitar pemukiman pada tanah yang gembur sehingga buah rimpangnya mudah berkembang menjadi besar, temulawak juga sering ditemukan tumbuh liar di hutan jati dan &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;padang&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt; alang-alang. Penanaman dalam skala yang cukup luas lebih efisien menggunakan bibit asal rimpang yang sudah cukup umur (9 bulan), sedangkan perbanyakan tanaman dapat dilakukan dengan pemisahan rumpun dari tanaman yang sudah tua (Soedibyo, 1998).&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;b style=""&gt;c.&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;Morfologi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 81pt; text-align: justify; text-indent: -27pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=""&gt;1)&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b style=""&gt;Batang&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;Batang tanaman temulawak berupa batang semu yang merupakan metamorfosis atau penjelmaan dari daun tanaman, temulawak tumbuh merumpun dengan batang semu yang tumbuh dari rimpangnya. Batang semu berasal dari pelepah-pelepah daun yang saling menutup membentuk batang. Tinggi tanaman ini dapat mencapai 2-2,5 meter dengan warna hijau atau cokelat gelap. Mulai dari pangkalnya sudah memunculkan tangkai daun yang panjang berdiri tegak (Muhlisah, 1999).&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 81pt; text-align: justify; text-indent: -27pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=""&gt;2)&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b style=""&gt;Daun&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;Tiap tanaman temulawak berdaun 2-9 helai, daunnya lebar dan pada setiap helaian dihubungkan dengan pelepah, bentuk bulat memanjang atau lanset, dengan ujung dan pangkal meruncing, tepi rata seperti daun pisang (Muhlisah, 1999).&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -54pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;Panjang daun sekitar 31-84 cm dan lebar 10-18 cm, berwarna hijau tua atau cokelat keunguan dengan garis-garis cokelat di bagian tulang daunnya dan pada bagian ibu tulang daun (bagian tengah daun) berwarna ungu. Sedangkan panjang tangkai termasuk helaian daun sekitar 43-80 cm.&lt;span style=""&gt;                &lt;/span&gt;Pada sisi kiri dan kanan tulang daun terdapat semacam pita memanjang berwarna merah keunguan, pertulangan daun&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;menyirip berwarna hijau, daun pelindung banyak, yang panjangnya melebihi atau sebanding dengan mahkota bunga dan berbentuk corong, pelepah daunnya saling menutupi membentuk batang (Mursito, 2002)&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=""&gt;3)&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b style=""&gt;Bunga&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -54pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;Perbungaan termasuk tipe &lt;i&gt;exantha&lt;/i&gt;, yaitu jenis temu yang bunganya keluar langsung dari rimpang atau dari samping batang semunya setelah tanaman cukup dewasa yang panjangnya mencapai 40-60 cm. Temulawak mempunyai bunga yang berbentuk unik bergerombol dan berwarna kuning tua (Tampubolon, 1980). Bunga majemuk berbentuk bulir, dan muncul dari samping rimpang dengan irisan daun dalam berwarna cokelat. Bunga mempunyai panjang 9-13 cm dan lebar 4-6 cm. Bunga muncul secara bergiliran dari kantong-kantong daun pelindung yang besar dan beraneka ragam dalam warna dan ukurannya. Bunga tanaman ini memiliki banyak daun pelindung yang panjangnya melebihi / terkadang sebanding dengan mahkota bunga (Kartasapoetra, 2006).&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;Bunga mekar pada pagi hari dan berangsur-angsur layu pada sore hari. Temulawak mempunyai mahkota bunga berwarna putih sampai kuning dan bagian ujungnya berwarna merah. Bunga temulawak memiliki benang sari dan putik. Benang sari berwarna kuning muda, kelopak bunga putih berbulu dengan panjang 8-13 mm, kepala sari putih, putik kuning keputihan berbulu, serta helaian bunga berbentuk bundar memanjang berwarna putih dengan ujung berwarna merah dadu yang panjangnya 1,25-2 cm dan lebar 1 cm. Sedangkan tangkai bunga berbentuk ramping dan berbulu dengan panjang 4-37 cm (Soedibyo, 1998 &amp;amp; Tjitrosoepomo, 2005).&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 81pt; text-align: justify; text-indent: -27pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=""&gt;4)&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b style=""&gt;Buah dan biji&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;Sejauh ini temulawak belum pernah dilaporkan menghasilkan buah dan biji (Dalimartha, 2004).&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 81pt; text-align: justify; text-indent: -27pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=""&gt;5)&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b style=""&gt;Akar atau rimpang&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;Akar merupakan bagian yang terpenting dari tanaman temulawak, karena akar tinggalnya merupakan bagian terpenting untuk bahan obat-obatan (Kartasapoetra, 2006). Pada bagian ini tumbuh tunas-tunas baru yang kelak akan menjadi tanaman. Rimpang temulawak termasuk yang paling besar diantara semua rimpang marga curcuma. &lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;Salah satu khas yang dimiliki rimpang temulawak adalah temulawak mempunyai aroma tajam menyengat dan rasanya pahit agak pedas. Akar rimpang temulawak tertanam kuat di dalam tanah. Rimpang tanaman berukuran besar, bercabang-cabang berwarna cokelat kemerahan atau kuning tua &amp;amp; daging rimpang berwarna oranye tua / kecokelatan (Tampubolon, 1980).&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;Pada rimpang bagian pinggir berwarna putih dan kuning pada bagian tengah / dalam (Tampubolon, 1980). Menurut (Kartasapoetra, 2006) uraian makroskopik rimpang temulawak adalah sebagai berikut :&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;span style=""&gt;a)&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Kepingan akar tinggal ini berbentuk bulat / jorong, bersifat keras &amp;amp; rapuh, bergaris tengah ± 6 cm dan tebalnya sekitar 2-5 cm.&lt;/a&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;span style=""&gt;b)&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Agak berkerut-kerut, berwarna cokelat kekuningan, keadaannya rata, sedikit melengkung.&lt;/a&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;h3 style="margin-left: 135pt; text-align: justify; text-indent: -99pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;span style=""&gt;d.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Sinonim, nama daerah dan nama asing&lt;/a&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/h3&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 53.85pt; text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;Sinonim, nama daerah, dan nama asing menurut (Naiola (1986) ; Soedibyo (1998) ; Muhlisah (1999) ; Mursito (2002) ; Dalimartha (2004) ; Kartasapoetra (2006) &amp;amp; Sidik (2007) adalah sebagai berikut :&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 78pt; text-align: justify; text-indent: -24pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;span style=""&gt;1.&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;Sinonim &lt;/a&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: 0cm; line-height: 200%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;span style=""&gt;a)&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;            &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;Curcuma zerumbed majus&lt;/i&gt; Rumph&lt;/a&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: 0cm; line-height: 200%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=""&gt;b)&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;            &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i&gt;Curcumae rhizoma&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/a&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: 0cm; line-height: 200%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=""&gt;c)&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;            &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i&gt;Curcumae javanicae rhizoma&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/a&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: 0cm; line-height: 200%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=""&gt;d)&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;            &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i&gt;Curcuma javanica&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/a&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;span style=""&gt;2.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Nama daerah &lt;/a&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 108pt; text-align: justify; text-indent: -36pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;span style=""&gt;a)&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;            &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Sumatra&lt;/st1:place&gt;&lt;span style=""&gt;              &lt;/span&gt;:&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;Temulawak.&lt;/a&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 198pt; text-align: justify; text-indent: -126pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;span style=""&gt;b)&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;            &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Jawa&lt;span style=""&gt;                   &lt;/span&gt;:&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Koneng gede, temu&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;raya,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;temu&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;besar, &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;aci koneng, koneng tegel, temulawak.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 108pt; text-align: justify; text-indent: -36pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;span style=""&gt;c)&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;            &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Madura&lt;span style=""&gt;               &lt;/span&gt;:&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;Temolabak.&lt;/a&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 108pt; text-align: justify; text-indent: -36pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;span style=""&gt;d)&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;            &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Bali&lt;/st1:place&gt;&lt;span style=""&gt;                     &lt;/span&gt;:&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;Tommo.&lt;/a&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 108pt; text-align: justify; text-indent: -36pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;span style=""&gt;e)&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;            &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Sulawesi&lt;/st1:place&gt; selatan&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;:&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;Tommon.&lt;/a&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 108pt; text-align: justify; text-indent: -36pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;span style=""&gt;f)&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;              &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Ternate&lt;/st1:place&gt;&lt;span style=""&gt;                &lt;/span&gt;:&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;Karbanga.&lt;/a&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 108pt; text-align: justify; text-indent: -36pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;span style=""&gt;g)&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;            &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;span style=""&gt;             &lt;/span&gt;:&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;Temulawak, temu putih, temu besar.&lt;/a&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;h)&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;Aceh&lt;span style=""&gt;                   &lt;/span&gt;:&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;Kunyit ketumbu.&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-indent: 0cm; line-height: 200%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;span style=""&gt;3.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Nama asing&lt;/a&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 90pt; text-indent: -18pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;span style=""&gt;a)&lt;/span&gt;Cina&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt; :&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;Kuang huang.&lt;/a&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 90pt; text-indent: -18pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;span style=""&gt;b)&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Bengali&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt; :&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;Halud.&lt;/a&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 90pt; text-indent: -18pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;span style=""&gt;c)&lt;/span&gt;Arab&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt; :&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;Kurkum.&lt;/a&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 90pt; text-indent: -18pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;span style=""&gt;d)&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;Persia&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;span style=""&gt;         &lt;/span&gt; :&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;Zardcchobacch.&lt;/a&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 90pt; text-indent: -18pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;span style=""&gt;e)&lt;/span&gt;Tamil&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt; :&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;Menjal.&lt;/a&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 90pt; text-indent: -18pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;span style=""&gt;f)&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Indochina&lt;/st1:place&gt;&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt; :&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;Kunong-huyung.&lt;/a&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 27pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;b style=""&gt;e.&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;Jenis rimpang temulawak&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;span style=""&gt;1)&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Rimpang induk (empu) : Tidak memiliki banyak cabang sehingga bentuk keseluruhan rimpang beraneka, ada bentuk jorong / gelendong dan juga bulat telur dengan anak-anakkan rimpang yang langsing panjang berjumlah 3-4. kulit luar rimpang berwarna kuning tua atau cokelat kemerahan, dan bagian dalam apabila dibelah, rimpang berwarna oranye tua atau kecoklatan (Tjitrosoepomo, 2005).&lt;/a&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;span style=""&gt;2)&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Rimpang cabang : Rimpang cabang keluar dari rimpang induk, ukurannya lebih kecil dari rimpang induk, tumbuh kearah samping, bentuknya bermacam-macam dan warnanya lebih muda (kuning tua atau cokelat muda). Akar-akar atau rimpang berukuran besar dan berbentuk bulat, di bagian ujung bengkak membentuk umbi yang muncul dari pangkal batang (Tjitrosoepomo, 2005).&lt;/a&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;Pada umumnya warna rimpang cabang lebih muda dari rimpang induk dengan panjang sampai 15 cm dan bergaris tengah 6 cm.&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;b style=""&gt;f.&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;Kandungan kimia&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;Kandungan kimia yang terkandung dalam rimpang temulawak diantaranya adalah &lt;i style=""&gt;fraksi pati&lt;/i&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;29-30 % , &lt;i style=""&gt;Kurkumin / kurkuminoid&lt;/i&gt; 1-2 % &amp;amp; &lt;i style=""&gt;minyak atsiri&lt;/i&gt; 3-12% (Sidik, 2007), &lt;i style=""&gt;curcumon kamfer, glukosida, flavonoid&lt;/i&gt;, &lt;i style=""&gt;myrcene, xanthorrizol, isofurano germacreene, P-tolylety carbinol 1-sikloisoprenmyrsen, kamfer, fellandrean dan turmerol&lt;/i&gt; atau yang sering disebut minyak menguap / minyak terbang, &lt;i style=""&gt;anetol, pinen, dipenten, fenchon, metilchavikol, anisal dehida, asam anisa&lt;/i&gt;l, &lt;i style=""&gt;foluymetik karbinol, minyak lemak, zat tepung,&lt;/i&gt; serta &lt;i style=""&gt;zat warna kuning &lt;/i&gt;1-2 % yang terdiri dari &lt;i style=""&gt;curcumin &amp;amp; monodes metoksi curcumin&lt;/i&gt;. Warna kuning pada rimpang disebabkan senyawa kimia yang dikenal dengan kurkumin (C&lt;span style="font-size: 8pt; line-height: 200%;"&gt;20&lt;/span&gt;H&lt;span style="font-size: 8pt; line-height: 200%;"&gt;20&lt;/span&gt;O&lt;span style="font-size: 8pt; line-height: 200%;"&gt;5&lt;/span&gt;) (Tampubolon, 1980 ; Muhlisah, 1999 ; Isdadiyano, 2000, Mursito, 2002, &amp;amp; Kartasapoetra, 2006).&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;Fraksi pati mempunyai kandungan kimia terbesar tergantung dari ketinggian tempat tumbuh, makin tinggi tempat tumbuh maka kadar patinya semakin rendah dan kadar minyaknya semakin tinggi. Pati temulawak terdiri dari &lt;i style=""&gt;abu, protein, lemak, karbohidrat, serat kasar, kurkuminoid, kalium, natrium, kalsium, magnesium, besi, mangan, dan kadmium&lt;/i&gt;. Fraksi kurkuminoid mempunyai aroma yang khas, tidak toksik, terdiri dari kurkumin (Sidik, 2007).&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;Fungsi minyak atsiri yang paling luas dan paling umum diminati adalah sebagai pengharum, kosmetik, pengharum ruangan, pengharum sabun, pasta gigi, pemberi cita rasa pada makanan dan juga sebagai terapi aroma (Agusta, 2000).&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;Minyak atsiri memiliki aroma sangat spesifik karena memiliki komponen kimia berbeda (Harborne,1987). Tumbuhan yang mempunyai kandungan minyak atsiri hanya tumbuhan yang memiliki &lt;i style=""&gt;sel glandula&lt;/i&gt; saja. Ditinjau dari segi kimia fisika, minyak atsiri hanya mengandung 2 golongan senyawa, yakni : &lt;i style=""&gt;oleoptena &amp;amp; stearoptena&lt;/i&gt;. Sedangkan senyawa organik yang terkandung dalam minyak atsiri diantaranya adalah &lt;i style=""&gt;hidrokarbon, alkohol, oksida, ester, aldehida &amp;amp; eter &lt;/i&gt;(Agusta, 2000).&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;Kandungan minyak atsiri dalam rimpang temulawak terdiri dari &lt;i style=""&gt;1-sikloisoprenmyrcen, p-toluil metal carbinol, kurkumin, desmetoksi kurkumin, bides metal kurkumin, fellandrean, sabinen, sineol, borneol, zingiberen turmeron, atlanton, artumeron, ksantorizol, germakron, β-curcumin, zanthorrhizol &lt;/i&gt;(Mursito, 2002).&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;b style=""&gt;g.&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;Manfaat temulawak&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -27pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;span style=""&gt;               &lt;/span&gt;Khasiat temulawak lebih banyak dari ginseng. Manfaat dari temulawak diantaranya adalah sebagai bahan jamu atau obat tradisional&lt;span style=""&gt;                                          &lt;/span&gt;(&lt;i style=""&gt;herbal medicine&lt;/i&gt;), dalam pengobatan temulawak bermanfaat untuk memperlancar ASI (&lt;i style=""&gt;laktagoga&lt;/i&gt;), anti radang (anti inflamasi), memperlancar pengeluaran empedu ke usus&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;(kolagoga), tonikum, peluruh kencing&lt;span style=""&gt;           &lt;/span&gt;(diuretik), menghilangkan rasa nyeri, membunuh bakteri, penurun panas &amp;amp; kejang-kejang, penyegar badan, meningkatkan sekresi empedu &amp;amp; pankreas, menurunkan kadar kolesterol, juga berkhasiat sebagai kholeretik &amp;amp; antipiretik, menyembuhkan sakit limpa, ginjal, sakit pinggang, asma, sakit kepala, masuk angin, mag, sakit perut, sembelit, sakit cangkrang, cacar air, sariawan, rematik, sampai jerawat sekalipun (Lubis &amp;amp; Abadi, 1990 ; Hutapea &amp;amp; Syamsuhidayat, 1991 ; Dalimartha, 2002 ; Mursito, 2000).&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent2" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -9pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;span style=""&gt;         &lt;/span&gt;Badan POM menggolongkan manfaat temulawak kedalam 7 bagian, yaitu memperbaiki nafsu makan, memperbaiki fungsi pencernaan, memelihara kesehatan fungsi hati, mengurangi nyeri sendi &amp;amp; tulang, menurunkan lemak darah, antioksidan, menghambat penggumpalan darah, memperlambat proses penuaan, mengilangkan flek hitam di wajah ( Sidik, 2007). &lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent2" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;Minyak atsiri berkhasiat fungistatik pada beberapa jenis jamur &amp;amp; bakteriostatik pada mikroba &lt;i&gt;Staphylococcus &lt;/i&gt;sp. &amp;amp; &lt;i&gt;Salmonella&lt;/i&gt; sp, serta pelancar ASI. Dan tunas muda rimpang temulawak dapat dikonsumsi untuk lalapan (Harborne, 1987).&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent2" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent2" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent2" style="margin-left: 27pt; text-align: justify; text-indent: -27pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;b&gt;2.&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;Sekresi Air Susu&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent2" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=""&gt;Mamalia atau hewan menyusui dikenal karena terdapatnya kelenjar mamae / kelenjar susu pada jantan dan betina, walaupun yang berfungsi hanya pada hewan betina. Kelenjar mamae adalah modifikasi kelenjar kulit yang dilengkapi dengan puting susu dan menghasilkan air susu untuk makanan anak. Fungsi dari sel-sel sekretoris kelenjar mamae adalah untuk menskresikan air susu (Toelihere, 2000).&lt;b&gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent2" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;Air susu disesuaikan secara alami untuk keperluan khusus setiap spesies. ASI dapat diartikan sebagai sebuah cairan berwarna putih yang menyerupai susu, yang banyak sekali mengandung nutrisi, yang bersumber dari ibu, ketika ibu tersebut sedang hamil dan biasanya dikeluarkan pada saat bayi lahir, ASI juga merupakan makanan sempurna yang dianjurkan untuk diberikan selama mungkin, khususnya pada waktu 4-6 bulan pertama kehidupannya (Esterik, 1990). ASI adalah makanan mutlak &amp;amp; sangat alami ideal untuk bayi karena kebutuhan bayi akan zat gizi adalah yang paling tinggi, bila dinyatakan dalam satuan berat badan, karena bayi sedang dalam periode pertumbuhan yang sangat pesat (Sajogyo &lt;i style=""&gt;et al&lt;/i&gt;, 1986 &amp;amp; Sediaoetama, 1987) yang mana masih sangat tergantung pada air susu untuk mempertahankan kehidupannya (Muchtadi, 1994). Dan pemberian ASI adalah salah satu upaya untuk mencegah kematian bayi, sebagaimana yang telah ditetapkan di &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt;.&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent2" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;Menurut survey di Jakarta 38% ibu menghentikan ASI sebelum bayi berusia 4 bulan dengan alasan produksi ASI tidak mencukupi (Muchherdiyan, 1992 dalam S’roni). Manfaat ASI yakni tidak memberatkan fungsi traktus digestivus &amp;amp; ginjal yang belum berfungsi dengan baik pada bayi dan pertumbuhan fisik yang optimum pada bayi (Solihin, 1990).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;Suatu proses pembentukan dan pengeluaran air susu disebut juga sebagai laktasi. Sedangkan laktogenesis, yaitu awal aktivitas sekresi. Serta galaktopoiesis, yaitu pemeliharaan aktivitas sekresi yang terjadi selama periode laktasi. Setelah melahirkan anak, produksi air susu meningkat secara cepat, kemudian perlahan-lahan menurun sampai anak disapih (Bagnara &amp;amp; Turner, 1980). Pada saat laktasi, seorang ibu memerlukan tambahan energi untuk produksi ASI (Almatsier, 2001), oleh karena itu proses laktasi sangat dipengaruhi oleh konsumsi makanan induk, ketersediaan substrat / prekusor yang ada dalam plasma darah, penyerapan substrat oleh kelenjar ambing, aktivitas enzim, serta kerja sama berbagai hormon steroid (Sugiharto, 2000). &lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;Sel alveoli mulai aktif mensintesis air susu pada pertengahan usia kehamilan, tetapi hanya sedikit cairan susu yang disekresikan ke dalam saluran sebab diduga dipengaruhi olah faktor inhibitor (&lt;i&gt;Human Placental Lactogen&lt;/i&gt;). Saat akhir kehamilan kadar rendah estrogen akan menstimulasi sel-sel laktotrop hipofisis untuk mensekresikan prolaktin, sehingga sel alveoli siap mensintesis dan mensekresikan air susu. Hormon utama yang mengendalikan pengeluaran air susu adalah &lt;i style=""&gt;hormon prolaktin&lt;/i&gt;. Hormon prolaktin dihasilkan oleh &lt;i style=""&gt;adenophypofisis&lt;/i&gt; yang berperan dalam proses laktasi (Suherman, 1986 dalam Khomsan, 2003). Prolaktin disebut juga laktogen, luteotropin, galaktin, mammotropin (Anggorodi, 1979). Prolaktin juga mempunyai peranan untuk mempertahankan kelestarian sistem saluran dan kelenjar sekresi (al&lt;i&gt;veoli&lt;/i&gt;).&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;Proses terjadi pengeluaran air susu dimulai / dirangsang oleh isapan mulut bayi pada puting payudara. Pada saat menyusui terjadi rangsangan impuls saraf melewati medula spinalis yang selanjutnya mencapai hipotalamus. Dari hipotalamus selanjutnya akan mempengaruhi hipofisis untuk mengeluarkan hormon oksitosin yang dapat merangsang serabut otot halus di dalam dinding saluran susu agar membiarkan susu dapat mengalir (Winarno, 1987).&lt;span style=""&gt;        &lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;Kandungan gizi / nutrisi yang terdapat di dalam air susu ibu dan sangat baik bagi bayi (Purnomowati, 1997) diantaranya adalah :&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;span style=""&gt;a.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Kolostrum (zat kekebalan) yang dapat meningkatkan daya tahan tubuh terhadap penyakit. Kolostrum merupakan cairan kuning kental yang muncul diawal-awal ASI keluar setelah kelahiran anak / berwarna kuning kemerahan, viscous, agak keruh dan mempunyai rasa agak pahit.Kolostrum mengandung &lt;i style=""&gt;karoten dan vitamin A&lt;/i&gt; yang sangat tinggi, Selain itu juga mengandung &lt;i style=""&gt;immunoglobulin &lt;/i&gt;(terutama IgA)&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;untuk antibodi yang disintesis dalam sel plasma (&lt;i style=""&gt;sel interstitial&lt;/i&gt;) di &lt;i style=""&gt;lamina basalis sel alveoli&lt;/i&gt;. Dengan cara ini anak akan memperoleh imunitas pasif sampai anak tersebut mampu mengembangkan sendiri sistem imunitasnya. Kolostrum mempunyai kadar kalori, gula, lemak, air yang lebih rendah tetapi kadar proteinnya (kasein, albumin &amp;amp; globulin) dua kali lebih tinggi dari air susu yang diproduksi selanjutnya (&lt;i style=""&gt;mature milk&lt;/i&gt;).&lt;/a&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;span style=""&gt;b.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Bakal DHA (&lt;i style=""&gt;Decosahexanoic Acid&lt;/i&gt;) &amp;amp; AA (&lt;i style=""&gt;Arachidonic Acid&lt;/i&gt;) yang terdapat dalam lemak ASI, sekitar 90 % DHA-AA dari ASI dapat diserap oleh usus bayi.&lt;/a&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;span style=""&gt;c.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Laktoferin adalah sejenis protein yang merupakan komponen zat kekebalan tubuh.&lt;/a&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;span style=""&gt;d.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Lysosim merupakan enzim pencernaan yang dapat membantu proses pencernaan, mencerna berbagai nutrisi dan kandungan zat imun (anti infeksi).&lt;/a&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;span style=""&gt;e.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Leukosit atau sel darah putih mengandung antibodi pernafasan, antibodi saluran pernafasan dan antibodi jaringan payudara ibu.&lt;/a&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;span style=""&gt;f.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;        &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Taurin ialah kandungan asam amino yang berfungsi sebagai neurotransmitter.&lt;/a&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;span style=""&gt;g.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Protein berupa glikoprotein seperti &lt;span style="font-family: &amp;quot;Lucida Console&amp;quot;;"&gt;α&lt;/span&gt; dan β – laktalbumin, laktoglobulin, kasein, serta protein spesifik lisosim yang mempunyai efek bakterisida dengan cara menghidrolisis dinding sel bakteri, laktosa, trigliserida, vitamin (A, B1, B6, C, dan D),&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;mineral, (Ca, Na, K, P, Fe, MG, dan Zn). &lt;/a&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;span style=""&gt;h.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Air.&lt;/a&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;span style=""&gt;i.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;Dalam ASI juga terdapat faktor bifidus, berupa senyawa protein,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;polisakarida yang merupakan media paling baik untuk pertumbuhan bakteri &lt;i&gt;Lactobacillus bifidus&lt;/i&gt; yang berperan mengasamkan lingkungan saluran pencernaan bayi, sehingga bakteri patogen dan parasit tidak mampu hidup dan berkembang biak. &lt;/a&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;span style=""&gt;j.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;Dan dalam ASI juga terdapat nukleotida 72 mg / L yang sangat baik untuk meningkatkan kekebalan dan daya tahan tubuh (Majalah Ayahbunda, 2001).&lt;/a&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;Menurut (Anggorodi, 1979) faktor-faktor yang mempengaruhi sekresi air susu, diantaranya :&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;span style=""&gt;a)&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Kebakaan, yakni kesanggupan untuk menghasilkan air susu tergantung dari pada kondisi genetik hewan.&lt;/a&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;span style=""&gt;b)&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Jaringan sekresi, kelenjar susu yang kecil tidak menguntungkan dalam laktasi, karena ketidaksanggupan untuk menghasilkan cukup banyak air susu maupun menyimpannya.&lt;/a&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;span style=""&gt;c)&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Keadaan &amp;amp; persistensi laktasi.&lt;/a&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;span style=""&gt;d)&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Penyakit merupakan salah satu dari penyebab yang dapat mengurangi jumlah susu yang diproduksi. Penyakit dapat mempengaruhi denyut jantung dan dengan demikian mempengaruhi peredaran darah melalui kelenjar susu.&lt;/a&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;span style=""&gt;e)&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Makanan : makanan yang dikonsumsi ibu dapat meningkatkan berat badan ibu, sehingga salah satu dari kegunaan kenaikan berat badan induk selama periode kebuntingan adalah sebagai persediaan (secara fisiologis) zat-zat makanan yang cukup untuk produksi air susu (Parakkasi, 1990).&lt;/a&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;span style=""&gt;f)&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;        &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Faktor-faktor lain : Frekuensi memerah, kebuntingan, umur, besar tubuh, masa kering, kondisi tubuh pada waktu hewan beranak, stress dan suhu di sekitar lingkungan.&lt;/a&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -36pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;b&gt;3.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Tikus Putih (&lt;i&gt;Rattus norvegicus&lt;/i&gt;)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;b&gt;a.&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;Klasifikasi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=""&gt;                  &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=""&gt;Klasifikasi tikus putih menurut Natawidjaya (1983).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;Kingdom&lt;span style=""&gt;                &lt;/span&gt;:&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;Animalia&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;Filum&lt;span style=""&gt;                      &lt;/span&gt;:&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;Chordata&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;Kelas&lt;span style=""&gt;                     &lt;/span&gt;:&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;Mamalia&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;Ordo&lt;span style=""&gt;                      &lt;/span&gt;:&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;Rodentia&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;Subordo&lt;span style=""&gt;                 &lt;/span&gt;:&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;Odontoceti&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;Familia&lt;span style=""&gt;                   &lt;/span&gt;:&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;Muridae&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;Genus&lt;span style=""&gt;                     &lt;/span&gt;:&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;Rattus&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;Spesies&lt;span style=""&gt;                   &lt;/span&gt;:&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;&lt;i&gt;Rattus norvegicus&lt;/i&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=""&gt;b.&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;Jenis&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;Ada berbagai jenis tikus yang ada di Negara Indonesia dan beberapa diantaranya dipergunakan untuk penelitian, seperti : tikus wirok (&lt;i&gt;Baricoto indica&lt;/i&gt; Bechstein), tikus sawah (&lt;i&gt;Rattus argetiventer&lt;/i&gt; Robinson), tikus pelabuhan (&lt;i&gt;Rattus norvegicus&lt;/i&gt;), tikus belukar (&lt;i&gt;Tio manicus&lt;/i&gt; Miller), mencit sawah (&lt;i&gt;Mus caroh&lt;/i&gt;), tikus polensia (&lt;i&gt;Rattus exulan &lt;/i&gt;Peale), tikus duri kecil (&lt;i&gt;Rattus ardi-ardi&lt;/i&gt;), mencit rumah (&lt;i&gt;Mus musculus&lt;/i&gt;), tikus riul (&lt;i&gt;Rattus norvegicus&lt;/i&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Berkenhout), &amp;amp; tikus rumah besar&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;(&lt;i&gt;Rattus rattus diardi&lt;/i&gt; Jentink) (Urip, 1987). &lt;i&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="text-align: justify; text-indent: -36pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;span style=""&gt;                  &lt;/span&gt;Di Indonesia hewan percobaan ini sering dinamakan “ tikus besar “&lt;span style=""&gt;               &lt;/span&gt;(Smith &amp;amp; Mangkoewidjojo, 1998). Tikus putih merupakan hewan pengerat.&lt;span style=""&gt; Tikus putih (&lt;i&gt;Rattus norvegicus&lt;/i&gt;) sering digunakan sebagai hewan percobaan atau digunakan untuk penelitian, dikarenakan tikus merupakan hewan yang mewakili dari kelas mamalia, yang mana manusia juga merupakan dari golongan mamalia, sehingga kelengkapan organ, kebutuhan nutrisi, metabolisme bio-kimianya, sistem reproduksi, pernafasan, peredaran darah, serta ekskresi menyerupai manusia (Sinar Harapan, 2002).&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="text-align: justify; text-indent: -36pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;span style=""&gt;                  &lt;/span&gt;Dan tikus putih juga memiliki beberapa sifat menguntungkan seperti : cepat berkembang biak, mudah dipelihara dalam jumlah banyak, lebih tenang dan ukurannya lebih besar dari pada mencit. Tikus putih juga memiliki ciri-ciri : albino, kepala kecil, dan ekor yang lebih panjang dibandingkan badannya, pertumbuhannya cepat, tempramennya baik, kemampuan laktasi tinggi, dan tahan terhadap arseni tiroksid (Anggarawati, 2006).&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="text-align: justify; text-indent: -36pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;b style=""&gt;c.&lt;/b&gt;&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;&lt;b&gt;Nama lain &lt;/b&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;Nama lain tikus putih menurut Anggarawati (2006).&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;1. Minangkabau&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;:&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;Mencit&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;2. Sunda&lt;span style=""&gt;                 &lt;/span&gt;:&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;Beurit&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;3. Jawa&lt;span style=""&gt;                  &lt;/span&gt;:&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;Tikus&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=""&gt;d.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b style=""&gt;Data biologis tikus&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;Data biologis tikus menurut Smith &amp;amp; Mangkoewidjojo (1998).&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;Lama hidup&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;:&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;2-3 tahun, dapat sampai 4 tahun.&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;Lama Bunting&lt;span style=""&gt;                     &lt;/span&gt;:&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;20-22 hari.&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;Kawin sesudah beranak&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;:&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;1 sampai 24 jam.&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;Umur disapih&lt;span style=""&gt;                      &lt;/span&gt;:&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;21 hari.&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;Umur dewasa&lt;span style=""&gt;                     &lt;/span&gt;:&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;40-60 hari.&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;Umur dikawinkan&lt;span style=""&gt;               &lt;/span&gt;:&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;10 minggu (jantan &amp;amp;dan betina).&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;Siklus kelamin&lt;span style=""&gt;                     &lt;/span&gt;:&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;Poliestrus.&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;Siklus estrus (birahi)&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;:&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;4-5 hari.&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;Lama estrus&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;:&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;9-20 jam.&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;Perkawinan&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;:&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;Pada waktu estrus.&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;Ovulasi&lt;span style=""&gt;                               &lt;/span&gt;:&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;8-11 jam sesudah timbul estrus.&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;Jumlah anak&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;:&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;Rata-rata 9-20.&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;Puting susu&lt;span style=""&gt;             &lt;/span&gt;:&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;12 puting, 3 pasang di daerah dada dan 3&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 198pt; text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;pasang di daerah perut.&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;Susu&lt;span style=""&gt;                                   &lt;/span&gt;:&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;Air 73 %, lemak 14-16 %, protein 9-10 %, &lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;span style=""&gt;                                                &lt;/span&gt;Gula 2-3 %.&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;Perkawinan kelompok&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;:&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;3 betina dengan 1 jantan.&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 0cm; text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;b style=""&gt;B.&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;Kerangka Berpikir&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;Sebagai negara tropis, &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt; dikenal sebagai penghasil tanaman obat, dan diantara tanaman tersebut berkhasiat sebagai obat tradisional.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Selain pengobatan medis kedokteran, tidak sedikit dokter yang menyarankan pengobatan herbal atau tradisional. Seperti yang telah dijelaskan di atas, bahwa program penggunaan ASI&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;(PP-ASI) adalah salah satu bagian dari program perbaikan menu makanan rakyat, yang tujuannya turut mencegah angka kematian bayi dan anak, serta meningkatkan kualitas hidup generasi penerus di masa yang akan dating (Masoara, 1990 dalam Sugiharto, 2000)&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Namun tak jarang banyak sekali kendala-kendala yang menghalangi bayi untuk mendapatkan ASI sehingga angka kematian bayi meningkat, seperti ibu bayi bekerja, anak tidak mau diberi ASI, dan yang lebih banyak dialami oleh para ibu adalah tidak keluarnya air susu. Meningkatnya angka kematian bayi disebabkan karena kurangnya pengetahuan yang mereka miliki dan kurangnya penyuluhan dari pemerintah untuk mengatasi hal tersebut.&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;Sebagai upaya untuk mendapatkan bahan alami yang mungkin dapat digunakan untuk mengatasi permasalahan tersebut, alternatif yang bisa digunakan adalah ekstrak rimpang temulawak dengan kandungan kimia yaitu minyak atsiri&lt;span style=""&gt;                 &lt;/span&gt;(3-12%) yang dapat meningkatkan sekresi air susu, bila diberikan setelah kebuntingan sehingga dapat meningkatkan berat badan anak dan mencegah angka kematian bayi. Selain itu temulawak mudah didapat, harganya pun terjangkau oleh masyarakat yang ekonominya menengah kebawah.&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 27pt; text-align: justify; text-indent: 9pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 119.25pt; text-align: justify; text-indent: -119.25pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=""&gt;B.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;Hipotesis&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 81pt; text-align: justify; text-indent: -63pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;Ho&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;:&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;Tidak ada pengaruh pemberian ekstrak rimpang temulawak&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;(&lt;i style=""&gt;Curcuma xanthorriza&lt;/i&gt; Roxb.) terhadap sekresi air susu tikus putih&lt;span style=""&gt;               &lt;/span&gt;(&lt;i style=""&gt;Rattus norvegicus&lt;/i&gt;) galur sprague dawley.&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 81pt; text-align: justify; text-indent: -63pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;H&lt;span style="font-size: 8pt; line-height: 200%;"&gt;A&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;:&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Ada&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt; pengaruh pemberian ekstrak rimpang temulawak (&lt;i style=""&gt;Curcuma xanthorriza &lt;/i&gt;Roxb.) terhadap sekresi air susu tikus putih (&lt;i style=""&gt;Rattus norvegicus&lt;/i&gt;) galur sprague dawley.&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2232605768437934303-4261136645953616848?l=bukitparawali.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bukitparawali.blogspot.com/feeds/4261136645953616848/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2232605768437934303&amp;postID=4261136645953616848' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2232605768437934303/posts/default/4261136645953616848'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2232605768437934303/posts/default/4261136645953616848'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bukitparawali.blogspot.com/2008/11/tinjauan-pustaka-temulawak-curcuma.html' title='TINJAUAN PUSTAKA Temulawak (Curcuma xanthorriza Roxb.)'/><author><name>Bin Muhsin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11319846172949930922</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_F-lx-dZEu98/SCQKU6dHK5I/AAAAAAAAAek/_z01UhVNbAY/S220/Foto(202).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2232605768437934303.post-3005334916768137755</id><published>2008-11-01T03:43:00.000-07:00</published><updated>2008-12-12T21:09:08.995-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='SKRIPSI TEMULAWAK'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PENELITIAN TEMULAWAK'/><title type='text'>PENELITIAN TERHADAP TEMULAWAK</title><content type='html'>PRIMA SAUDA PLUS RACIKAN RAHASIA DAN TEPAT HABBATUSSAUDA + TEMULAWAK + SAMBILOTO + UMBI DAUN DEWA INSYA ALLAH SEGALA MACAM PENYAKIT BISA DIOBATI. AMIN.&lt;br /&gt;HABBATUSSAUDA OBAT SEGALA MACAM PENYAKIT KECUALI KEMATIAN (HR. BUKHARI - MUSLIM) MADU OBAT YANG MENYEMBUHKAN BAGI MANUSIA (QS: AN-NAHL: 69)&lt;br /&gt;KONSULTASI DAN PEMESANAN HUB BIN MUHSIN DI HP: 085227044550 / 021-91913103 email / YM: binmuhsin_group@yahoo.co.id&lt;br /&gt;===&lt;br /&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK RIMPANG TEMULAWAK&lt;span style=""&gt;              &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;           &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;( &lt;i style=""&gt;Curcuma xanthorriza&lt;/i&gt; Roxb. ) TERHADAP SEKRESI AIR SUSU TIKUS PUTIH &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;( &lt;i style=""&gt;Rattus norvegicus&lt;/i&gt; ) GALUR SPRAGUE DAWLEY&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt; &lt;h2 style="margin-left: 0cm; text-align: center; text-indent: 0cm; line-height: 200%;" align="center"&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;BAB I&lt;/a&gt;&lt;/h2&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 200%;" align="center"&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;b style=""&gt;PENDAHULUAN&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 200%;" align="center"&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 200%;"&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;b style=""&gt;A.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Latar Belakang Masalah&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 17.85pt; text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;Negara &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt; adalah termasuk negara hutan hujan tropis yang terkenal akan kekayaan alamnya. Diantara kekayaan alam tersebut adalah keanekaragaman tumbuhan dan diantara tumbuhan tersebut ada yang dipergunakan sebagai tanaman hias, sayur-mayur, serta obat-obatan yang berguna bagi kesehatan dan mempunyai khasiat tersendiri. Masyarakat luas yang menggunakan tanaman sebagai obat tradisional bukan saja terbatas di Indonesia (Naiola, 1986), tetapi juga di pelosok negeri lainnya. &lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Dari sekian banyak tanaman obat di &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt;, beberapa dari tanaman obat tersebut berkhasiat sebagai &lt;i style=""&gt;laktagogum&lt;/i&gt; (pelancar&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;sekresi air susu). Kebanyakan tanaman tersebut mudah diperoleh di sekitar lingkungan tempat tinggal karena tumbuh dengan mudah. Dan salah satu jenis tanaman yang luput dari perhatian banyak orang namun sangat potensial dan bermanfaat untuk dikembangkan dalam skala “ manfaatnya yang amat besar “, walaupun tanaman ini mempunyai nilai yang cukup ekonomis dan mudah untuk dikembangbiakkan, tetapi mempunyai khasiat yang sangat besar, tanaman tersebut sering disebut sebagai tanaman temulawak&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;(&lt;i&gt;Curcuma xanthorriza&lt;/i&gt; Roxb.).&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;Pada umumnya penggunaan rimpang temulawak, didasarkan pada pengalaman turun temurun dari satu generasi ke generasi berikutnya. Dan ternyata penggunaan&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;rimpang temulawak ini terus berlangsung hingga sekarang.&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;Rimpang temulawak juga dirancang sebagai komoditas potensial yang bersifat multi-manfaat untuk berbagai sektor, baik sektor rumah tangga, sektor ekonomi, dan khususnya adalah sektor bagi para ibu menyusui. Telah banyak penelitian-penelitian dari generasi ke generasi untuk memastikan bahwa rimpang temulawak mempunyai banyak manfaat dalam kehidupan sehari-hari sehingga dikatakan bersifat multi-manfaat. Beberapa manfaat rimpang temulawak adalah sebagai tanaman obat, wahana bisnis, pewarna makanan yang alami, dan lain sebagainya.&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Sebagai obat ramuan tradisional, rimpang temulawak (&lt;i&gt;Curcuma xanthorriza&lt;/i&gt; Roxb.) dapat digunakan sebagai bahan obat utama (&lt;i&gt;remedium cardinale&lt;/i&gt;), bahan obat penunjang (&lt;i&gt;remedium adjuvans&lt;/i&gt;), pemberi warna (&lt;i&gt;corrigentia coloris&lt;/i&gt;) maupun sebagai penambah aroma (&lt;i&gt;corrigentia odoris&lt;/i&gt;) (Sugiharto, 2000). Sebagai bahan obat penunjang (&lt;i style=""&gt;remedium adjuvans)&lt;/i&gt; rimpang temulawak berkhasiat sebagai &lt;i&gt;laktagogum&lt;/i&gt; (pelancar sekresi air susu),&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;karena tumbuhan obat Indonesia ini menunjukkan bahwa rimpang temulawak mengandung beberapa senyawa kimia, antara lain &lt;i style=""&gt;fraksi pati, kurkuminoid, minyak atsiri , glukosida, flavonoid, myrcene, xanthorrizol, isofurano germacreene, P-tolylety carbinol, kamfer, foluymetik karbinol, 1-sikloisoprenmyrsen,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;fellandrean, turmerol &lt;/i&gt;atau yang sering disebut minyak menguap / minyak terbang, &lt;i style=""&gt;anetol, pinen, dipenten, fenchon, metal chavicon, anisal dehida, asam anisal, minyak lemak&lt;/i&gt;, &lt;i style=""&gt;zat tepung&lt;/i&gt;, dan &lt;i style=""&gt;zat&lt;/i&gt; &lt;i style=""&gt;warna kuning&lt;/i&gt; yang terdiri dari &lt;i style=""&gt;curcumin &amp;amp; monodes metoksi curcumin&lt;/i&gt; (Tampubolon, 1980 ; Muhlisah, 1999 ; Isdadiyano, 2000 ; Mursito, 2002 ; Kartasapoetra, 2006).&lt;span style=""&gt;                              &lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;Pengetahuan mengenai fisiologis laktasi terus menerus memperoleh perhatian untuk dipelajari, seiring dengan semakin diakuinya oleh dunia ilmu pengetahuan tentang manfaat ASI untuk perbaikan gizi, pertumbuhan bayi dan peningkatan berat badan bayi. Salah satu usaha perbaikan gizi keluarga yang digalakkan pemerintah dewasa ini ialah memberikan pendidikan pada masyarakat&lt;span style=""&gt;                     &lt;/span&gt;(baik di desa maupun di &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;kota&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt;), agar mereka mau dan mampu memperbaiki gizi kepada keluarga mereka sendiri. Dan yang diperbaiki terutama adalah kelompok orang yang dikenal sebagai “ golongan rawan “ seperti bayi, anak di bawah umur 5 tahun, ibu hamil, &amp;amp; ibu menyusui (Soeseno, 1982). Di Indonesia, program penggunaan ASI (PP-ASI) telah dirintis sejak tahun 1974 sebagai salah satu bagian dari program perbaikan menu makanan rakyat. Hal ini disebabkan oleh adanya kecenderungan menurunnya kebiasaan menyusui bayi. Tujuan PP-ASI yakni turut mencegah angka kematian bayi dan anak serta meningkatkan kualitas hidup generasi penerus dimasa yang akan datang (Masoara, 1990 dalam Sugiharto, 2000). Dan untuk mengurangi angka kematian pada bayi, hendaknya perlu berbagai solusi untuk mengatasi hal tersebut, diantaranya dengan inisiasi menyusui dini (IMD), memberi penyuluhan agar diberikannya ASI pada bayi, serta memberi solusi bagi ibu yang mengalami kesulitan dalam produksi air susu.&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;Proses laktasi sangat dipengaruhi oleh konsumsi makanan induk, ketersediaan substrat / prekusor yang ada di dalam plasma darah, penyerapan substrat oleh kelenjar ambing, aktivitas enzim, serta kerja sama berbagai hormon steroid. &lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;Zat makanan yang dikonsumsi oleh ibu sebagian besar (60 %-90%) akan dikonversikan untuk mensintesis air susu, sehingga selama proses menyusui seorang ibu perlu diberi makanan tambahan (Ebrahim, 1980&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dalam&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;Sugiharto, 2000). Selain makanan tambahan, ada faktor lain yang dapat menunjang kelancaran sekresi air susu, yaitu hormon &lt;i style=""&gt;prolaktin &lt;/i&gt;(Suherman, 1986 dalam Khomsan, 2003) yang berperan dominan dengan dibantu hormon&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;st&lt;i style=""&gt;eroid&lt;/i&gt;. Walaupun &lt;i style=""&gt;estrogen dan progesteron&lt;/i&gt; dalam konsentrasi berkurang, namun tetap dibutuhkan dalam peningkatan rangsangan terhadap sel-sel &lt;i style=""&gt;laktotrop hipofisis&lt;/i&gt; untuk memproduksi hormon &lt;i style=""&gt;prolaktin&lt;/i&gt;. ASI adalah makanan mutlak &amp;amp; sangat ideal untuk bayi karena kebutuhan bayi akan zat gizi adalah yang paling tinggi, bila dinyatakan dalam satuan berat badan, karena bayi sedang dalam periode pertumbuhan yang sangat pesat (Sajogyo &lt;i style=""&gt;et al&lt;/i&gt;, 1986 &amp;amp; Sediaoetama, 1987) yang mana masih sangat tergantung pada air susu untuk mempertahankan kehidupannya. Dan pemberian ASI adalah salah satu upaya untuk mencegah angka kematian bayi. Oleh karena itu penggunaan obat tradisional untuk mengatasi sulitnya sekresi air susu digunakanlah rimpang temulawak (&lt;i style=""&gt;Curcuma xanthorriza &lt;/i&gt;Roxb.) &lt;span style=""&gt;           &lt;/span&gt;( Muchtadi, 1994).&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;Untuk memberikan bukti khasiat dari rimpang temulawak sebagai &lt;i style=""&gt;laktagogum&lt;/i&gt; (pelancar sekresi air susu) maka perlu dilakukan penelitian mengenai “ Pengaruh pemberian ekstrak rimpang temulawak (&lt;i&gt;Curcuma xanthorriza&lt;/i&gt; Roxb.) pada hewan uji tikus putih (&lt;i&gt;Rattus norvegicus&lt;/i&gt;) galur sprague dawley “ karena tikus putih merupakan hewan yang mewakili dari kelas mamalia &amp;amp; kelengkapan organ, kebutuhan nutrisi, metabolisme bio-kimianya, sistem reproduksi, pernafasan, peredaran darah, serta ekskresinya menyerupai manusia dan tikus putih juga merupakan hewan yang dapat menghasilkan air susu (Smith &amp;amp; Mangkoewidjojo, 1998).&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 0cm; text-align: justify; text-indent: 0cm; line-height: 200%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=""&gt;B.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b style=""&gt;Identifikasi Masalah&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;span style=""&gt;1.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Apakah pemberian ekstrak rimpang temulawak (&lt;i style=""&gt;Curcuma xanthorriza&lt;/i&gt; Roxb.) dapat meningkatkan sekresi air susu tikus putih (&lt;i style=""&gt;Rattus norvegicus&lt;/i&gt;) galur sprague dawley ?&lt;/a&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;span style=""&gt;2.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Pada konsentrasi berapa ekstrak rimpang temulawak (&lt;i style=""&gt;Curcuma xanthorriza&lt;/i&gt; Roxb.) dapat meningkatkan sekresi air susu tikus putih (&lt;i style=""&gt;Rattus norvegicus&lt;/i&gt;) galur sprague dawley ?&lt;/a&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;span style=""&gt;                                                                                                      &lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;h2 style="margin-left: 0cm; text-align: justify; text-indent: 0cm; line-height: 200%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;span style=""&gt;C.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Pembatasan Masalah&lt;/a&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/h2&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;Dalam penelitian ini penulis hanya membatasi pada “ pengaruh pemberian ekstrak rimpang temulawak (&lt;i&gt;Curcuma xanthorriza&lt;/i&gt; Roxb.) terhadap sekresi air susu tikus putih (&lt;i&gt;Rattus norvegicus&lt;/i&gt;) galur sprague dawley “.&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 0cm; text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;b style=""&gt;D.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Perumusan Masalah&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;“ Apakah ada pengaruh pemberian ekstrak rimpang temulawak (&lt;i style=""&gt;Curcuma xanthorriza&lt;/i&gt;&lt;i style=""&gt;Rattus norvegicus&lt;/i&gt;) galur sprague dawley ?&lt;/a&gt; Roxb.) terhadap sekresi air susu tikus putih (&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;h2 style="margin-left: 0cm; text-align: justify; text-indent: 0cm; line-height: 200%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;span style=""&gt;E.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Tujuan Penelitian&lt;/a&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/h2&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;Penelitian ini bertujuan untuk mengukur rata-rata kenaikan berat badan anak tikus putih (&lt;i style=""&gt;Rattus norvegicus&lt;/i&gt;) galur sprague dawley yang induknya diberi ekstrak rimpang temulawak (&lt;i&gt;Curcuma xanthorriza&lt;/i&gt; Roxb.) berbagai konsentrasi.&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 9pt; text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;h2 style="margin-left: 0cm; text-align: justify; text-indent: 0cm; line-height: 200%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;span style=""&gt;F.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Manfaat Penelitian&lt;/a&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/h2&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 9pt; text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;span style=""&gt;         &lt;/span&gt;Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat :&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;span style=""&gt;1.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Mendukung dan merintis jalan pembuatan obat-obatan dari tanaman obat tradisional yang berkhasiat sebagai tanaman laktagogum.&lt;/a&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;span style=""&gt;2.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Membuktikan khasiat rimpang temulawak sebagai tanaman laktagogum secara ilmiah.&lt;/a&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;span style=""&gt;3.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Bermanfaat sebagai sumbangan informasi kepada masyarakat mengenai efektifitas ekstrak rimpang temulawak yang dapat meningkatkan sekresi air susu tikus putih.&lt;/a&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;span style=""&gt;4.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Dapat menjadi bahan pengajaran pada mata pelajaran biologi di SMU.&lt;/a&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 48pt; text-align: justify; text-indent: -30pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;span style=""&gt;5.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Dapat digunakan sebagai bahan peneliti selanjutnya yang relevan.&lt;span style=""&gt;           &lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2232605768437934303-3005334916768137755?l=bukitparawali.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bukitparawali.blogspot.com/feeds/3005334916768137755/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2232605768437934303&amp;postID=3005334916768137755' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2232605768437934303/posts/default/3005334916768137755'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2232605768437934303/posts/default/3005334916768137755'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bukitparawali.blogspot.com/2008/11/penelitian-terhadap-temulawak.html' title='PENELITIAN TERHADAP TEMULAWAK'/><author><name>Bin Muhsin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11319846172949930922</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_F-lx-dZEu98/SCQKU6dHK5I/AAAAAAAAAek/_z01UhVNbAY/S220/Foto(202).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2232605768437934303.post-4827676340592673686</id><published>2008-10-30T19:05:00.000-07:00</published><updated>2008-12-12T21:09:09.030-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KESEMPATAN BARU BAGI PENDERITA GAGAL GINJAL'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='OBAT STROKE'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='OBAT GINJAL'/><title type='text'>KESEMPATAN BARU BAGI PENDERITA GAGAL GINJAL</title><content type='html'>&lt;a href="http://primasaudaplus.wordpress.com"&gt;INSYA ALLAH DENGAN PRIMA SAUDA PLUS GAGAL GINJAL DAN STROKE BISA DICEGAH DAN DIOBATI. AMIN.&lt;br /&gt;PRIMA SAUDA PLUS RACIKAN RAHASIA DAN TEPAT HABBATUSSAUDA + TEMULAWAK + SAMBILOTO + UMBI DAUN DEWA INSYA ALLAH SEGALA MACAM PENYAKIT BISA DIOBATI. AMIN.&lt;br /&gt;HABBATUSSAUDA OBAT SEGALA MACAM PENYAKIT KECUALI KEMATIAN (HR. BUKHARI - MUSLIM) MADU OBAT YANG MENYEMBUHKAN BAGI MANUSIA (QS: AN-NAHL: 69)&lt;br /&gt;KONSULTASI DAN PEMESANAN HUB BIN MUHSIN DI HP: 085227044550 / 021-91913103 email / YM: binmuhsin_group@yahoo.co.id&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;===&lt;br /&gt;sumber:&lt;br /&gt;http://www.yastroki.or.id/read.php?id=121&lt;br /&gt;===&lt;br /&gt;&lt;table align="center" border="0" cellpadding="0" cellspacing="0" width="100"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td align="left" valign="top"&gt;&lt;table border="0" cellpadding="2" cellspacing="0" width="100%"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="judul"&gt;KESEMPATAN BARU BAGI PENDERITA GAGAL GINJAL&lt;/td&gt;                         &lt;/tr&gt;                         &lt;tr&gt;                            &lt;td class="norm"&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;Gagal ginjal bisa terjadi sewaktu-waktu. Tetapi umumnya, gagal ginjal terjadi secara bertahap dan bisa diperlambat atau dihentikan sama sekali. Syaratnya sederhana, seperti penyakit lainnya, kalau dilakukan pemeriksaan secara dini, tehnologi masa kini sudah bisa membantu memperlambat proses gagal ginjal atau menghentikannya sama sekali. &lt;/a&gt;&lt;p&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;ginjal bisa terjadi sewaktu-waktu. Tetapi umumnya, gagal ginjal terjadi secara bertahap dan bisa diperlambat atau dihentikan sama sekali. Syaratnya sederhana, seperti penyakit lainnya, kalau dilakukan pemeriksaan secara dini, tehnologi masa kini sudah bisa membantu memperlambat proses gagal ginjal atau menghentikannya sama sekali. Ginjal adalah sebuah organ kecil tetapi penting yang terletak didalam tubuh, tidak nampak secara fisik, dan seperti bagian tubuh lainnya, mempunyai fungsi yang kompleks dan bekerja secara otomatis. Karena itu apabila tidak ada masalah, biasanya kurang mendapat perhatian. Namun biarpun kecil, ginjal adalah suatu bagian tubuh yang sangat penting karena mempunyai fungsi dan tugas yang sangat mulia, yaitu menghilangkan air, sisa-sisa air kotor, atau sampah dan racun hasil metabolisme yang berlebihan di dalam tubuh, membantu mengatur tekanan darah, mengatur keseimbangan kimia dalam tubuh, memelihara tulang agar tetap kuat, memberi perintah kepada tubuh untuk membuat sel darah merah dan menolong anak-anak tumbuh dengan normal. Karena fungsinya yang demikian kompleks dan penting, salah satu saja fungsinya tidak dapat dilakukan, ginjal bisa dianggap gagal dan mempunyai akibat yang menyengsarakan dan berlarut-larut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena gagal ginjal umumnya terjadi secara bertahap selama bertahun-tahun, apabila tanda-tanda itu dapat diketahui secara dini, penderita bisa mendapat bantuan untuk mengubah atau menyesuaikan gaya hidup agar bisa lebih memperlambat kegagalan tersebut, atau bahkan menghentikan kegagalan ginjal tersebut, tergantung dari sebab musababnya. Ginjal dianggap mengalami gagal ginjal secara mendadak kalau ginjal tersebut tidak bisa berfungsi. Gagal ginjal mendadak atau biasa disebut ?acute renal failure? adalah kalau ginjal mengalami kegagalan secara mendadak. Kegagalan semacam ini umumnya disebabkan adanya toxin, alergi obat, keracunan atau kehilangan darah, kehilangan cairan atau trauma. Kegagalan mendadak biasanya dapat disembuhkan dengan obat, dialisa atau cuci darah. Kalau pembersihan ginjal seperti ini berhasil, biasanya penderita akan sembuh kembali dan ginjal akan berfungsi secara normal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyebab gagal ginjal yang utama adalah diabetes, yang kurang lebih merupakan sekitar 40 persen atau lebih penyebab gagal ginjal. Penyebab gagal ginjal yang kedua adalah tekanan darah tinggi, yang bertanggung jawab terhadap sekitar 25 persen dari penyakit gagal ginjal. Penyebab lain adalah glomerulonephretis, suatu kelompok dari banyak macam inflamasi ginjal. Penyebab lain adalah suatu penyakit genetik seperti kelainan kekebalan, cacat lahir dan sebab-sebab lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seseorang dapat melakukan medical check up untuk mengetahui apakah dirinya rawan dan mempunyai tanda-tanda atau kemungkinan bisa terkena gagal ginjal. Tanda-tanda seseorang bisa terkena gagal ginjal antara lain kalau kencingnya terasa kurang dibandingkan kebiasaan sebelumnya, kencing itu berubah warnanya, berbusa, atau sering bangun malam untuk kencing. Bisa juga kalau sering bengkak di kaki, pergelangan, tangan dan dimuka, yang antara lain disebabkan karena ginjal tidak bisa membuang air yang berlebihan. Lekas capai atau lemah, yang disebabkan karena kotoran tidak bisa dibuang oleh ginjal yang mungkin saja fungsinya melemah. Sesak nafas, yang disebabkan karena adanya air yang mengumpul pada paru-paru. Keadaan sesak nafas ini sering dikelirukan dengan asma atau kegagalan jantung. Nafas bau karena adanya kotoran yang mengumpul di rongga mulut. Rasa pegal di punggung. Gatal-gatal, utamanya di kaki. Dan kehilangan nafsu makan, mual dan muntah-muntah. Tanda-tanda itu tidak seluruhnya kelihatan bersamaan, tetapi dengan pemeriksaan laboratorium yang baik bisa diketahui lebih cermat apakah tanda-tanda itu mengarah pada kemungkinan gagal ginjal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di amerika Serikat saja, negara yang sangat maju dan tingkat gizinya tinggi, setiap tahun ada sekitar 20 juta orang dewasa menderita penyakit kronik ginjal. Dimana hampir separonya menderita penyakit ginjal yang sifatnya sudah moderate. Di Indonesia keadaannya pasti lebih mengerikan lagi, tetapi masih sedikit data yang diketahui secara pasti. Hanya, akhir-akhir ini pasien yang mengeluh karena sakit ginjal atau gagal ginjal terasa meningkat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mengetahui tingkatan dari proses gagal ginjal biasanya seseorang diukur dari level creatine-nya, yaitu kotoran yang dapat dihilangkan oleh ginjal yang berfungsi dengan baik. Untuk mengetaui level creatine yang dapat dihilangkan biasanya dilakukan pengukuran contoh air kencing selama 24 jam dan contoh darah. Bisa juga dengan mengukur contoh darah dengan melihat nilai creatine yang ada didalamnya dibandingkan dengan nilai standar setelah ditimbang dengan tinggi, berat badan dan usia seseorang. Seseorang dianggap normal kalau nilai creatinenya 97-137 mL/min untuk laki-laki, dan 88-128 mL/min untuk perempuan. Ada juga ukuran lain yaitu Glomerular filtration rate (GFR) yang menggambarkan kecepatan ginjal membersihkan darah. GFR ini diukur dengan ukuran mililiter per menit, dimana ukuran normalnya adalah sekitar 90 mL/min.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi andaikan seseorang mempunyai ukuran normal sebesar 100 mL/min, artinya orang yang bersangkutan ginjalnya berfungsi dengan baik 100 persen. Kalau pada suatu pemeriksaan lainnya, yang tentunya berbeda waktu, ternyata nilai pembersihan creatin menurun menjadi sekitar 30 mL/min, artinya ginjalnya bisa dikatakan berfungsi hanya sebesar 30 persen. Orang yang bersangkutan bisa dikatakan mengalami gagal ginjal yang moderat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada beberapa langkah yang bisa diambil kalau penyakit kronis ginjal masih pada tahapan rendah dan moderat. Yang pertama, tekanan darah. Tekanan darah harus dipelihara pada tingkat sekitar 125/75 atau lebih rendah, kalau seseorang mempunyai penyakit diabetes. Kalau tidak ada diabetes, tekanan darah sebaiknya dipelihara pada tingkatan sekitar 130/85 atau lebih rendah. Kalau seseorang mempunyai penyakit diabetes, sebaiknya dilakukan kontrol yang ketat agar pengembangan kegagalan ginjal dapat diperlambat. Pada penderita diabetes dengan nilai hemoglobin A1c, yang menjadi ukuran kadar gula, dalam dua atau tiga bulan terakhir pasien itu harus dipelihara nilai kadar gulanya kurang dari 6,5 persen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seseorang yang diyakini mempunyai gejala sakit ginjal, tidak perlu risau. Kehidupan yang normal masih tetap dapat dijalani dengan baik. Bahkan dianjurkan tetap berolah raga dengan teratur dan makan dengan makanan yang wajar. Ada juga anjuran untuk mengatur diet, tetapi inipun tidak terlampau menyusahkan. Diet untuk mereka yang mempunyai tanda-tanda awal sakit ginjal tidak perlu dirisaukan, kecuali bagi mereka yang merokok, umumnya para ahli menganjurkan untuk menghentikannya sama sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam keadaan fungsi ginjal sudah sekitar 15 persen atau kurang, atau mendapat gangguan yang cukup berat karena kegagalan ginjal, seperti sesak nafas, cepat lelah, kram otot, atau pusing-pusing dan muntah, umumnya dokter ahli ginjal, berdasarkan analisis pemeriksanaan laboratorium, akan menganjurkan seorang penderita seperti itu untuk mulai melakukan Hemodialisa atau cuci darah. Anjuran itu biasanya juga apabila seorang penderita mempunyai kemungkinan gagal ginjal pada fase ke 4, yaitu kalau nilai GFR-nya sudah menunjukkan angka kurang dari 30 mL/min.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka yang mempunyai nilai GFR yang rendah biasanya dianjurkan untuk berkonsultasi dengan dokternya untuk mempelajari berbagai jenis dialisa yang cocok dengan kondisinya. Kalau sudah diketahui apa yang cocok, dokter dan pasien umumnya bersama-sama melakukan persiapan sebelum proses Hemodialisa itu dapat dikerjakan. Frekuensi Hemodialisa tergantung kondisi pasien masing-masing. Ada yang melakukannya sekali satu minggu, dua kali satu minggu, dan ada juga yang harus melakukannya tiga kali dalam satu minggu. Pada umumnya setiap kali dilakukan Hemodialisa diperlukan waktu sekitar 3 ? 4 jam, tentunya ditambah waktu yang dipergunakan untuk mencapai klinik dan kembali ke rumah masing-masing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mulai hari ini, Nusantara Stroke and Medical Center, yang dibuka tahun 2002 yang lalu di Gedung Granadi, Jl. Kuningan, Jakarta, dan selama tahun 2003 telah melayani tidak kurang dari 26.000 pasien, secara resmi membuka kesempatan untuk proses Hemodialisa bagi penderita sakit ginjal. Kesempatan baru untuk para penderita sakit ginjal ini dilayani dengan peralatan modern. Fasilitas yang ada di Nusantara Stroke and Medical Center adalah mesin cuci darah modern yang paling baru. Obat-obatan, suku cadang dan bahan-bahan yang dipergunakan dijamin selalu siap sehingga pasien tidak perlu kawatir. Pasien yang memerlukan informasi dan pelayanan medis juga akan dilayani oleh sedikitnya dua orang dokter yang ternama, yaitu dokter Winarni dan dokter Herman, serta juru rawat yang berpengalaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua orang dokter ahli itu telah mempunyai pengalaman luas dalam merawat pasien dengan kelainan ginjal dan tergolong dokter dengan reputasi yang unggul di bidangnya. Lebih dari itu, pada hari ini juga, kedua dokter dan Nusantara Stroke and Medical Center, akan menjadi tuan rumah dari tamu Republik Rakyat Cina, Prof. Dr. Gao Wei, yang sangat terkenal ahli dalam melakukan cangkok ginjal dengan berhasil di negaranya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau sudah diberikan pengobatan, diberikan juga cuci darah secara teratur, tetapi ginjal tidak berfungsi dengan normal, maka alternatipnya adalah cangkok ginjal. Prof. Dr. Gao Wei, yang hari ini menjadi tamu dr.Winarni dan dr. Herman, serta Nusantara Stroke and Medical Center, mempersiapkan kemitraan yang memungkinkan lembaga nasional yang bermutu ini menjadi mitra kerjanya. Nusantara Stroke and Medical Center akan bertindak sebagai lembaga yang mempersiapkan pasien yang dianggap gagal ginjal dan siap untuk menjalani pencangkokan ginjal di RRC.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasien gagal ginjal yang mempunyai kemungkinan bisa ditolong dengan pencangkokan dan berminat, akan mendapat perawatan dan pemeriksaan yang diperlukan di Nusantara Stroke and Medical Center. Pemeriksaan darah dan segala yang diperlukan sebagai diagnosa awal akan dilakukan di Jakarta. Hasil pemeriksaan ini akan diteliti dan kalau memenuhi syarat akan diteruskan kepada Prof Gao Wei di Taiping, RRC, untuk penelitian dan tindakan lanjutan. Kalau dianggap memenuhi syarat, pasien yang bersangkutan akan mendapat informasi lengkap tentang kemungkinan yang bisa terjadi kalau pencangkokan dilakukan. Sementara itu rumah sakit di RRC akan mencarikan donor ginjal dari RRC atau tempat lain yang tersedia. Sementara itu pasien akan mendapat perawatan dari dokter dan fasilitas lain yang tersedia pada Nusantara Stroke and Medical Center.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau donor ginjal itu sudah diperoleh, pasien akan diantar untuk menjalani cangkok ginjal di RS Taiping di RRC. Begitu juga, kalau diperlukan, apabila pasien sudah sehat dan layak kembali ke tanah air, pasien bisa didampingi oleh dokter dari Nusantara Stroke and Medical Center. Fasilitas ini tidak mengurangi fungsi Nusantara dalam perawatan pasien sakit ginjal lainnya, atau pasien yang ingin mengadakan medical check up dengan pemeriksaan khusus bidang stroke maupun pelayanan kesehatan umum lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti diketahui, Pusat Pelayanan Cangkok Ginjal di Taiping, yang dipimpin oleh Prof. Dr. Gao Wei, adalah salah satu pusat cangkok ginjal terbesar di kawasan Cina. Pusat cangkok ginjal ini setiap harinya melayani cangkok ginjal sampai puluhan jumlahnya. Sementara itu sudah ratusan pasien berasal dari Indonesia mendapatkan pelayanan cangkok ginjal dengan berhasil dibawah pimpinan Prof. Dr. Gawea tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, seperti juga cangkok organ tubuh lainnya, pasien yang mendapatkan cangkok ginjal di RRC itu tetap harus dipelihara kesehatannya dengan baik. Nusantara Stroke and Medical Center dengan dokter, perawat dan peralatan modernnya, lebih-lebih setelah dilatih secara khusus di RRC, akan memberikan jasa perawatan yang diperlukan. Mudah-mudahan fasilitas baru untuk para penderita sakit dan gagal ginjal, dengan adanya fasilitas baru ini, akan mendapat dukungan hidup lebih sejahtera. (Prof. Dr. Haryono Suyono, Pengamat Masalah Sosial Kemasyarakatan)-Nusantara-Ginjal-22Mei2004.&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;                  &lt;/p&gt;&lt;/td&gt;                         &lt;/tr&gt;                         &lt;tr&gt;                            &lt;td width="167"&gt;&lt;img src="http://www.yastroki.or.id/images/menubgatas.gif" height="1" width="167" /&gt;&lt;/td&gt;                         &lt;/tr&gt;                       &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;                     &lt;/td&gt;                   &lt;/tr&gt;                   &lt;tr&gt;                      &lt;td height="10"&gt;&lt;img src="http://www.yastroki.or.id/images/menubgatas.gif" height="1" width="167" /&gt;&lt;/td&gt;                   &lt;/tr&gt;                   &lt;tr&gt;                      &lt;td class="tgl"&gt;&lt;b&gt;:: Artikel sebelumnya&lt;/b&gt;&lt;/td&gt;                   &lt;/tr&gt;                   &lt;tr&gt;                      &lt;td height="10"&gt;&lt;img src="http://www.yastroki.or.id/images/menubgatas.gif" height="1" width="167" /&gt;&lt;/td&gt;                   &lt;/tr&gt;                   &lt;tr&gt;                     &lt;td&gt;&lt;table border="0" cellpadding="1" cellspacing="4" width="100%"&gt;                         &lt;tbody&gt;&lt;tr valign="top"&gt;                          &lt;td class="tgl"&gt;&gt;&gt; &lt;/td&gt;                         &lt;td class="tgl"&gt;&lt;a href="http://www.yastroki.or.id/read.php?id=120"&gt;PELAYANAN KESEHATAN KOMPREHENSIF&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;                       &lt;/tr&gt;                         &lt;tr valign="top"&gt;                          &lt;td class="tgl"&gt;&gt;&gt; &lt;/td&gt;                         &lt;td class="tgl"&gt;&lt;a href="http://www.yastroki.or.id/read.php?id=22"&gt;FASILITAS BARU NUSANTARA STROKE &amp;amp; MEDICAL CENTER&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;                       &lt;/tr&gt;                         &lt;tr valign="top"&gt;                          &lt;td class="tgl"&gt;&gt;&gt; &lt;/td&gt;                         &lt;td class="tgl"&gt;&lt;a href="http://www.yastroki.or.id/read.php?id=20"&gt;YASTROKI TANGANI MASALAH STROKE DI INDONESIA&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;                       &lt;/tr&gt;                         &lt;tr valign="top"&gt;                          &lt;td class="tgl"&gt;&gt;&gt; &lt;/td&gt;                         &lt;td class="tgl"&gt;&lt;a href="http://www.yastroki.or.id/read.php?id=19"&gt;KEPEDULIAN TERHADAP STROKE&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;                       &lt;/tr&gt;                         &lt;tr valign="top"&gt;                          &lt;td class="tgl"&gt;&gt;&gt; &lt;/td&gt;                         &lt;td class="tgl"&gt;&lt;a href="http://www.yastroki.or.id/read.php?id=18"&gt;MENINGKATNYA PENDUDUK RAWAN STROKE&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2232605768437934303-4827676340592673686?l=bukitparawali.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bukitparawali.blogspot.com/feeds/4827676340592673686/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2232605768437934303&amp;postID=4827676340592673686' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2232605768437934303/posts/default/4827676340592673686'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2232605768437934303/posts/default/4827676340592673686'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bukitparawali.blogspot.com/2008/10/kesempatan-baru-bagi-penderita-gagal.html' title='KESEMPATAN BARU BAGI PENDERITA GAGAL GINJAL'/><author><name>Bin Muhsin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11319846172949930922</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_F-lx-dZEu98/SCQKU6dHK5I/AAAAAAAAAek/_z01UhVNbAY/S220/Foto(202).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2232605768437934303.post-3454745164586489441</id><published>2008-10-30T18:59:00.000-07:00</published><updated>2008-12-12T21:09:10.085-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='SAKIT GINJAL'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='OBAT SAKIT GINJAL'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='MENCEGAH SAKIT GINJAL'/><title type='text'>Jangan Bosan Tes Urine Rutin Gejala Sakit Ginjal Tak Terasa</title><content type='html'>&lt;a href="http://primasaudaplus.blogspot.com"&gt;INSYA ALLAH DENGAN PRIMA SAUDA PLUS SAKIT GINJAL BISA DICEGAH DAN DIOBATI. AMIN.&lt;br /&gt;PRIMA SAUDA PLUS RACIKAN RAHASIA DAN TEPAT HABBATUSSAUDA + TEMULAWAK + SAMBILOTO + UMBI DAUN DEWA INSYA ALLAH SEGALA MACAM PENYAKIT BISA DIOBATI. AMIN.&lt;br /&gt;HABBATUSSAUDA OBAT SEGALA MACAM PENYAKIT KECUALI KEMATIAN (HR. BUKHARI - MUSLIM) MADU OBAT YANG MENYEMBUHKAN BAGI MANUSIA (QS: AN-NAHL: 69)&lt;br /&gt;KONSULTASI DAN PEMESANAN HUB BIN MUHSIN DI HP: 085227044550 / 021-91913103 email / YM: binmuhsin_group@yahoo.co.id&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;===&lt;br /&gt;SUMBER:&lt;br /&gt;http://www.koalisi.org/detail.php?id=504&amp;amp;m=2&amp;amp;sm=14&lt;br /&gt;===&lt;br /&gt;&lt;b&gt;J&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;angan Bosan Tes Urine Rutin&lt;br /&gt;Gejala Sakit Ginjal Tak Terasa&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;                                &lt;p&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;Bandung, Kompas - Ginjal memiliki banyak fungsi. Penurunan fungsi ginjal bisa menyebabkan penyakit ginjal yang menguras banyak biaya dan menurunkan produktivitas. Itu sebabnya, menjaga gaya hidup sehat dan rutin melakukan tes urine sangat dianjurkan. Biaya tes urine sangat murah, cukup menabung Rp 200 sehari.&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt; Dokter ahli ginjal dari Rumah Sakit Hasan Sadikin dan pengajar di Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran Bandung, Prof Rachmat Soelaeman, Kamis (24/5), mengatakan, ginjal memiliki banyak fungsi, antara lain menghilangkan air, sisa-sisa air kotor dan racun hasil metabolisme yang berlebihan di dalam tubuh, membantu mengatur tekanan darah, mengatur keseimbangan kimia dalam tubuh, serta menghasilkan hormon untuk membuat sel darah merah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fungsi tersebut bisa menurun karena penyakit yang menyerang ginjal. Penyakit yang menyerang bisa disebabkan infeksi ringan dan berat, misalnya infeksi di saluran kencing atau di daerah ginjal. Infeksi yang berat biasanya diikuti dengan panas tinggi dan menggigil. Infeksi biasanya disebabkan bakteri, dan biasanya terjadi pada wanita. Bakteri masuk melalui saluran vagina. Rachmat menyarankan, jika tidak mendesak, perempuan tidak perlu dikateter saat dirawat inap di rumah sakit. "Meskipun steril, risiko itu mungkin saja ada," tuturnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, infeksi juga bisa terjadi karena batu dalam ginjal atau kandung kemih. Batu tersebut terbentuk karena endapan dari cairan tubuh dan darah yang disaring ginjal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak bergejala&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak semua penyakit ginjal bisa terdeteksi dengan mudah sejak dini. Kalau tidak ada infeksi yang menimbulkan sakit, biasanya gejala sakit ginjal tidak terasa. "Batu ginjal kalau mengakibatkan infeksi bisa terasa, tetapi ada juga batu ginjal yang sudah besar membentuk seperti tanduk rusa. Namun, tidak memperlihatkan gejala berarti," kata Rachmat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu sebabnya, Rachmat menyarankan agar orang berusia 30 tahun rutin melakukan tes urine tiga bulan sekali. Biaya tes urine sangat murah. Sekali tes hanya sekitar Rp 15.000. Dengan menabung Rp 200 per hari saja, orang bisa melakukan tes urine secara rutin. Tes urine mampu mendeteksi penyakit diabetes, ginjal, TBC saluran kemih, bahkan kanker saluran kencing. Anjuran diperuntukkan bagi orang berusia 30 tahun karena pada usia tersebut orang telah banyak mengonsumsi berbagai hal. Penyakit ginjal pada dasarnya timbul karena seseorang menjalankan gaya hidup yang tidak sehat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mencegah penyakit ginjal, orang cukup minum teratur sebanyak delapan gelas per hari, tidak mengonsumsi makanan yang mengandung asam urat berlebihan seperti jeroan, dan teratur berolahraga jenis aerobik yang membantu melancarkan darah. Rachmat juga mengingatkan, kualitas cairan yang diminum pun harus diperhatikan. Jamu yang mengandung zat kimia berlebihan, misalnya, justru merusak ginjal. Begitu juga dengan makanan dan air yang mengandung banyak unsur besi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Yang terbaik memang membiasakan diri bergaya hidup sehat. Sebab, jika fungsi ginjal sampai turun, orang harus melakukan cuci darah delapan kali sebulan. Biayanya berkisar Rp 4 juta-Rp 6 juta selama ia belum memiliki ginjal baru sebagai pengganti. Terlambat cuci darah pun bisa mengakibatkan jantung berhenti dan kematian," paparnya. (ynt)&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2232605768437934303-3454745164586489441?l=bukitparawali.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bukitparawali.blogspot.com/feeds/3454745164586489441/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2232605768437934303&amp;postID=3454745164586489441' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2232605768437934303/posts/default/3454745164586489441'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2232605768437934303/posts/default/3454745164586489441'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bukitparawali.blogspot.com/2008/10/jangan-bosan-tes-urine-rutin-gejala.html' title='Jangan Bosan Tes Urine Rutin Gejala Sakit Ginjal Tak Terasa'/><author><name>Bin Muhsin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11319846172949930922</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_F-lx-dZEu98/SCQKU6dHK5I/AAAAAAAAAek/_z01UhVNbAY/S220/Foto(202).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2232605768437934303.post-6917543642072522839</id><published>2008-10-30T18:54:00.000-07:00</published><updated>2008-12-12T21:09:10.177-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='SAKIT PINGGANG BAWAH'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='MENCEGAH GAGAL GINJAL'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sakit Pinggang Apakah Pertanda Batu Ginjal ?'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='SAKIT GINJAL'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='OBAT GINJAL'/><title type='text'>Sakit Pinggang Bawah, Apa Saja Penyebabnya?</title><content type='html'>&lt;a href="http://primasaudaplus.wordpress.com"&gt;INSYA ALLAH DENGAN PRIMA SAUDA PLUS SAKIT PINGGANG BAWAH BISA DICEGAH DAN DIOBATI. AMIN.&lt;br /&gt;PRIMA SAUDA PLUS RACIKAN RAHASIA DAN TEPAT HABBATUSSAUDA + TEMULAWAK + SAMBILOTO + UMBI DAUN DEWA INSYA ALLAH SEGALA MACAM PENYAKIT BISA DIOBATI. AMIN.&lt;br /&gt;HABBATUSSAUDA OBAT SEGALA MACAM PENYAKIT KECUALI KEMATIAN (HR. BUKHARI - MUSLIM) MADU OBAT YANG MENYEMBUHKAN BAGI MANUSIA (QS: AN-NAHL: 69)&lt;br /&gt;KONSULTASI DAN PEMESANAN HUB BIN MUHSIN DI HP: 085227044550 / 021-91913103 email / YM: binmuhsin_group@yahoo.co.id&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;===&lt;br /&gt;sumber:&lt;br /&gt;http://www.sinarharapan.co.id/iptek/kesehatan/2004/1119/kes2.html&lt;br /&gt;===&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt;             &lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;KONSULTASI&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;            Sakit Pinggang Bawah, Apa Saja Penyebabnya?&lt;br /&gt; &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;             &lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:85%;"&gt;             Diasuh oleh Tim Dokter RS Mediros&lt;br /&gt;           &lt;br /&gt;            Tanya:&lt;br /&gt;            Ibu saya berumur 62 tahun, baru saja dirawat di rumah sakit karena              sakit pinggang yang sangat mengganggu. Ibu memang adalah penderita              batu ginjal, tetapi enam bulan lalu batu ginjal kanan sudah dapat              dihancurkan. Namun saya ragu apakah sakit pinggangnya memang berasal              dari ginjalnya atau dari sebab lain.&lt;br /&gt;            Di rumah sakit saya bicarakan dengan dokter yang merawat, kami              sepakat melakukan pemeriksaan yang menyeluruh terkait dengan sakit              pinggangnya termasuk masalah ginjalnya. Saat ini              pemeriksaan-pemeriksaan sedang dilakukan antara lain Laboratorium,              Foto Rontgen, MRI, dan sebagainya.&lt;br /&gt;            Pertanyaan saya: apa saja yang sebenarnya dapat menyebabkan sakit              pinggang. Apa saja yang bisa disembuhkan. Terima kasih atas jawaban              Dokter.&lt;br /&gt;           &lt;br /&gt;            Ny. Lim M.I., Kelapa Gading&lt;br /&gt;           &lt;br /&gt;            Jawab:&lt;br /&gt;            Pertama-tama semoga penyebab penyakit Ibu Anda dapat segera              ditemukan sehingga dapat diobati secara baik dan cepat sembuh.              Memang kadang-kadang mudah sekali menemukan penyebab sakit pinggang              bawah, tetapi kadang juga tidak mudah. Sayangnya data yang Anda              berikan tidak lengkap, misalnya bagaimana rasa nyerinya, kiri atau              kanan, menjalar atau tidak, ada rasa kesemutan atau baal, ada              kelainan air seni (kemerahan), dan sebagainya.&lt;br /&gt;            Sakit pinggang ini adalah gangguan yang sering didapat orang,              umumnya hampir setiap orang pernah mengalami satu kali sakit              pinggang dalam hidupnya. Di Amerika, sakit pinggang merupakan              penyebab kedua mengapa orang berobat ke dokter. Penyebab nomor satu              adalah influenza.&lt;br /&gt;            Tulang belakang. Alat tubuh yang paling sering dicurigai sebagai              penyebab sakit belakang adalah tulang belakang, saraf dan otot-otot              sekitarnya serta jaringan lunak lainnya. Bagian-bagian dari tulang              belakang (columna vertebrae) adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;            1. Ruas tulang belakang: Tulang belakang terdiri dari 24 vertebrae              (ruas tulang belakang) ditambah tulang sacrum dan tulang ekor              (coccyx).&lt;br /&gt;            2. Bantalan tulang: terdapat bantalan yang disebut disk antara dua              ruas tulang belakang, terdiri dari bahan tulang rawan fibrous dan              elastis. Bantalan ini bersifat sebagai „shock absorbers” yang              menjaga agar tulang belakang fleksibel dan melindungi ruas tulang              belakang (sebagai bantalan).&lt;br /&gt;            3. Foramen: lubang di antara dua ruas yang merupakan tempat keluar              saraf. 4. Facet: sendi di antara ruas-ruas tulang belakang, 5.              Saraf: terdapat 31 pasang saraf yang keluar melalui celah ruang              tulang belakang. 6. Ligamen: adalah jaringan ikat yang menghubungkan              dan mengikat ruas-ruas tulang belakang. 7. Otot yang menahan tulang              belakang pada tempatnya, ada sekitar 40 buah otot, serta jaringan              tendon dan ligamen mulai dari bagian bawah kepala sampai dengan              tulang ekor.&lt;br /&gt;           &lt;br /&gt;            Lokasi&lt;br /&gt;            Lokasi sakit belakang yang paling sering adalah sakit pinggang,              sebabnya adalah berat badan sebagian besar bertumpu pada tulang              belakang lumbal yang terletak di pinggang itu. Selain itu, bila kita              memutar tubuh maka pinggang yang paling berpotensi timbul „keseleo”              (muscle strain). Kompresi (tekanan) atau peradangan pada saraf yang              keluar dari celah ruas tulang belakang juga dapat menyebabkan sakit              pinggang.&lt;br /&gt;            Penyebab sakit pinggang. Beberapa kondisi yang mendukung terjadinya              sakit pinggang adalah tonus otot-otot pinggang tidak terjaga baik,              kelebihan berat badan terutama di sekitar bagian perut/pinggang,              gerakan mengangkat secara sembarangan, posisi duduk atau berdiri              yang tidak baik sehingga memberikan beban ekstra pada pinggang.&lt;br /&gt;           &lt;br /&gt;            Beberapa penyebab sakit pinggang:&lt;br /&gt;            Keseleo otot (muscle strain)/ otot yang tertarik. Otot yang              tertarik/teregang termasuk tendon dan ligamen atau sendi yang              meradang dapat menyebabkan sakit pinggang&lt;br /&gt;            Spasme otot. Otot yang berkontraksi (spasm) merupakan akibat adanya              kerusakan. Spasme ini sebenarnya dimaksudkan untuk mengistirahatkan              bagian yang sakit sehingga mencegah kerusakan lebih lanjut&lt;br /&gt;            Osteoartritis. Adalah proses penuaan sendi biasanya pada usia di              atas 60 tahun. Terjadi kerusakan tulang rawan yang melapisi              permukaan dalam sendi ruas tulang belakang.&lt;br /&gt;            Sciatica. Nyeri karena terjepitnya saraf atau meradang, dirasakan di              bagian pinggang, dapat menjalar ke bokong/bagian belakang tungkai&lt;br /&gt;            Osteoporosis. Sekitar satu dari tiga wanita usia lebih dari 50 tahun              merasakan sakit pinggang karena ada ruas tulang belakang yang              keropos (osteoporosis) dengan fraktur-fraktur kecil di ruas tulang              belakang, atau rapuh tergencet (compression fracture).&lt;br /&gt;            Hernia bantalan. Suatu sobekan atau tekanan pada bantalan dapat              menyebabkan bantalan menggembung atau pecah sehingga menekan saraf.&lt;br /&gt;            Fibromyalgia. Sakit pinggang karena kekakuan otot dan tendon.&lt;br /&gt;            Ginjal. Sakit pinggang juga dapat disebabkan gangguan dari organ              dalam misalnya ginjal, antara lain pada penyakit infeksi baik akut              maupun kronis, batu ginjal, bendungan pada ginjal dan sebagainya.              Melalui pemeriksaan urin rutin di laboratorium biasanya diperoleh              informasi penting tentang gangguan ginjal.&lt;br /&gt;            Selain itu luka pada usus 12 jari yang terletak di bagian belakang,              tidak jarang dirasakan sebagai nyeri yang menembus ke tulang              belakang. Sakit pinggang dapat juga berasal dari organ dalam panggul              (pelvis) misalnya: infeksi kandung kemih, endometriosis (jaringan              endometrium dari kandungan /uterus yang berada diluar uterus),              kanker ovarium (indung telur), kista ovarium, testis yang terputar              dan sebagainya.&lt;br /&gt;           &lt;br /&gt;            Risiko&lt;br /&gt;            Seseorang berada pada risiko sakit pinggang bila: Bekerja pada              konstruksi, atau pekerjaan yang memerlukan mengangkat barang berat,              banyak membungkuk atau berputar atau vibrasi seluruh tubuh seperti              pada pemakaian alat tumbuk /pemadat batu.&lt;br /&gt;            Atau Punya postur tubuh yang jelek, Sedang hamil, Umur lebih dari 30              tahun,&lt;br /&gt;            Perokok tanpa berolah raga atau kelebihan berat badan, Punya sakit              sendi atau osteoporosis, Punya ambang batas nyeri yang rendah,              Sering merasa stress dan atau depresi.&lt;br /&gt;           &lt;br /&gt;            Pemeriksaan&lt;br /&gt;            Sesudah dokter memeriksa fisik, dan menentukan arah penyebab sakit              pinggang maka pemeriksaan-pemeriksaan penunjang yang dianjurkan              antara lain:&lt;br /&gt;            Pemeriksaan Rontgen tulang belakang, pemeriksaan EMG (Electro              Myography), bila saraf terlibat, untuk memeriksa konduksi saraf,              menemukan iritasi pada saraf.&lt;br /&gt;            Pemeriksaan lebih lanjut misalnya MRI (Magnetic Resonance Imaging)              atau CT Scan (Computed Tomography) untuk memeriksa keadaan bantalan,              keadaan saraf, otot, ligamen, tulang rawan, tendon, dan sebagainya.&lt;br /&gt;            Lain-lain: pemeriksaan densitas tulang untuk osteoporosis, bone scan              untuk tumor-tumor.&lt;br /&gt;           &lt;br /&gt;            Perlu Diwaspadai&lt;br /&gt;            Kebanyakan sakit pinggang karena gangguan tulang belakang, otot              tidak membahayakan, sekitar 80 – 90 % akan membaik, bisa sampai              kurang lebih 6 minggu. Kalau strain otot atau ligamen agak hebat,              dapat memakan waktu sampai 12 minggu.&lt;br /&gt;            Sakit pinggang yang serius perlu diperiksa lebih dalam pada              kondisi-kondisi:&lt;br /&gt;            *) Gangguan kontrol kandung kencing atau usus besar&lt;br /&gt;            *) Rasa baal di selangkangan atau sekitar anus&lt;br /&gt;            *) Rasa lemah atau baal di tungkai&lt;br /&gt;            *) Sakit pinggang yang mengganggu saat sedang tidur&lt;br /&gt;            *) Demam&lt;br /&gt;            *) Berat badan cepat turun&lt;br /&gt;            *) Sakit pinggang mendadak tetapi tidak ada perbaikan dalam 1 – 2              minggu&lt;br /&gt;            *) Riwayat penyakit kanker&lt;br /&gt;            *) Sakit pinggang yang tidak mereda&lt;br /&gt;           &lt;br /&gt;            Pencegahan&lt;br /&gt;            Sakit pinggang pada dasarnya dapat dihindari bila kita dapat menjaga              kondisi fisik dengan baik. Sebaiknya melakukan latihan-latihan              aerobik yang teratur, tetapi yang tidak membebani pinggang, antara              lain olahraga jalan, berenang, bersepeda, maupun senam-senam yang              memperkuat dan memelihara fleksibilitas otot-otot belakang dan              perut.&lt;br /&gt;           &lt;br /&gt;            Dr. Nico A. Lumenta, K.Nefro&lt;br /&gt;            Konsultan Ginjal-Hipertensi&lt;br /&gt;            RS Mediros&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2232605768437934303-6917543642072522839?l=bukitparawali.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://apotikhabbatussauda.wordpress.com' title='Sakit Pinggang Bawah, Apa Saja Penyebabnya?'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bukitparawali.blogspot.com/feeds/6917543642072522839/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2232605768437934303&amp;postID=6917543642072522839' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2232605768437934303/posts/default/6917543642072522839'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2232605768437934303/posts/default/6917543642072522839'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bukitparawali.blogspot.com/2008/10/sakit-pinggang-bawah-apa-saja.html' title='Sakit Pinggang Bawah, Apa Saja Penyebabnya?'/><author><name>Bin Muhsin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11319846172949930922</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_F-lx-dZEu98/SCQKU6dHK5I/AAAAAAAAAek/_z01UhVNbAY/S220/Foto(202).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2232605768437934303.post-1550145848473470058</id><published>2008-10-30T18:46:00.000-07:00</published><updated>2008-12-12T21:09:10.249-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='GINJAL'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='MENCEGAH GAGAL GINJAL'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PENYAKIT GINJAL'/><title type='text'>MENCEGAH GAGAL GINJAL</title><content type='html'>&lt;a href="http://primasaudaplus.blogspot.com"&gt;INSYA ALLAH DENGAN PRIMA SAUDA PLUS GAGAL GINJAL BISA DICEGAH DAN DIOBATI. AMIN.&lt;br /&gt;PRIMA SAUDA PLUS RACIKAN RAHASIA DAN TEPAT HABBATUSSAUDA + TEMULAWAK + SAMBILOTO + UMBI DAUN DEWA INSYA ALLAH SEGALA MACAM PENYAKIT BISA DIOBATI. AMIN.&lt;br /&gt;HABBATUSSAUDA OBAT SEGALA MACAM PENYAKIT KECUALI KEMATIAN (HR. BUKHARI - MUSLIM) MADU OBAT YANG MENYEMBUHKAN BAGI MANUSIA (QS: AN-NAHL: 69)&lt;br /&gt;KONSULTASI DAN PEMESANAN HUB BIN MUHSIN DI HP: 085227044550 / 021-91913103 email / YM: binmuhsin_group@yahoo.co.id&lt;br /&gt;===&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;SUMBER:&lt;br /&gt;http://www.sinarharapan.co.id/iptek/kesehatan/2005/0506/kes2.html&lt;br /&gt;===&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:85%;"&gt;KONSULTASI&lt;br /&gt;            &lt;/span&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:130%;"&gt;Mencegah Gagal Ginjal&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;             &lt;p&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;           &lt;br /&gt;            Diasuh oleh Tim Dokter RS Mediros&lt;br /&gt;           &lt;br /&gt;            Tanggal 30 April hari Sabtu yang lalu RS Mediros menyelenggarakan              Ceramah Kesehatan rutin untuk masyarakat umum dengan judul Cegah              Gagal Ginjal. Peminat ceramah cukup banyak, dihadiri sekitar 60              peserta (pada kapasitas ruangan biasa sekitar 50 orang). Cukup besar              perhatian dari para peserta tampak melalui banyaknya pertanyaan,              sehingga berikut ini dirasakan perlu menyampaikan intisari ceramah              tersebut.&lt;br /&gt;            Pengasuh.&lt;br /&gt;           &lt;br /&gt;            Judul ceramah ”Cegah Gagal Ginjal, Pencegahan dan              Penanggulangannya”, ditujukan bagi masyarakat umum dengan penekanan              ceramah pada pencegahan, tetapi juga yang tidak kalah pentingnya              adalah mendeteksi /menemukan lebih dini/sedini mungkin penyakit              ginjal. Pada bagian pertama ceramah tersebut kami menggarisbawahi              suatu ungkapan: ”Health is not everything, but without it everything              is nothing”, bila tidak memiliki kondisi sehat, maka dari kacamata              penderita dunia sekeliling seakan-akan tampak suram. Penyakit ginjal              banyak yang dapat bersifat kronis, karenanya lebih baik menemukan              secara dini dan mengatasinya sehingga tidak menjadi berkepanjangan              yang menimbulkan kerugian yang besar.&lt;br /&gt;            Anatomi. Dijelaskan tentang ginjal yang berukuran panjang 11-12 cm,              lebar 5-7 cm, tebal 2,3-3 cm, kira-kira sebesar kepalan tangan.              Ginjal terbentuk oleh unit yang disebut nephron yang berjumlah 1-1,2              juta buah pada tiap ginjal. Unit nephron dimulai dari pembuluh darah              halus / kapiler, bersifat sebagai saringan disebut Glomerulus, darah              melewati glomerulus/ kapiler tersebut dan disaring sehingga              terbentuk filtrat (urin yang masih encer) yang berjumlah kira-kira              170 liter per hari, kemudian dialirkan melalui pipa/saluran yang              disebut Tubulus. Urin ini dialirkan keluar ke saluran Ureter,              kandung kencing, kemudian ke luar melalui Uretra.&lt;br /&gt;            Fungsi ginjal. Ginjal adalah organ yang mempunyai pembuluh darah              yang sangat banyak (sangat vaskuler) tugasnya memang pada dasarnya              adalah ”menyaring/membersihkan” darah. Aliran darah ke ginjal adalah              1,2 liter/menit atau 1.700 liter/hari, darah tersebut disaring              menjadi cairan filtrat sebanyak 120 ml/menit (170 liter/hari) ke              Tubulus. Cairan filtrat ini diproses dalam Tubulus sehingga akhirnya              keluar dari ke-2 ginjal menjadi urin sebanyak 1-2 liter/hari.              Sebagai resume, fungsi ginjal adalah sbb: 1.Bertugas sebagai sistem              filter/saringan, membuang ”sampah”. 2. Menjaga keseimbangan cairan              tubuh. 3. Produksi hormon yang mengontrol tekanan darah. 4. Produksi              Hormon Erythropoietin yang membantu pembuatan sel darah merah.              5.Mengaktifkan vitamin D untuk memelihara kesehatan tulang.&lt;br /&gt;            Penyebab Penyakit Ginjal. 1. Penyakit Umum/Sistemik: Kencing Manis =              Diabetes Mellitus, Hipertensi, Cholesterol tinggi – Dyslipidemia,              SLE: Penyakit Lupus, Penyakit Kekebalan Tubuh lain, Asam urat tinggi              – Hyperuricemia – Gout, Infeksi di badan: Paru (TBC), Sifilis,              Malaria, Hepatitis, Preeklampsia, Obat-obatan, Amiloidosis,              Kehilangan carian banyak yang mendadak: muntaber, perdarahan, luka              bakar. Hal-hal tersebut di atas dapat berakibat gangguan/penyakit              pada ginjal. 2. Penyakit lokal pada ginjal: Penyakit pada Saringan              (Glomerulus) – Glomerulonephritis, Infeksi: kuman – Pyelonephrits,              Ureteritis, Batu: Bakat/ turunan, kelainan proses di ginjal –              Nephrolithiasis, Kista: di ginjal – Polcystic Kidney, Trauma:              benturan, terpukul, Keganasan – Kanker – Malignancy, Sumbatan: batu,              tumor, penyempitan/striktur.&lt;br /&gt;            Kumpulan Gejala. Terdapat bermacam-macam penyakit ginjal, sehingga              pasien datang ke dokter juga dengan macam-macam gejala. Berikut ini              kemungkinan datangnya seorang pasien dengan kumpulan gejala /sindrom              penyakit ginjal sebagai berikut: 1. Gagal Ginjal Akut: gangguan              ginjal mendadak, fungsi ginjal ”anjlok”, tidak keluar urin.              2.Nefritis akut: penyakit mendadak pada saringan ginjal              (glomerulus), muka, tungkai bengkak, ditemukan protein &amp;amp; darah di              urin. 3.Gagal Ginjal Kronik: gangguan kronis/ menahun pada ginjal              sehingga fungsi ginjal turun. Keluhan &amp;amp; gejala a.l.: lemas, nafsu              makan, mual, pucat, kencing sedikit, sesak napas. 4. Sindrom              Nefrotik: gangguan pada saringan ginjal, terjadi kebocoran hebat              protein dari darah melalui glomerulus/ saringan ke urin, terdapat              bengkak muka – kaki – perut, cholesterol naik. 5. Infeksi Saluran              Kemih: infeksi di ginjal – saluran kemih lainnya, bisa akut bisa              kronis. Sakit pinggang, demam, kencing sakit, bisa hanya pegal              pinggang. 6. Gangguan pada Tubulus ginjal. 7. Hipertensi: umumnya              tanpa gejala. 8. Batu ginjal/Saluran Kemih: nyeri hebat kolik, darah              di urin. 9. Obstruksi Saluran Kemih: saluran kemih terbendung oleh              tumor, striktur / penyempitan. 10.Gangguan ginjal: tetapi bisa tanpa              gejala (asymptomatik).&lt;br /&gt;            Jadi bila mencurigai ada gangguan/penyakit ginjal, disarankan              lakukan pemeriksaan yang paling sederhana yaitu memeriksakan Urin              Lengkap di laboratorium sebagai data/fakta awal untuk proses              selanjutnya menemukan adanya penyakit ginjal.&lt;br /&gt;            Gejala penyakit ginjal dapat digolongkan pada dua golongan: Akut dan              Kronis. I. Akut: Bengkak mata, kaki, nyeri pinggang hebat (kolik),              kencing sakit, demam, kencing sedikit, kencing merah /darah, sering              kencing. Kelainan Urin: Protein, Darah / Eritrosit, Sel Darah Putih              / Lekosit, Bakteri. II. Kronis: Lemas, tidak ada tenaga, nafsu              makan, mual, muntah, bengkak, kencing berkurang, gatal, sesak napas,              pucat/anemi. Kelainan urin: Protein, Eritrosit, Lekosit. Kelainan              hasil pemeriksaan Lab. lain: Creatinine darah naik, Hb turun, Urin:              protein selalu positif.&lt;br /&gt;            Penanganan pasien. Penanganan pasien dengan penyakit ginjal biasanya              dilakukan langkah-langkah sebagai berikut: 1. Periksa-Diagnosa:              Pengenalan dini Gagal Ginjal (GG). 2. Kontrol: Monitoring              progresivitas GG. 3. Penyebab: Deteksi dan lakukan koreksi terhadap              penyebab GG yang reversible, yang masih bisa disembuhkan. 4.              Perlambat: Melakukan intervensi pengobatan/tindakan untuk              memperlambat progresivitas GG. 5. Ginjal Sensitif: Hindari kerusakan              tambahan pada ginjal: obat/jamu yang toksik terhadap ginjal, obati              infeksi yang ada, atasi kekurangan cairan misalnya pada muntaber. 6.              Obati Komplikasi: Berikan terapi terhadap komplikasi GG. 7. Terapi              Pengganti: Rencanakan Terapi Pengganti Ginjal.&lt;br /&gt;            Pencegahan penyakit ginjal. Prinsip-prinsip pencegahan penyakit              ginjal adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;            I. Pada orang dengan Ginjal Normal : A. Pada Individu berisiko:              yaitu ada keluarga yang 1. Berpenyakit ginjal turunan seperti: Batu              Ginjal, Ginjal Polikistik, atau 2. Berpenyakit umum: Diabetes              Mellitus, Hipertensi, Dislipidemia (Cholesterol tinggi), Obesitas,              Gout. Pada kelompok ini ikuti pedoman yang khusus untuk menghindari              penyakit tersebut di atas, sekali-sekali kontrol/periksa ke              dokter/labratorium. B. Individu yang tanpa risiko: Hidup sehat,              Pahami tanda-tanda sakit ginjal: BAK terganggu / tidak normal, Nyeri              pinggang, Bengkak mata / kaki, Infeksi di luar ginjal:              leher/tenggorokan, Berobat/kontrol untuk menghindari: fase kronik              /berkepanjangan.&lt;br /&gt;            II. Pada orang dengan Ginjal terganggu ringan /sedang: Hati-hati:              obat rematik, antibiotika tertentu, Infeksi: obati segera, Hindari              kekurangan cairan (muntaber), Kontrol secara periodik&lt;br /&gt;            III. Ginjal terganggu berat / terminal: Terapi Pengganti Ginjal              (Renal Replacement Treatment)&lt;br /&gt;           &lt;br /&gt;            Dr. Nico A. Lumenta, K.Nefro&lt;br /&gt;            Konsultan Ginjal-Hipertensi&lt;br /&gt;            RS Mediros&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2232605768437934303-1550145848473470058?l=bukitparawali.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bukitparawali.blogspot.com/feeds/1550145848473470058/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2232605768437934303&amp;postID=1550145848473470058' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2232605768437934303/posts/default/1550145848473470058'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2232605768437934303/posts/default/1550145848473470058'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bukitparawali.blogspot.com/2008/10/mencegah-gagal-ginjal.html' title='MENCEGAH GAGAL GINJAL'/><author><name>Bin Muhsin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11319846172949930922</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_F-lx-dZEu98/SCQKU6dHK5I/AAAAAAAAAek/_z01UhVNbAY/S220/Foto(202).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2232605768437934303.post-5914654227883418656</id><published>2008-10-29T00:36:00.000-07:00</published><updated>2008-12-12T21:09:10.326-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sakit Pinggang Apakah Pertanda Batu Ginjal ?'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BATU GINJAL'/><title type='text'>Sakit Pinggang Apakah Pertanda Batu Ginjal ?</title><content type='html'>&lt;a href="http://primasaudaplus.blogspot.com"&gt;INSYA ALLAH DENGAN PRIMASAUDA PLUS BATU GINJAL DAN SAKIT GINJAL BISA DICEGAH DAN DIOBATI. AMIN PRIMA SAUDA PLUS RACIKAN RAHASIA DAN TEPAT HABBATUSSAUDA + TEMULAWAK + SAMBILOTO + UMBI DAUN DEWA INSYA ALLAH SEGALA MACAM PENYAKIT BISA DIOBATI. AMIN.&lt;br /&gt;HABBATUSSAUDA OBAT SEGALA MACAM PENYAKIT KECUALI KEMATIAN (HR. BUKHARI - MUSLIM) MADU OBAT YANG MENYEMBUHKAN BAGI MANUSIA (QS: AN-NAHL: 69)&lt;br /&gt;KONSULTASI DAN PEMESANAN HUB BIN MUHSIN DI HP: 085227044550 / 021-91913103 email / YM: binmuhsin_group@yahoo.co.id&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://www.mitrakeluarga.net/kemayoran/kesehatan001.html"&gt;===&lt;br /&gt;sumber:&lt;br /&gt;http://www.mitrakeluarga.net/kemayoran/kesehatan001.html&lt;br /&gt;===&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="txtisi"&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;b&gt;Mendengar kata ”Batu Ginjal”, membayangkan sakit pinggang dan kesulitan pada saat buang air kecil. Sehingga, banyak kita sedikit khawatir dan bila tidak ada keluhan, berarti tidak mungkin ada batu ginjal. Pendapat yang keliru ini kadang membuat pengobatan batu ginjal lebih sulit, dan seringkali disertai dengan berbagai komplikasi, bahwa kadang ditemukan ginjal yang sudah tidak berfungsi dengan baik.&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;        &lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;        &lt;div class="txtisi"&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;Penyakit batu ginjal merupakan gangguan kesehatan yang relatif mudah dilacak. Menurut Dr.med.Halim, SpBU, ahli urologi dari rumah sakit Mitra Kemayoran Jakarta, menjelaskan sakit dan pegal-pegal pada pinggang memang tidak terlalu menandakan adanya batu ginjal. Untuk mengetahui ada tidaknya batu ginjal, pemeriksaan darah dan air seni saja tidak cukup. Karena untuk mendeteksi batu ginjal perlu pemeriksaan tambahan, seperti halnya USG atau Rontgen.&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;               &lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;        &lt;div class="txtisi"&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;b&gt;Pemeriksaan USG&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;        &lt;div class="txtisi"&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;Sakit dan pegal-pegal dipinggang memang patut dicurigai sebagai gejala awal sakit batu ginjal. Namun, menurut Dr.med. Halim, SpBU, penyakit batu ginjal tidak selalu bisa diketahui penyebabnya. Faktor kelainan metabolisme dalam tubuh merupakan salah satu faktor penyebab. Faktor keturunan dapat berpengaruh, namun seorang ayah yang memiliki riwayat penyakit batu ginjal tidak selalu anaknya juga akan mengalami penyakit sama. Namun, jika diketahui salah seorang anggota keluarga memiliki riwayat penyakit batu ginjal memang disarankan anggota keluarga lainnya waspada dan memeriksakan diri.&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;        &lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;        &lt;div class="txtisi"&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;b&gt;Mitos sekitar batu ginjal&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;        &lt;div class="txtisi"&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;Faktor makanan sering dijadikan mitos, katanya ada makanan-makanan tertentu yang menyebabkan seseorang terkena batu ginjal. Pendapat ini tidak selalu benar. Mitos lain yang juga keliru adalah yang mengatakan adalah batu ginjal terjadi akibat suka menahan keinginan buang air kecil. Terbentuknya batu dalam ginjal tidak selalu ada kaitannya dengan menahan kencing, kecuali pada pasien usia lanjut dengan gangguan prostat yang mengakibatkan buang air kecil tidak tuntas, dapat merupakan faktor timbulnya batu kandung kemih.&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;        &lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;        &lt;div class="txtisi"&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;b&gt;Jenis batu ginjal&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;        &lt;div class="txtisi"&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;Faktor penyebab lain yang mungkin berpengaruh adalah kurang minum. Hal ini dapat mengakibatkan konsentrasi zat-zat pembentuk batu, misalnya kalsium ,oksalat, fosfat, magnesium, dan lain-lain, menjadi tinggi dalam air seni. Batu ginjal sendiri ada bermacam-macam. Beberapa yang paling sering ditemui adalah batu kalsium oksalat, batu asam urat dan batu infeksi. Letak batu ginjal juga kan menentukan gejala yang dialami. Batu yang terletak didalam ginjal tidak akan terasa. Akan tetapi batu ginjal yang kecil saja namun keluar dari ginjal dan masuk dalam saluran kemih dapat mengakibatkan sakit pinggang yanghebat (kilik renal). Batu yang telah berada dikandung kemih akan mengakibatkan sakit setiap kali hendak buang air kecil, karena kemungkinan batunya ingin terbawa keluar tapi tidak bisa.&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;        &lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;        &lt;div class="txtisi"&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;&lt;b&gt;ESWL ( Tembak batu ginjal )&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;        &lt;div class="txtisi"&gt;&lt;a href="http://binmuhsintokobuku.blogspot.com"&gt;Apa yang harus dilakukan apabila ada dugaan penyakit batu ginjal? Tentu saja sebaiknya ditangani orang yang kompeten, yaitu dokter ahli Urologi. Urologi adalah spesialisasi kedokteran yang mengkhususkan diri pada ginjal dan saluran kemih serta organ reproduksi pria. Untuk memastikan dugaan batu ginjal, seseorang urolog bisa melakukan USG ( Ultrasonography). Pemeriksaan menggunakan USG adalah pemeriksaan awal yang memungkinkan mengetahui ada batu atau tidak. Ada kalanya perlu pemeriksaan tambahan seperti rotgen. Apabila ternyata ditemukan batu ginjal, dokter akan menentukan tindakan terbaik yang akan dilakukan tergantung letak dan besar batu. Menurut Dr.med. Halim SpBU, batu ginjal yangrelatif kecil sering tidak memerlukan tindakan, cukup dengan obat saja, tetapi perlu kontrol rutin. Dewasa ini pilihan pengobatan batu ginjal juga semakin berkembang dan maju dengan hadirnya teknologi yang disebut ESWL ( Extra-corporeal Shock Wave Lithotripsy ), yaitu ” menembak” batu ginjal dari Luar tubuh menggunakan gelombang kejut. Hampir semua batu ginjal dengan ukuran tertentu bisa diatasi dengan tindakan ini, namun untuk batu ginjal yang berukuran agak besar terpaksa dilakukan penembakan berkali-kali.Untuk batu yang sudah keluar dari ginjal (batu ureter) selain tindakan ESWL dapat juga dilakukan penembakan dengan alat khusus yang disebut Lithoclast, batu yang terletak disaluran kemih bagian bawah (ureter distal), dapat dihancurkan dengan menggunakan alat tersebut.Untuk tindakan ini diperlukan pembiusan lokal.&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;        &lt;br /&gt;       &lt;div class="txtisi"&gt;&lt;b&gt;ESWL ( One Day Care )&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;        &lt;div class="txtisi"&gt;Penembakan batu ginjal termasuk tindakan aman dan relatif tidak berisiko, karena dilakukan dari luar tubuh. Pasien tidak merasa apa-apa atau sedikit sakit, tergantung dari daya tahan tubuh masing-masing. Tindakannya juga tidak memakan waktu lams dan tidak diperlukan persiapan khusus seperti halnya tindakan pembedahan . Pasca tindakan, sebagian pasien juga dapat segera pulang (One Day Care ). Tindakan pembedahan untuk mengeluarkan batu ginjal adalah tindakan terakhir yang hanya diambil dokter apabila tidak ada pilihan lain, misalnya batu ginjal atau batu ureter yang sudah terlalu besar. Bagi yang telah pernah mengalami penyakit batu ginjal, Dr. Med.Halim SpBU menyarankan untuk melakukan pemeriksaan USG minimal satu tahun sekali. Bila Anda merasakan salah satu keluhan diatas atau tanpa ada keluhan konsultasikan diatas atau tanpa ada keluhan konsultasikan dengan dokter urologi anda, untuk mengetahui lebih jelas apakah terdapat batu ginjal. Lebih awal batu ginjal diketahui akan lebih mudah pelaksanaannya dan tentu saja biaya yang lebih minimal. Saat ini pemeriksaan dan penembakan batu ginjal dengan sistim gelombang kejut telah banyak dilakukan dengan hasil yang memuaskan di RS Mitra Kemayoran , Jakarta. RS Mitra Kemayoran adalah rumah sakit yang memiliki alat ESWL ( tembak batu ginjal ) terbaru dengan tim dokter yang handal serta fasilitas yang canggih dan modern. Bila ada hal-hal yang ingin ditanyakan seputar masalah saluran kemih. Anda dapat mengirim Email ke &lt;a href="mailto:humaskemayoran@mitrakeluarga.com"&gt;humaskemayoran@mitrakeluarga.com&lt;/a&gt;. &lt;b&gt;Disadur pada koran kompas, minggu 19 Oktober 2003, hal 28.&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2232605768437934303-5914654227883418656?l=bukitparawali.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bukitparawali.blogspot.com/feeds/5914654227883418656/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2232605768437934303&amp;postID=5914654227883418656' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2232605768437934303/posts/default/5914654227883418656'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2232605768437934303/posts/default/5914654227883418656'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bukitparawali.blogspot.com/2008/10/sakit-pinggang-apakah-pertanda-batu.html' title='Sakit Pinggang Apakah Pertanda Batu Ginjal ?'/><author><name>Bin Muhsin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11319846172949930922</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_F-lx-dZEu98/SCQKU6dHK5I/AAAAAAAAAek/_z01UhVNbAY/S220/Foto(202).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2232605768437934303.post-3751510342078954717</id><published>2008-10-27T00:10:00.000-07:00</published><updated>2008-12-12T21:09:10.362-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PELUANG BISNIS PRIMA SAUDA PLUS'/><title type='text'>PELUANG BISNIS PRIMA SAUDA PLUS</title><content type='html'>PRIMA SAUDA PLUS RACIKAN RAHASIA DAN TEPAT HABBATUSSAUDA + TEMULAWAK + SAMBILOTO + UMBI DAUN DEWA INSYA ALLAH SEGALA MACAM PENYAKIT BISA DIOBATI. AMIN.&lt;br /&gt;HABBATUSSAUDA OBAT SEGALA MACAM PENYAKIT KECUALI KEMATIAN (HR. BUKHARI - MUSLIM) MADU OBAT YANG MENYEMBUHKAN BAGI MANUSIA (QS: AN-NAHL: 69)&lt;br /&gt;KONSULTASI DAN PEMESANAN HUB BIN MUHSIN DI HP: 085227044550 / 021-91913103 email / YM: binmuhsin_group@yahoo.co.id&lt;br /&gt;===&lt;br /&gt;&lt;p style="text-align: center;" mce_style="text-align:center;"&gt;&lt;a href="http://www.formulabisnis.com/?id=badrudin"&gt;&lt;b&gt;PELUANG BISNIS PRIMA SAUDA PLUS &lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="text-align: center;" mce_style="text-align:center;"&gt;&lt;a href="http://www.formulabisnis.com/?id=badrudin"&gt;&lt;b&gt;HARGA GROSIR=Rp.36.000,-&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="text-align: center;" mce_style="text-align:center;"&gt;&lt;a href="http://www.formulabisnis.com/?id=badrudin"&gt;&lt;b&gt;HARGA JUAL=Rp.60.000,-&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="text-align: center;" mce_style="text-align:center;"&gt;&lt;a href="http://www.formulabisnis.com/?id=badrudin"&gt;&lt;b&gt;UNTUNG=Rp.24.000,-&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="text-align: center;" mce_style="text-align:center;"&gt;&lt;a href="http://www.formulabisnis.com/?id=badrudin"&gt;&lt;b&gt;JIKA SEBULAN JUAL 100 BTL MAKA UNTUNG=Rp.2.400.000,-/bln&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="text-align: center;" mce_style="text-align:center;"&gt;&lt;a href="http://www.formulabisnis.com/?id=badrudin"&gt;&lt;b&gt;UNTUK  PRIMA SAUDA YANG MURNI-ASLI-LEGAL-ADA SERTIFIKAT HALAL MUI DAN DEPKES&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="text-align: center;" mce_style="text-align:center;"&gt;&lt;a href="http://www.formulabisnis.com/?id=badrudin"&gt;&lt;b&gt;SEGERA HUBUNGI SAYA DI HP: 085227044550 / 021-91913103 &lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: center;" mce_style="text-align:center;"&gt;&lt;a href="http://www.formulabisnis.com/?id=badrudin"&gt;&lt;b&gt;Email / YM :binmuhsin_group@yahoo.co.id FS: ujang_bmz@yahoo.co.id&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="text-align: center;" mce_style="text-align:center;"&gt;&lt;a href="http://www.formulabisnis.com/?id=badrudin"&gt;&lt;b&gt;=========================================&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="text-align: left;" mce_style="text-align:left;"&gt;&lt;a href="http://www.formulabisnis.com/?id=badrudin"&gt;&lt;b&gt;DARI MANA PELUANG BISNIS HABBATUSSAUDA ITU TERCIPTA?&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="text-align: left;" mce_style="text-align:left;"&gt;&lt;a href="http://www.formulabisnis.com/?id=badrudin"&gt;Peluang bisnis Habbatussauda tercipta karena dua hal, yaitu (1) Dari sesuatu yang ada dalam dzat Habbatussauda itu sendiri yang meliputi Kandungan habbatussauda,manfaat habbatussauda,herbalitas habbatussauda,nyaris tanpa efek samping dan (2) Dari saesuatu yang sifatnya external yang meliputi power hadits habbatussauda,Power Al-Qur`an, Legalitas produk habbatussauda,power ilmu kedokteran modern,Faktor sejarah habbatussauda,keamanan investasi habbatussauda,faktor geografis.&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="text-align: left;" mce_style="text-align:left;"&gt;&lt;b&gt;BAGAI MANA PENJELASAN LEBIH RINCI TENTANG SUMBER PELUANG BISNIS HABBATUSSAUDA TERSEBUT?&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="text-align: left;" mce_style="text-align:left;"&gt;Untuk penjelesan beberapa hal yang memunculkan betapa kuat dan besarnya peluang bisnis habbatussauda tersebut marilah kita baca poin demi poin berikut:&lt;/p&gt;   &lt;p style="text-align: left;" mce_style="text-align:left;"&gt;&lt;b&gt;1. Peluang Bisnis Yang Tercipta Karena Kandungan Habbatussauda&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="text-align: left;" mce_style="text-align:left;"&gt;Penelitian tradisional maupun moderen yang telah berjalan lebih dari 3000 th membuktikan jika habbatussauda mengandung zat-zat yang sangat ampuh untuk pengobatan berbagai macam penyakit. Untuk detail linat disini &lt;a href="http://binmuhsinhabbatussauda.blogspot.com/search/label/ANALISIS%20KIMIA%20KANDUNGAN%20HABBATUSSAUDA" mce_href="http://binmuhsinhabbatussauda.blogspot.com/search/label/ANALISIS%20KIMIA%20KANDUNGAN%20HABBATUSSAUDA"&gt;ANALISIS KIMIA KANDUNGAN HABBATUSSAUDA&lt;/a&gt; atau disini &lt;a title="Lihat seluruh tulisan dalam ANALISIS KIMIA KANDUNGAN HABBATUSSAUDA" href="http://binmuhsinhabbatussauda.wordpress.com/category/analisis-kimia-kandungan-habbatussauda/" mce_href="../category/analisis-kimia-kandungan-habbatussauda/"&gt;ANALISIS KIMIA KANDUNGAN HABBATUSSAUDA&lt;/a&gt; .&lt;/p&gt;   &lt;p style="text-align: left;" mce_style="text-align:left;"&gt;Kandungannya yang begitu lengkap tentu saja membuka peluan bisnis yang begitu luas pula. Jika seseorang dengan menanam/bisnis satu tanaman obat dia hanya memiliki satu peluan bisnis, misalnya jual obat kanker saja, tetapi dengan bisnis habbatussauda maka seseorang berpeluang menjual habbatussauda sebagai obat bermacam-macam penyakit. Itu artinya peluang bisnis habbatussauda lebih besar dari peluang bisnis jamu/obat apapun.&lt;/p&gt;   &lt;p style="text-align: left;" mce_style="text-align:left;"&gt;&lt;b&gt;2. Peluang Bisnis Yang Tercipta Karena Manfaat Habbatussauda&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="text-align: left;" mce_style="text-align:left;"&gt;Manfaat habbatussauda yang begitu banyak, untuk detail lihat disini&lt;a href="http://binmuhsinhabbatussauda.blogspot.com/search/label/MANFAAT%20HABBATUSSAUDA" mce_href="http://binmuhsinhabbatussauda.blogspot.com/search/label/MANFAAT%20HABBATUSSAUDA"&gt; MANFAAT HABBATUSSAUDA&lt;/a&gt; atau disini &lt;a title="Lihat seluruh tulisan dalam MANFAAT HABATUSSAUDA" href="http://binmuhsinhabbatussauda.wordpress.com/category/manfaat-habatussauda/" mce_href="../category/manfaat-habatussauda/"&gt;MANFAAT HABATUSSAUDA&lt;/a&gt; , mengundang para pembeli untuk mendapatkan barang tersebut. Kita tentunya sama-sama tahu jika seseorang membeli barang lebih sering karena barang tersebut bermanfaat bagi dirinya atau orang lain. Apalagi habbatussauda yang manfaatnya tidak hanya sekedar sebagai obat tetapi juga sebagai jamu, yang tidak sekedar memnyembuhkan tetapi juga mencegah penyakit, yangtak sekedar di jual pada orang sakit saja tetapi pada orang sehat juga.&lt;/p&gt;   &lt;p style="text-align: left;" mce_style="text-align:left;"&gt;Hal diatas jela membuka peluang bisnis habbatussauda yang sangat luas karena akan datang permintaan pembelian yangsangat banyak dan keuntungantentu saja akanmenghampiri kita. Amin.&lt;/p&gt;   &lt;p style="text-align: left;" mce_style="text-align:left;"&gt;&lt;b&gt;3. Peluang Bisnis Yang Tercipta Karena Herbalitas Habbatussauda&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="text-align: left;" mce_style="text-align:left;"&gt; &lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;Herbalitas habbatussauda jelas menciptakan peluang bisnis yang besar dan beraneka ragam.&lt;span&gt; &lt;/span&gt;Mulai dari pengadaan lahan perkebunan,pengolahan lahan, pemupukan,pemanenan,pengolahan,pendistribusian,konsultan,laboratorium,export impor dan yang lainnya yang bisa jadi tidak dimiliki oleh prosuk-produk non herbal.&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;Kata herbal itu sendiri merupakan suatu power yang menciptakan peluang bisnis di tengah-tengah semangat kembali kea lam. Selain itu keamanan di percaya lebih tinggi dibandingkan obat-obat lainnya walaupun dengan mutu dan khasiat yang sama, atau bahkan lebih bagus.&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;Dengan demikian peluang bisnis herbal lebih lebih aman dan menjanjikan.&lt;/p&gt;   &lt;p&gt;&lt;b&gt;4. Peluang Bisnis Yang Tercipta Karena Ketiadaan Efek Samping Negatif&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p&gt;Ketika sebuah jamu atau obat terbukti memiliki efek samping yang kurang baik bagi tubuh, apalagi sampai membahayakan maka lambat laun jamu atau obat tersebut akan di jauhi orang dan akhirnya di tinggalkan sama sekali. Bisa dibayangkan bukan apa yang akan terjadi pada bisnis seperti ini...? Bangkrut....? dan dikejar rasa bersalah karena telah menyebabkan ratusan dan bahkan jutaan orang menderita dan atau bahkan meninggal karena obat atau jamu yang kita jual. Tak hanya sampai di situ kita juga akan di kejar aparat hukum negara dan hukum Tuhan YME.&lt;/p&gt;   &lt;p&gt;Nah.... hal tersebut takkan pernah terjadi pada bisnis Habbatussauda. Sebab Telah lebih dari 3000 th dipakai dan diteliti orang dan tak ditemukan efek samping apapun pada pemakaian jamu atau obat habbatussauda ini. Oleh karena itu peluang bisnis habbatussauda akan terus bersinar dan berkembang hingga 3000 th kemudian dan bahkan selamanya. Amin&lt;/p&gt;   &lt;p&gt;&lt;b&gt;5. Peluang Bisnis Yang Tercipta Karena Power Hadits Habbatussauda&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p&gt;Tentang jumlah dan keshahehan hadits habbatussauda tak bisa di ragukan lagi. Perinciannaya lihat di &lt;a class="aligncenter" title="JALAN SEHAT DAN KAYA " href="http://www.binmuhsinhabbatussauda.blogspot.com/" mce_href="http://www.binmuhsinhabbatussauda.blogspot.com" target="_blank"&gt;HADITS HABBATUSSAUDA &lt;/a&gt;ATAU DISINI &lt;a class="aligncenter" title="JALAN SEHAT DAN KAYA " href="http://www.binmuhsinhabbatussauda.wordpress.com/" mce_href="http://www.binmuhsinhabbatussauda.wordpress.com" target="_blank"&gt;HADITS NIGELLA SATIVA&lt;/a&gt; . Bagi umat islam dan non islam hadits tersebut merupakan kekuatan yang menimbulkan kekuatan. Perkataan seorang Nabi takkan pernah salah dan menjalankan perkataannya adalah ibadah. Efeknya orang-orang yang menyadari kebenaran perkataan Nabi yang semakin hari semakin dibuktikan oleh ilmu pengetahuan mederen akan dengan berbondong-bondong beralih menggunakan Habbatussauda yang telah direferensikan oleh Nabi Islam tersebut. Hanya masalah waktu ketika mereka masih terjebak dan belum bisa meninggalkan obat-obatan kimiawi yang sejatinya mereka yakini selain mengobati obat kimiawi tersebut juga meracuni dan bahkan membunuh.&lt;/p&gt;   &lt;p&gt;Hadits-hadits tersebut juga menimbulkan power psikologis bagi orang yang mencoba sehat dan sembuh dg habbatussauda. Power psikologis tersebut kadang justru lebih "menyembuhkan/menyehatkan" daripada dzat-nya obat/jamu itu sendiri. Orang "bodoh dan sombong" tak bisa meneliti dan membuktikan memang tetapi faktanya banyak sekali di sekitar kita.&lt;/p&gt;   &lt;p&gt;Fenomena di atas tentu saja memperluas peluang bisnis Habbatussauda karena tak memiliki market real tetapi juga "market psikologis". Tetapi kondisi tersebut jangan lantas disalah gunakan oleh para pelaku bisnis Habbatussauda dengan mengabaikan legalitas misalnya dengan tidak memiliki sertifikat halal MUI, DEPKES,POM TR dan sertifikat-sertifikat lainnya, karena hal tersebut jugalah yang lambat laun akan mengikis power dan market psikologis tersebut.&lt;/p&gt;   &lt;p&gt;&lt;b&gt;6. Peluang Bisnis Yang tercipta Karena Power Al-Qur`an&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p&gt;Prilaku sunnah adalah penjabaran dari Al-Qur`an sehingga mengikuti hadits identik dengan mengikuti Al-Qur`an. Menjalanlkan sunnah dan anjuran berobat dengan habbatussauda tentu saja tak lepas dari sekian banyak rangkaian ayat-ayat Al-Qur`an yang mengharuskan taat mengikuti prilaku sunnah dan anjuran hadits tersebut.&lt;/p&gt;   &lt;p&gt;Hal ini tentu saja saja membuka peluang yang sangat luas bagi bisnis habbatussauda di antaranya adalah market habbatussauda adalah oranbg-orang yang percaya pada Al-Quran dan itu artinya semua umat islam di dunia yang jumlahnya jutaan dan bahkan milyaran adalah market yang potensial bagi bisnis habbatussauda.&lt;/p&gt;   &lt;p&gt;Selain itu kekuatan market habbatussauda seperti yang telah kita singgung juga di dukung oleh kekuatan-kekuatan psikologis ruhaniah.&lt;/p&gt;   &lt;p&gt;Nah tunggu apa lagiii... mati kita mulai berbisnis habbatussauda yang berarti kita sekalian menjalankan Sunnah dan Al-Qu`an sekalian berda`wah.&lt;/p&gt;   &lt;p&gt;&lt;b&gt;7. Peluang Bisnis Yang tercipta Karena Legalitas Produk Habbatussauda&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p&gt;Habbatussauda adalah jenis tanaman obat yang pemakaiannya telah memiliki legalitas dari semua lembaga yang berkaitan dengan peredaran semua produk jamu,obat atau makanan. Sehingga berbisnis habbatussauda takkan lagi mengalami pembredelan karena ijin atau legalitas yang belum di penuhi.&lt;/p&gt;   &lt;p&gt;Tak jarang bukan kita mendengar dan melihat sebuah prosuk di tarik dari perederan karena ijin dan legalitasnya kurang dan dari segi bisnis maka tentu saja hal tersebut akan sangat merugikan dan ini takkan pernah terjadi pada habbatussauda. Yang ada malahan untung dan untung terus.&lt;/p&gt;   &lt;p&gt;&lt;b&gt;8. Peluang Bisnis Yang Tercipta Karena Power Ilmu Kedokteran&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p&gt;Seberapa besarpun power psikologis ruhaniayah yang dimiliki oleh sebuah produk kesehatan jika tidak dibarengi dengan penelitian dan fakta medik atau ilmiah maka yang ada adalah megic,mitos,sihir dan sejenisnya. Demikian yang ada di sebagian besar kepala orang-orang yang menganggap dirinya ilmiah,moderen atau yang sejenisnya walau yangsesungguhnya mereka kadang tak lebih dari sebatas orang-orang yang "sombong dan dungu saja". Tak mau mendengar dan melihat.&lt;/p&gt;   &lt;p&gt;Berbeda dengan habbatussauda yang penelitian dan fakta medik dan ilmiahnya telah begitu banyak dan terbukti lebih dari 3000 th yang lalu. Untuk perianciannay silahkan lihat disini (1) &lt;a href="http://binmuhsinhabbatussauda.blogspot.com/search/label/PENELITIAN%20DAN%20STUDI%20FARMASI%20MODERN%20HABBATUSSAUDA" mce_href="http://binmuhsinhabbatussauda.blogspot.com/search/label/PENELITIAN%20DAN%20STUDI%20FARMASI%20MODERN%20HABBATUSSAUDA"&gt;PENELITIAN DAN STUDI FARMASI MODERN HABBATUSSAUDA&lt;/a&gt; (2) &lt;a href="http://binmuhsinhabbatussauda.blogspot.com/search/label/ANALISIS%20KIMIA%20KANDUNGAN%20HABBATUSSAUDA" mce_href="http://binmuhsinhabbatussauda.blogspot.com/search/label/ANALISIS%20KIMIA%20KANDUNGAN%20HABBATUSSAUDA"&gt;ANALISIS KIMIA KANDUNGAN HABBATUSSAUDA&lt;/a&gt; (3) &lt;a href="http://binmuhsinhabbatussauda.blogspot.com/search/label/APA%20ITU%20HABBATUSSAUDA" mce_href="http://binmuhsinhabbatussauda.blogspot.com/search/label/APA%20ITU%20HABBATUSSAUDA"&gt;APA ITU HABBATUSSAUDA&lt;/a&gt; (4) &lt;a href="http://binmuhsinhabbatussauda.blogspot.com/search/label/MANFAAT%20HABBATUSSAUDA" mce_href="http://binmuhsinhabbatussauda.blogspot.com/search/label/MANFAAT%20HABBATUSSAUDA"&gt;MANFAAT HABBATUSSAUDA&lt;/a&gt; ATAU disini  (1)  &lt;a title="Lihat seluruh tulisan dalam PENELITIAN DAN STUDI FARMASI MODERN HABBATUSSAUDA" href="http://binmuhsinhabbatussauda.wordpress.com/category/penelitian-dan-studi-farmasi-modern-habbatussauda/" mce_href="../category/penelitian-dan-studi-farmasi-modern-habbatussauda/"&gt;PENELITIAN DAN STUDI FARMASI MODERN HABBATUSSAUDA&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p&gt;Dengan demikian bisnis habbatussuda terbuka luas dan takkan gulung tikar karena materinya misalnay bertentangan dengan hasil penelitian ilmu moderen atau kedokteran moderen&lt;/p&gt;   &lt;p&gt;&lt;b&gt;9. Peluang Usaha Yang Tercipta Karena Faktor Sejarah Habbatussauda&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p&gt;Sejarah adalah fondasi. Sejarah adalah potret di masa depan. Demikian orang bijak bilang. Dan secara ringkas bisa saya katakan jika habbatussauda telah bisa bertahan lebih dari 3000 th yang lalu sejak dari jaman mesir kuno dan Yunani kuno hin
